Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Temui Menteri Haji Saudi, Menag Bahas Peningkatan Layanan Haji di Masyair

Temui Menteri Haji Saudi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Arab Saudi Taufiq F Al Rabiah di Jeddah. Keduanya membahas persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M.

“Saya telah bertemu sahabat saya, Menteri Haji dan Umrah Saudi Taufiq F Al Rabiah. Saya menyampaikan terima kasih atas kuota jemaah haji Indonesia yang telah diberikan sejumlah 221.000, dan tambahan kuota jemaah haji Indonesia sejumlah 20.000, sehingga total kuota jemaah haji Indonesia tahun 1445 H/2024 M menjadi 241.000 jemaah,” terang Yaqut, di Jeddah, Minggu (17/12/2023).

Yaqut juga menyampaikan terima kasih atas adanya penambahan alokasi kuota petugas haji 2024, dari awalnya hanya 2.100 menjadi 4.421 orang. Namun, kata Yaqut, hal itu masih belum sebanding dengan jumlah jemaah yang harus dilayani.

“Saya juga mengajukan penambahan kuota petugas haji untuk lebih mamaksimalkan layanan. Semoga ini juga bisa disetujui Menhaj Saudi,” harapnya.

Hal penting lain yang didiskusikan adalah terkait kepastian rencana penempatan jemaah haji Indonesia di Masyair. Menurut dia, kepastian rencana penempatan itu penting untuk mengantisipasi kepadatan di Masyair mengingat ada penambahan kuota seluruh dunia, termasuk Indonesia yang mendapat tambahan 20.000.

“Rencana penempatan penting untuk memastikan jemaah yang melaksanakan ibadah haji di tahun 1445 H/2024 M, terlayani dengan baik. Hal ini kami sampaikan juga ke Menhaj Saudi. Termasuk saya ajukan kemudahan dan prioritas layanan untuk jemaah haji disabilitas dan lanjut usia di musim haji tahun 1445 H/2024 M,” papar Yaqut.

“Seiring adanya tambahan kuota, saya harap layanan untuk jemaah haji bisa maksimal, khususnya pada saat puncak haji. Begitu juga dengan simulasi pembagian kuota tambahan, harus dapat dipastikan simulasi layanan dan tempatnya di Masyair,” lanjutnya.

Kementerian Agama, juga meminta dukungan kebijakan dari Kementerian Haji dan Umrah agar maktab-maktab hanya menempatkan jemaah haji di tenda Arafah dan Mina sesuai rencana penempatan. Sehingga, kejadian adanya jemaah yang menempati tenda di luar rencana yang telah disepakati, tidak terulang kembali.

“Kemenag juga mengusulkan formula layanan haji khusus oleh konsorsium perusahaan travel haji khusus dan asosiasinya dapat diturunkan, dari minimum 2.000 jemaah menjadi 1.000 jemaah,” tegas dia..

Hal penting lainnya yang dibahas Menag adalah kepastian persetujuan pengiriman zamzam tambahan. Yaqut berarap agar proses pengiriman zamzam tambahan tersebut dapat segera memperoleh persetujuan.

“Secara umum, Menhaj memahami sejumlah usulan Kementerian Agama. Khusus berkenaan pengiriman zamzam tambahan, Menhaj menyampaikan bahwa itu masih dibahas dengan Dewan Malaki sebagai pihak yang memiliki otoritas untuk memberikan persetujuan,” tandasnya.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Waspada ! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan

Waspada ! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan Lebat dan Badai Petir Hingga Sabtu

26 December 2023 93x Artikel, Info Samira, Kabar Mekkah, Tips Umroh

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi meminta masyarakat untuk berhati-hati karena hujan dan badai petir diperkirakan akan melanda sebagian besar wilayah dari Selasa hingga Sabtu, menurut laporan Saudi Press Agency pada Senin (25/12/2023) malam. NCM melaporkan Hujan sedang hingga lebat dan fluktuasi kondisi cuaca akan berlangsung mulai Selasa hingga Sa... selengkapnya

Saudi Luncurkan Visa Pendidikan

Saudi Luncurkan Visa Pendidikan Bagi Pelajar Internasional Yang Ingin Belajar Di Kerajaan

5 March 2024 132x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Kementerian Pendidikan dan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi meluncurkan layanan penerbitan “visa pendidikan” pada platform “Belajar di Arab Saudi” untuk pelajar internasional yang ingin belajar di Kerajaan. Dilansir dari gulfnews pada Senin (04/03) Layanan penerbitan “Visa Pendidikan” ini bertujuan untuk memfasilitasi prosedur bagi siswa yang i... selengkapnya

Samira Travel | Raudhah tempat wajib saat ibadah umroh

Travel Umroh Tak Bisa Mengurus Izin Raudhah?

14 July 2026 24x Artikel, Blog

Belakangan ini muncul kabar bahwa travel umroh tidak lagi dapat mengurus izin Raudhah. Akibatnya, banyak jamaah merasa khawatir. Mereka pun bertanya apakah masih bisa beribadah di Raudhah. Apa Itu Izin Raudhah? Izin resmi untuk masuk ke area Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah. Saat ini, izin tersebut diterbitkan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi melalui sis... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.