Syekh Al-Sudais Ajak Para Peziarah Ikut Jaga Kesucian Masjid
29 November 2024 144x Artikel, Blog, Info Saudi, Tips Umroh
Imam besar Masjidil Haram Syekh Dr. Abdul Rahman Al-Sudais menghimbau umat muslim yang berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah senantiasa memperhatikan etika dan tatakrama yang berlaku. Syekh Al-Sudais juga mengajak semua jemaah yang berziarah ikut bertanggungjawab dalam menjaga kesucian Masjid Nabawi.
Hal ini Ia sampaikan saat mengisi ceramah umum di Masjid Nabawi pada Selasa (26/11) lalu. Dalam kesempatan tersebut Ia juga menekankan saat berkunjung ke Masjid Nabawi, jemaah hendaknya memperhatikan beberapa hal berikut:
Mengirimkan Shalawat kepada Nabi
Pertama, Saat jemaah berkunjung ke Masjid Nabawi, Sheikh Sudais meminta jemaah agar memperbanyak mengucap shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Mengutip hadits, ia menjelaskan;
“Mengirimkan shalawat kepada Nabi bukan sekadar ritual; ia menghubungkan kita secara spiritual dan memperkuat cinta kita kepada Rasulullah,” ujar Syekh Sudais seperti dilansir dari laman theislamicinformation.

Tauhid dan Menghindari Bid’ah
Kedua, Syeikh Sudais mengingatkan umat Islam untuk menjaga kesuciannya dengan menghindari segala bentuk politeisme atau bid’ah agama yang menyimpang dari Al-Quran dan Sunnah.
“Masjid suci ini adalah simbol keimanan yang murni. Kita harus mendekatinya dengan penuh rasa hormat, memastikan tindakan kita mencerminkan hakikat Islam,” katanya.
Mempelajari dan Menerapkan Sunnah
Ketiga, Syekh Sudais mengajak umat Islam untuk mempelajari dan menerapkan ajaran Nabi Muhammad (saw). Ia menggambarkan Sunnah sebagai panduan sempurna untuk kehidupan yang saleh dan mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Mempelajari dan mengamalkan Sunnah tidak hanya memperkuat keimanan kita, tetapi juga membantu kita menghadapi tantangan hidup dengan kebijaksanaan dan keseimbangan,” jelasnya.
Menghormati Para Sahabat
Keempat, Syekh Sudais juga menekankan pentingnya menghormati para sahabat Nabi, khususnya empat khalifah yang mendapat petunjuk yang benar: Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali (semoga Allah berkenan kepada mereka). Ia mendorong hadirin untuk mempelajari kehidupan mereka dan meniru ketaatan mereka yang teguh pada ajaran Islam.
“Para sahabat merupakan pilar masyarakat Islam awal kita, dan warisan mereka memberi kita pelajaran yang sangat berharga tentang pengabdian dan persatuan,” kata Sheikh Sudais.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Sejarah kota Mekkah, Sebelum Islam Datang
Mekkah adalah salah satu kota suci bagi umat Islam yang berada di dataran Hijaz dan menjadi bagian dari Kerajaan Arab Saudi. Mekkah identik dengan keberadaan Kakbah yang menjadi tujuan ibadah seluruh umat Islam di dunia. Sejarah Kota Mekkah Mekkah dijadikan nama kota suci ini yang memiliki arti menghapuskan atau mengurangi. Dengan artian, Mekkah adalah kota.... selengkapnya
Nekat Bawa Air Zamzam Dalam Koper, Jemaah Bisa Didenda Rp25 Juta
Larangan membawa air zamzam kedalam koper sejatinya sudah lama diterapkan. Namun biasanya masih saja ada jemaah yang nekat menyelipkan air zamzam di dalam koper untuk dibawa ke negara asalnya. Awalnya, Arab Saudi hanya memberlakukan sanksi berupa pembongkaran koper saja jika ketahuan ternyata jemaah membawa air zamzam saat proses penimbangan bagasi dan pemer... selengkapnya
Syarat Umroh 2022, Pasti Berangkat
Ibadah haji/umroh merupakan salah satu ibadah yang ada dalam syariat agama islam. Dalam prakteknya, ibadah haji/umroh membutuhkan perjalanan atau terbang menuju tanah suci Mekkah untuk melakukan tawaf mengitari Ka’bah dan berbagai rangkaian ibadah lainnya. Kementerian Haji dan Umrah mengatakan bahwa calon jemaah haji di atas usia 70 tahun di Arab Saudi aka... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com

