Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » BI Akan Perluas Layanan QRIS ke Arab Saudi

Bank Indonesia (BI) berencana untuk memperluas jangkauan local currency transaction (LCT) atau transaksi dalam mata uang lokal ke berbagai negara, salah satunya Arab Saudi. Adapun transaksi LCT yang dimaksud yakni melalui QR Indonesian Standard (QRIS) dan BI Fast.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan perluasan LCT ke Arab Saudi ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mempermudah aktivitas transaksi masyarakat Indonesia yang melaksanakan ibadah umrah dan haji. Selain itu, hal ini juga merupakan bagian dari akselerasi sistem pembayaran digital Indonesia untuk tahun 2024.

“[Arab] Saudi sedang kami jajaki, buat umrah dan haji supaya pakai QRIS dan BI Fast, itu perluasan,”kata Perry Warjiyo dalam BI Bersama Rakyat (BIRAMA) 2023 di Grha Bhasvara Icchana BI, Kamis (30/11/2023).

Baru-baru ini, Perry mengungkapkan pihaknya juga telah meneken kesepakatan dengan Uni Emirat Arab [UEA] untuk kerja sama ini.

“Kami baru tandatangani dengan Uni Emirat Arab, supaya ke Dubai dan segala macam bisa pakai QRIS,” ujar Perry.

Adapun dalam kesempatan yang sama, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa dalam rencana awal, pihaknya ingin menerapkan LCT lebih dahulu dengan Arab Saudi.

Nyatanya, sistem yang ada di negara tersebut belum siap, sehingga UEA terpilih lebih dahulu untuk bersama-sama menggunakan transaksi dalam mata uang lokal.

“Sistem di sana [Arab Saudi] belum siap. UEA akhirnya dipilih duluan karena sudah siap dan pekerja migran banyak di sana,” jelasnya.

Bank Indonesia terus mendorong perluasan dan penggunaan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) antarnegara dalam perdagangan, investasi, pasar keuangan, dan perbankan, serta transaksi pembayaran antarnegara. Saat ini, QRIS telah dapat digunakan di Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Kerja sama ini memungkinkan masyarakat Indonesia yang akan belanja di negara-negara tersebut tidak perlu melakukan penukaran uang dari rupiah ke dolar lalu ke bath Thailand, melainkan langsung dari rupiah ke bath Thailand dan sebaliknya. Dengan kata lain, transaksi LCT dapat menurunkan dependensi terhadap mata uang asing lainnya.

Adapun BI mencatatkan volume transaksi QRIS telah mencapai 1,596 miliar transaksi per Oktober 2023. Angka itu diikuti oleh nominal transaksi QRIS yang tumbuh melesat hingga 186,08 persen secara year on year (yoy) mencapai Rp24,97 triliun.

Jumlah pengguna QRIS tercatat 43,44 juta dan jumlah merchant QRIS menjadi 29,63 juta yang sebagian besar merupakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

BI juga bersinergi dengan industri dan pihak terkait untuk terus meningkatkan edukasi dan literasi terkait keamanan transaksi QRIS, serta memperkuat pengawasan, khususnya pemenuhan aspek Know Your Merchant dan monitoring transaksi.

Penguatan infrastruktur pendukung ekosistem QRIS juga dilakukan guna memitigasi risiko penyalahgunaan QRIS atau fraud.

Selan perluasan layanan QRIS, BI juga mengembangkan sistem pembayaran ritel BI-FAST yang interkoneksi, interoperabilitas, dan terintegrasi dengan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Sebagai bagian dari kebijakan akselerasi sistem pembayaran, Perry menyoroti pengembangan pusat data transaksi pembayaran untuk inovasi pembayaran menggunakan kecerdasan buatan (AI) guna mendukung kebijakan BI, pemerintah serta Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Lebih lanjut, Perry menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pengembangan BI-RTGS Generasi ke-3 yang modern, multi-currency dan berstandar internasional, serta interkoneksi dengan modernisasi sistem operasi moneter BI.

“Kemudian, pengembangan digital rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia. Penerbitan ‘proof of concept’ digital rupiah tahap pertama termasuk khazanah digital rupiah,” katanya.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Cara Mengantur Tabungan Umroh Sedari Dini dengan Bijak

Cara Mengatur Tabungan Umroh Sejak Dini dengan Bijak

14 September 2026 38x Artikel, Blog, Tips Umroh, Uncategorized

Tabungan umroh menjadi salah satu langkah penting untuk mempersiapkan perjalanan ke Tanah Suci. Dengan menabung secara rutin dan mengatur pengeluaran sejak dini, impian untuk menunaikan ibadah umroh dapat dipersiapkan dengan lebih terencana. Dengan mengatur tabungan umroh sejak dini, impian ke Tanah Suci dapat dipersiapkan secara perlahan dan lebih terencana... selengkapnya

Banjir Rezeki dimasa Pandemi

10 June 2020 220x Artikel, Kabar Mekkah

PT. Samira Ali Wisata membuat sebuah terobosan dengan mengadakan seminar bisnis di masa pandemi, seminar yang di adakan via aplikasi meeting online ini di hadiri oleh 843 peserta dari seluruh Indonesia. Ustad Fauzi Wahyu Muntoro atau lebih di kenal dengan sapaan UZI, CEO dari Dini Group Indonesia ini berhasil membakar ratusan peserta yang hadir dalam... selengkapnya

Polisi Makkah Tangkap 3 Penipu Penyebar Iklan

Polisi Makkah Tangkap 3 Penipu Penyebar Iklan Haji Palsu di Media Sosial

15 May 2024 112x Artikel, Info Haji, Kabar Mekkah

Polisi wilayah Makkah menangkap tiga orang karena menerbitkan iklan kampanye haji palsu dan menyesatkan di platform media sosial karena menipu calon jamaah haji. Dilansir dari saudigazette Senin (13/05), Para penipu mengklaim dalam iklan tersebut bahwa mereka akan menyediakan akomodasi bagi jamaah haji dan mengatur transportasi di Tempat Suci Mina, Muzdalifa... selengkapnya

Bank Permata Syariah

Bank Permata Syariah

Rekening Bank Permata PT Samira Ali Wisata

No rek : 1810717676 (IDR)

No rek : 1810827676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank BSI

Bank Syariah Indonesia

No rek : 1976076766 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Mandiri

Mandiri

Rekening Mandiri PT Samira Ali Wisata

Mandiri

No rek : 1660031767676 (IDR)

No rek : 1660064767676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Muamalat

Bank Muamalat

Bank Muamalat Samira Travel

No rek : 3290037676 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

WARNING

WARNING

WARNING

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.