Catat! Tahun Depan Jemaah Haji Wajib Bawa Medical Record Masing-masing
5 September 2023 45x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira, Tips Umroh
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief menyebut bahwa tahun depan setiap jemaah haji wajib membawa medical record (riwayat medis) masing-masing.
“Pertemuan saya dengan Wakil Menteri Haji Arab Saudi sebelum saya pulang ke Indonesia, saya diingatkan betul oleh beliau bahwa untuk tahun depan seluruh jemaah haji Indonesia harus membawa medical record masing-masing,” ujar Hilman seperti dilansir dari haji.kemenag.go.id, Senin (4/9/2023).
Pemerintah Arab Saudi, kata Hilman telah menerapkan transformasi digital dalam pengecekan riwayat kesehatan jemaah haji.
“Kita bersyukur karena saat ini tim Siskohat sudah bisa mengkombinasikan dan berkoordinasi dengan tim Peduli Lindungi sehingga terdeteksi mana jemaah yang sudah vaksin dan mana yang belum,” tandasnya.
Lebih lanjut, Hilman menyatakan bahwa transformasi teknologi merupakan salah satu tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji yang akan datang, sehingga hal ini tidak dapat diabaikan.
“Kita akan merancang Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk tahun 2025-2029. Kita akan berdiskusi bagaimana kerangka Renstra kita ini dibingkai dalam konteks transformasi digital,” ujar Hilman.
Arab Saudi sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya telah melakukan transformasi yang luar biasa di berbagai bidang. Perubahan ini, dikatakan Hilman, perlu dipersiapkan dan dimitigasi agar penyelenggaraan ibadah haji kedepannya berjalan lancar.
“Kita bayangkan bahwa Saudi saat ini telah mengalami transformasi budaya, transformasi ekonomi dan juga transformasi teknologi yang luar biasa. Bagaimana mereka dalam mengurus haji itu basisnya sudah menggunakan teknologi yang begitu cepat, dari segi biaya, penetapan standar, kontrak-kontrak yang harus dilakukan, dan lain sebagainya. Ini perubahan yang sangat luar biasa, dan kita harus bekerja sangat keras untuk menghadapi perubahan tersebut,” ungkap Hilman.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Perhatian! Mulai 23 Mei – 21 Juni 2024 Pemegang Visa Ziarah Dilarang Masuk Makkah
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan bahwa mulai 23 Mei 2024 pemegang visa kunjungan (ziarah) tidak diperbolehkan masuk atau tinggal di Makkah. Kebijakan pembatasan masuk Kota Suci Makkah ini berlaku sampai dengan 21 Juni 2024 mendatang. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan bahwa akses masuk Kota Suci Makkah hanya diberikan bagi mereka y... selengkapnya
Akses Pintu Keluar Masjid Nabawi Ditandai dengan Kode Warna
Sebagai salah satu tempat tersuci dalam Islam, Masjid Nabawi menarik jutaan pengunjung setiap tahun. Untuk membantu para jamaah menemukan jalan mereka setelah salat dan melakukan ritual ibadah, Otoritas Umum untuk Perawatan Dua Masjid Suci telah menandai setiap pintu keluar dengan warna-warna yang berbeda. Inisiatif ini diharapkan dapat memperlancar pe... selengkapnya
Meski Sudah Tidak Wajib, Jemaah Umrah Diminta Tak Sepelekan Vaksin Meningitis
Meski Sudah Tidak Wajib, Jemaah Umrah Diminta Tak Sepelekan Vaksin Meningitis, Ini Resiko Terberatnya, Syarat wajib vaksin meningitis bagi jemaah umrah memang telah dicabut, baik oleh pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia. Meski begitu, jemaah umrah diminta untuk tidak menyepelekan vaksin meningitis, karena resiko terberat yang bisa ditimbulkan a... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar