Syekh Al-Sudais Ajak Para Peziarah Ikut Jaga Kesucian Masjid
29 November 2024 35x Artikel, Blog, Info Saudi, Tips Umroh
Imam besar Masjidil Haram Syekh Dr. Abdul Rahman Al-Sudais menghimbau umat muslim yang berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah senantiasa memperhatikan etika dan tatakrama yang berlaku. Syekh Al-Sudais juga mengajak semua jemaah yang berziarah ikut bertanggungjawab dalam menjaga kesucian Masjid Nabawi.
Hal ini Ia sampaikan saat mengisi ceramah umum di Masjid Nabawi pada Selasa (26/11) lalu. Dalam kesempatan tersebut Ia juga menekankan saat berkunjung ke Masjid Nabawi, jemaah hendaknya memperhatikan beberapa hal berikut:
Mengirimkan Shalawat kepada Nabi
Pertama, Saat jemaah berkunjung ke Masjid Nabawi, Sheikh Sudais meminta jemaah agar memperbanyak mengucap shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Mengutip hadits, ia menjelaskan;
“Mengirimkan shalawat kepada Nabi bukan sekadar ritual; ia menghubungkan kita secara spiritual dan memperkuat cinta kita kepada Rasulullah,” ujar Syekh Sudais seperti dilansir dari laman theislamicinformation.

Tauhid dan Menghindari Bid’ah
Kedua, Syeikh Sudais mengingatkan umat Islam untuk menjaga kesuciannya dengan menghindari segala bentuk politeisme atau bid’ah agama yang menyimpang dari Al-Quran dan Sunnah.
“Masjid suci ini adalah simbol keimanan yang murni. Kita harus mendekatinya dengan penuh rasa hormat, memastikan tindakan kita mencerminkan hakikat Islam,” katanya.
Mempelajari dan Menerapkan Sunnah
Ketiga, Syekh Sudais mengajak umat Islam untuk mempelajari dan menerapkan ajaran Nabi Muhammad (saw). Ia menggambarkan Sunnah sebagai panduan sempurna untuk kehidupan yang saleh dan mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Mempelajari dan mengamalkan Sunnah tidak hanya memperkuat keimanan kita, tetapi juga membantu kita menghadapi tantangan hidup dengan kebijaksanaan dan keseimbangan,” jelasnya.
Menghormati Para Sahabat
Keempat, Syekh Sudais juga menekankan pentingnya menghormati para sahabat Nabi, khususnya empat khalifah yang mendapat petunjuk yang benar: Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali (semoga Allah berkenan kepada mereka). Ia mendorong hadirin untuk mempelajari kehidupan mereka dan meniru ketaatan mereka yang teguh pada ajaran Islam.
“Para sahabat merupakan pilar masyarakat Islam awal kita, dan warisan mereka memberi kita pelajaran yang sangat berharga tentang pengabdian dan persatuan,” kata Sheikh Sudais.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Tips Tetap Aman Menjalankan Umrah Saat Hujan Lebat
Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir mengalami cuaca ekstrem di beberapa wilayah khususnya di Kota Suci Makkah dan Madinah. Kondisi ini memicu terjadinya banjir, hujan es, dan angin kencang di beberapa titik. Dilansir dari pemberitaan gulfnews, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memberikan tips pagi para peziarah yang hendak mengunjungi Masjidil Haram... selengkapnya
Miqat, Titik Awal Bagi Jamaah Haji dan Umrah
Umat Islam yang hendak melaksanakan haji atau umrah diwajibkan berihram dari miqat yang telah ditentukan. Dari tempat inilah, jamaah mengawali perjalanan spiritual di Tanah Suci. Dan Miqat yang ditandai dengan mengenakan kain ihram menjadi tanda bagi jamaah untuk mentaati segala aturan dan hukum dalam berhaji dan berumrah. Miqat secara harfiah berarti batas ... selengkapnya
Sejarah Masjid Quba, Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah SAW
Masjid Quba merupakan salah satu destinasi utama, baik jemaah umrah maupun haji. Nilai sejarah dan ibadah menjadi alasan utama para peziarah berkunjung ke sini. Masjid Quba terletak sekitar empat kilometer dari Masjid Nabawi, Madinah. Masjid ini dipercaya sebagai masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Masjid ini dibangun pada 8 Rabiul Awwal 622... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com

