Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Catat! Tahun Depan Jemaah Haji Wajib Bawa Medical Record Masing-masing

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief menyebut bahwa tahun depan setiap jemaah haji wajib membawa medical record (riwayat medis) masing-masing.

“Pertemuan saya dengan Wakil Menteri Haji Arab Saudi sebelum saya pulang ke Indonesia, saya diingatkan betul oleh beliau bahwa untuk tahun depan seluruh jemaah haji Indonesia harus membawa medical record masing-masing,” ujar Hilman seperti dilansir dari haji.kemenag.go.id, Senin (4/9/2023).

Pemerintah Arab Saudi, kata Hilman telah menerapkan transformasi digital dalam pengecekan riwayat kesehatan jemaah haji.

“Kita bersyukur karena saat ini tim Siskohat sudah bisa mengkombinasikan dan berkoordinasi dengan tim Peduli Lindungi sehingga terdeteksi mana jemaah yang sudah vaksin dan mana yang belum,” tandasnya.

Lebih lanjut, Hilman menyatakan bahwa transformasi teknologi merupakan salah satu tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji yang akan datang, sehingga hal ini tidak dapat diabaikan.

“Kita akan merancang Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk tahun 2025-2029. Kita akan berdiskusi bagaimana kerangka Renstra kita ini dibingkai dalam konteks transformasi digital,” ujar Hilman.

Arab Saudi sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya telah melakukan transformasi yang luar biasa di berbagai bidang. Perubahan ini, dikatakan Hilman, perlu dipersiapkan dan dimitigasi agar penyelenggaraan ibadah haji kedepannya berjalan lancar.

“Kita bayangkan bahwa Saudi saat ini telah mengalami transformasi budaya, transformasi ekonomi dan juga transformasi teknologi yang luar biasa. Bagaimana mereka dalam mengurus haji itu basisnya sudah menggunakan teknologi yang begitu cepat, dari segi biaya, penetapan standar, kontrak-kontrak yang harus dilakukan, dan lain sebagainya. Ini perubahan yang sangat luar biasa, dan kita harus bekerja sangat keras untuk menghadapi perubahan tersebut,” ungkap Hilman.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Haji Khusus Menggunakan Kuota Haji Negara Republik Indonesia

Haji Khusus Menggunakan Kuota Haji Negara Republik Indonesia

31 December 2019 121x Kabar Mekkah

“Saya ingin mendaftar Haji ONH Plus agar tidak perlu antri. Di mana saya bisa mendaftar Haji ONH plus yang bisa langsung berangkat Haji tahun depan?” Jawab : Yang dulu dikenal sebagai Haji ONH Plus sekarang disebut Haji Khusus. Haji khusus juga menggunakan kuota Haji negara Indonesia. Jadi, meskipun ditangani oleh swasta kuota Haji Khusus juga... selengkapnya

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pukul 04.02 Waktu Arab Saudi (WAS). Pesawat yang membawa jemaah UPG-05 awalnya terbang pada sekitar pukul 15.30 WITA. Namun, pesawat ini mendarat kembali di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 17.15 WITA karena kerusakan mesin. Sebelum mendarat, pesawat harus berputar untuk mengurangi bahan bakar. Jemaah lalu kembali ke asrama haji Embarkasi Sudiang dan baru diberangkatkan kembali pada 22.05 WITA dengan pesawat Garuda Indonesia yang semestinya memberangkatkan kloter 6 Embarkasi Makassar (UPG-06). Mendarat di Madinah, sejumlah jemaah tampak mengungkapkan kebahagiaannya dengan melakukan sujud syukur setibanya di Gate Hajj kedatangan Bandara AMAA Madinah. "Alhamdulillah, syukur Alhamdulillah akhirnya tiba di Madinah dengan selamat. Kalau Allah menghendaki, bisa juga sampai sini," kata salah satu jemaah Siti Rasia Leman mengungkapkan rasa syukurnya. Jemaah yang lain, Abdussalam, mengapresiasi layanan jemaah yang sigap merespons adanya kejadian pesawat yang rusak. "Alhamdulillah terlayani dengan baik, petugas baik, makanan berlebih," katanya. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdillah menyatakan rasa syukurnya saat menyambut jemaah haji yang baru saja tiba. "Alhamdulillah kami saksikan pada saat kami menyambut mereka, jemaah dalam kondisi senang dan bersyukur ketibaannya di Madinah. Mereka mewujudkan itu dengan bersujud syukur pada saat dari pintu kedatangan, pada saat itu keluar dari pintu haji ya,” ujar Abdillah. Dikatakan Abdillah, seluruh jemaah sampai dalam keadaan selamat, baik jemaah, petugas kloter, hingga Petugas Haji Daerah. “Alhamdulillah semuanya selamat, ya, sehat, jemaah sehat. Petugas kloter juga menyampaikan, jemaah pada senang ya gembira dengan kedatangan di Madinah ini,” tutupnya.

Jemaah Haji Kloter UPG 5 Makassar yang Pesawatnya Sempat Terbakar Sudah Tiba

17 May 2024 114x Blog, Info Haji, Kabar Mekkah

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pu... selengkapnya

Jemaah Haji Indonesia akan Dilayani Bus Ramah Lansia dan Disabilitas

Jemaah Haji Indonesia akan Dilayani Bus Ramah Lansia dan Disabilitas di Tanah Suci

13 May 2024 126x Info Haji, Info Samira, Kabar Mekkah, Video

Untuk keamanan dan kenyamanan jemaah, bus dilengkapi pendingin udara, kulkas, toilet, pemecah kaca, P3K, apar, GPS, USB, ban cadangan, tombol pintu darurat, bagasi bawah dengan kapasitas memadai (untuk bawan 42 jemaah). Bus antar kota akan melayani rute: Bandara Madinah ke Hotel Madinah (dan sebaliknya), Hotel Madinah ke Hotel Makkah (dan sebaliknya), serta ... selengkapnya

Bank Permata Syariah

Bank Permata Syariah

Rekening Bank Permata PT Samira Ali Wisata

No rek : 1810717676 (IDR)

No rek : 1810827676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank BSI

Bank Syariah Indonesia

No rek : 1976076766 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Mandiri

Mandiri

Rekening Mandiri PT Samira Ali Wisata

Mandiri

No rek : 1660031767676 (IDR)

No rek : 1660064767676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Muamalat

Bank Muamalat

Bank Muamalat Samira Travel

No rek : 3290037676 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

WARNING

WARNING

WARNING

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.