Canggihnya Sistem Pengeras Suara di Masjidil Haram
11 December 2024 19x Artikel, Blog, Info Saudi, Tips for travellers
Sistem pengeras suara di Masjidil Haram merupakan salah satu sound system terbesar dan paling masif di dunia, karena mentransmisikan sekitar 8000 speaker yang tersebar di seluruh Masjidil Haram.
Dilansir dari kantor berita Saudi SPA, Sistem Pengeras Suara di Masjidil Haram ini hanya sekadar pekerjaan teknis yang rumit, tetapi juga merupakan bukti komitmen teguh untuk menyediakan pengalaman beribadah yang optimal bagi jutaan jamaah dan pengunjung.
Pengeras suaranya tersebar di seluruh sudut masjid, koridor dan jalan-jalan di sekitar Masjidil Haram, memperdengarkan suara adzan dan bacaan imam ketika shalat dengan sistem yang canggih.

Mencakup area seluas 650.000 meter persegi, sistem ini menggunakan 100 mikrofon yang ditempatkan secara strategis. Tim yang terdiri dari 120 teknisi dan teknisi bekerja tanpa lelah untuk memastikan pengoperasian yang lancar dan kualitas suara yang luar biasa.
Suara muazin dan imam di Masjidil Haram ditransmisikan melalui sensor canggih. Para teknisi memastikan keseimbangannya setiap hari untuk menjamin kualitas suara terbaik. Beberapa teknisi pemeliharaan juga bekerja sepanjang waktu
Sistem tata suara Masjidil Haram merupakan bukti kemajuan teknologi dan rekayasa yang cermat. Ruang kontrol canggih memantau sistem 24/7, memastikan penyelesaian segera atas setiap potensi masalah.

Untuk menjamin transmisi suara tanpa gangguan, bahkan dalam keadaan yang tidak terduga, sistem redundan diterapkan secara strategis. Selain itu, sistem ini terintegrasi dengan sistem siaran langsung, yang memungkinkan doa dan khotbah dibagikan secara global, sehingga jangkauan ajaran Islam semakin luas.
Sistem tata suara Masjidil Haram berkontribusi pada suasana yang tenteram dan membangkitkan semangat. Dengan mengoptimalkan kualitas suara dan meminimalkan gangguan, hal ini menumbuhkan rasa hormat dan suasana spiritual pengabdian di antara para jamaah.
Pengunjung didorong untuk memainkan peran mereka dengan menjaga sikap tenang dan penuh rasa hormat, untuk memastikan lingkungan yang damai dan harmonis bagi semua orang.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
PBNU Sebut Orang Berhaji dengan Visa Non Haji Berdosa, Ini Lima Alasannya
Sejumlah ulama yang tergabung dalam Pengurus Besar Harian Syuriyah Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan bahwa haji dengan visa non haji atau tidak prosedural itu sah, tetapi cacat dan pelakunya berdosa. Keputusan ini menjadi salah satu hasil musyawarah Pengurus Besar Harian Syuriyah NU yang digelar pada 28 Mei 2024 di Jakarta. “Musyawarah Pengurus Besar Harian ... selengkapnya
Jemaah Harus Tahu, Ini Beberapa Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan Sebelum Melaksanakan Umrah
Jemaah Harus Tahu, Ini Beberapa Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan Sebelum Melaksanakan Umrah, Umrah adalah ibadah yang sering disebut juga sebagai haji kecil. Hal ini karena cara pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan ibadah haji. Dalam melaksanakannya, terdapat rukun wajib untuk diikuti, di antaranya meliputi niat ihram, thawaf, sai, tahalul, dan tertib. ... selengkapnya
Tim Pramuka Saudi yang Siap Bantu Navigasi Jemaah
Pemerintah Arab Saudi akan melibatkan kelompok Pramuka untuk membantu jemaah haji selama di Makkah. Tim Pramuka tersebut telah dibekali cara menggunakan teknologi digital dan kode respons cepat di ponsel cerdas mereka untuk lebih membantu jamaah haji dengan panduan, navigasi di tempat, dan perencanaan rute di tempat-tempat suci Kerajaan. Dilansir dari arabne... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com

