Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Himpuh Minta Anggota Jaga Kekompakan Hadapi Musim Haji 2024 yang Penuh Tantangan

Himpuh Minta Anggota Jaga Kekompakan Hadapi Musim Haji 2024 yang Penuh Tantangan, Penyelenggaraan ibadah haji khusus tahun 1445 H/2024 M diprediksi akan kembali menghadirkan banyak tantangan bagi para Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Beberapa kebijakan baru yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi seperti pembatasan jumlah User E-Hajj, serta batas minimal 2.000 jemaah per user, menuntut para penyelenggara haji khusus di Indonesia untuk segera menyiapkan langkah-langkah adaptif.

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) sebagai asosiasi yang menaungi 415 perusahaan di Tanah Air, dimana 196-nya adalah PIHK, sudah mulai melakukan berbagai upaya mitigatasi dan konsolidasi menghadapi musim haji mendatang.

“Kuncinya kita [PIHK Anggota Himpuh] harus jaga kekompakan dan ikuti semua informasi serta arahan yang diberikan Himpuh. Insya Allah dengan begitu kita bisa menyelenggarakan Haji dengan baik,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpuh, Muhammad Firman Taufik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/10/2023).

Firman juga menyampaikan, bahwa tidak ada satupun Syarikah yang bisa mengklaim lokasi maktab khusus di Arafah dan Mina. Pemilihan maktab sepenuhnya berdasarkan sistem first come first pay first serve (siapa cepat dia dapat).

“Informasi ini telah dikonfirmasi dan valid. Artinya, kalau kita cepat, maka kita bisa leluasa memilih maktab, tapi kalau lambat maka pilihannya semakin sempit. Dan perlu diingat, ini tidak ada hubungannya dengan berapa besarpun kapasitas user yang dimiliki oleh tiap-tiap syarikah,” ujar Firman. Informasi terakhir menyebutkan otoritas Saudi Arabia membatasi maksimal 100.000 orang yang dapat dilayani oleh sebuah syarikah.

Atas dasar itulah, Himpuh berusaha agar seluruh anggota bisa melakukan percepatan pembuatan kontrak layanan dengan Syarikah yang ada, yang dalam timeline Kementerian Haji Arab Saudi akan segera dimulai pada 4 November mendatang. Himpuh membebaskan setiap anggota memilih Syarikah manapun. Meski secara organisasi, di dalam Rapat Anggota sudah diputuskan bahwa Himpuh bekerja sama dengan syarikah Dhuyuf Al-Baits.

“Saat ini kita sedang melakukan mapping terhadap anggota, mulai dari pilihan Syarikah dan paketnya, hotelnya, transportasinya, durasi programnya, yang belum kami mapping pilihan pesawat. Mapping itu bertujuan untuk mempercepat respon kita terhadap kebijakan terbaru dari Saudi terkait user,” pungkas Firman.

“Kami memberikan waktu sampai 13 Oktober 2023 kepada anggota untuk menginformasikan hal-hal di atas itu. Sekali lagi ini penting agar kita bisa melangkah cepat. Berdasarkan mapping sementara, ada tiga Syarikah yang diinginkan anggota Himpuh, Dhuyuf Al-Baits, Mashariq dan Rawaf Mina,” pungkas Firman.

Sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Himpuh Minta Anggota Jaga Kekompakan Hadapi Musim Haji 2024

Himpuh Minta Anggota Jaga Kekompakan Hadapi Musim Haji 2024 yang Penuh Tantangan

12 October 2023 99x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira

Himpuh Minta Anggota Jaga Kekompakan Hadapi Musim Haji 2024 yang Penuh Tantangan, Penyelenggaraan ibadah haji khusus tahun 1445 H/2024 M diprediksi akan kembali menghadirkan banyak tantangan bagi para Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Beberapa kebijakan baru yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi seperti pembatasan jumlah User E-Hajj, serta batas minima... selengkapnya

BPKH Ajak Masyarakat Daftar Haji Sejak Muda

BPKH Ajak Masyarakat Daftar Haji Sejak Muda

30 September 2024 68x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira, Tips Umroh

Dari tahun ke tahun antusias masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji semakin tinggi. Hal ini memicu mengularnya antrean haji reguler yang berkisar sampai sekitar 20 tahun bahkan lebih. Di tengah panjangnya antrean haji itu, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengajak masyarakat untuk daftar haji di usia muda. Supaya kondisi fisiknya tetap prima... selengkapnya

Fenomena Arab Saudi yang Menghijau

Fenomena Arab Saudi yang Menghijau di Awal Tahun

18 January 2023 121x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Fenomena alam yang tak biasa kembali terjadi di Arab Saudi setelah gunung tandus yang menghijau viral di media sosial. Kali ini, gurun pasir di negara tersebut tampak berubah menjadi sungai dengan air yang cukup deras. Seperti dilaporkan oleh media Timur Tengah, Al-Arabiya, danau dadakan itu terdapat di Wadi al-Rummah Arab Saudi. Danau itu disebut terbentuk.... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.