Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Cari Oleh-oleh Kerajinan Tangan Khas Saudi?, Kunjungi Pasar Al-Uyun

Jemaah haji dan umrah selain fokus untuk beribadah, biasanya juga sudah mempersiapkan diri dan finansial untuk mencari buah tangan atau oleh-oleh bagi sanak saudara, teman hingga tetangga yang ada di tanah air. Jenis oleh-oleh tersebut bisa beragam, mulai dari yang paling umum seperti kurma, air zamzam dan parfum hingga berbagai perlengkapan ibadah seperti tasbih, sejadah dan pakaian muslim untuk kerajinan tangan bisa di dapatkan di Al-Uyun.

Bagi jemaah yang ingin mencari jenis oleh-oleh yang berbeda berupa kerajinan tangan khas dari Arab Saudi, jemaah bisa mengunjungi pasar Al-Uyun di Madinah. Pasar Al-Uyun di Madinah saat ini tengah berkembang pesat, menarik banyak pengunjung dari wilayah tersebut dan menjadi platform semarak untuk memamerkan beragam kerajinan, kerajinan tangan, makanan lokal, dan produk pertanian, yang semuanya disempurnakan dengan pemandangan Gunung Uhud yang menakjubkan.

Al-Uyun

Dikutip dari kantor berita Saudi SPA, Pasar Al-Uyun merupakan pasar bergerak dan dinamis terbesar di jenisnya. Sebagai komponen utama proyek pembangunan Aleyon Oasis, pasar terbuka ini membentang di area bersejarah dan lahan pertaniannya, yang memungkinkan para petani dan pengrajin untuk menjual produk mereka langsung ke masyarakat dengan biaya terjangkau.

Al-Uyun

Didesain dengan material yang mencerminkan karakter perkotaan wilayah tersebut, pasar ini memamerkan kios-kios kayu, termasuk 60 gerai yang secara khusus ditujukan untuk penduduk lokal Madinah, serta para petani dan pengrajin lokal, yang menghadirkan berbagai merek lokal yang khas. Pengunjung dapat menikmati pengalaman interaktif, pertunjukan langsung, aktivitas anak-anak, dan pemandangan indah Gunung Uhud serta pertanian di sekitarnya.

Al-Uyun

Setiap malam, mulai pukul empat, pasar ini menarik pengunjung yang ingin menikmati suasana musim dingin yang unik di lokasi tersebut. Desain pasar ini memadukan masa kini dengan masa lalu dengan cermat, menggunakan material untuk kios-kios, jalan setapak dari batu, dan lampu gantung tradisional untuk menciptakan suasana yang hangat.

Gerai-gerai ditempatkan secara strategis di seluruh pasar sesuai dengan spesialisasinya, dengan tempat duduk yang cukup disediakan bagi pengunjung untuk menikmati pengalaman tersebut.

Al-Uyun

Pasar ini mendukung lebih dari 60 keluarga yang bekerja di industri rumahan, menyediakan tempat bagi mereka untuk memamerkan proyek mereka kepada masyarakat sambil menciptakan lebih dari 260 peluang kerja bagi pemuda setempat. Pasar ini merupakan tempat utama untuk memasarkan berbagai produk, makanan, dan kerajinan lokal, termasuk pilihan kurma dan hasil pertanian lokal berupa buah-buahan dan sayuran yang sangat baik.

Pasar ini juga memiliki kios-kios yang menyajikan masakan populer dari seluruh kerajaan, sementara beberapa gerai menawarkan kegiatan edukasi kepada anak-anak, seperti pembuatan tembikar, pertanian kecil-kecilan, ukiran pacar, dan tenun Sadu.

Al-Uyun

sumber : Himpuh

Tags: ,

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Pemerintah Targetkan Bandara IKN Bisa Layani Penerbangan Umrah

Pemerintah Targetkan Bandara IKN Bisa Layani Penerbangan Umrah

25 September 2024 46x Artikel, Blog, Info Samira, Tips for travellers

Pemerintah berencana mengembangkan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tidak hanya melayani penerbangan domestik, namun juga mancanegara. Bandara tersebut rencananya juga kan dikembangakan untuk dapat melayani penerbangan ibadah haji, umrah dan perjalanan jarak jauh hingga ke Eropa dan Amerika Serikat. “Kita ada pemikiran dan Pak Presiden (Jokowi) s... selengkapnya

pengeras suara

Canggihnya Sistem Pengeras Suara di Masjidil Haram

11 December 2024 66x Artikel, Blog, Info Saudi, Tips for travellers

Sistem pengeras suara di Masjidil Haram merupakan salah satu sound system terbesar dan paling masif di dunia, karena mentransmisikan sekitar 8000 speaker yang tersebar di seluruh Masjidil Haram. Dilansir dari kantor berita Saudi SPA, Sistem Pengeras Suara di Masjidil Haram ini hanya sekadar pekerjaan teknis yang rumit, tetapi juga merupakan bukti k... selengkapnya

Masuk Makkah Tanpa Ijin Haji Bakal Didenda

Masuk Makkah Tanpa Ijin Haji Bakal Didenda Rp42 Juta dan Disanksi Deportasi

13 May 2024 26x Info Haji, Kabar Mekkah, Video

Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa denda SR10.000 (RP42,8 Juta)  akan dikenakan kepada siapa pun yang memasuki Makkah tanpa izin haji selama periode 25 Dzul Qada 1445 hingga 14 Dzul Hijjah / 2- 20 Juni 2024. Kementerian menghimbau masyarakat untuk melaporkan pelanggar dengan menghubungi nomor bebas pulsa 911 di wilayah Makkah, Riyadh, dan Provinsi ... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.