Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Pesona Sejarah dan Ibadah di Masjid Quba

Pesona Sejarah dan Ibadah di Masjid Quba, Madinah merupakan kota yang dirindukan banyak insan. Kota ini memiliki berbagai keutamaan dan keistimewaan serta menjadi tujuan singgah peziarah dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Indonesia.

Terlebih pada setiap musim haji. Khusus bagi jemaah haji Indonesia, selama di Madinah mereka akan melaksanakan salat berjemaah di Masjid Nabawi sebanyak 40 kali berturut-turut. Ibadah ini dikenal dengan Arbain. Di Madinah, jemaah juga berziarah ke makam Rasulullah SAW dan sejumlah tempat bersejarah lainnya.

Di antara tempat bersejarah yang dikunjungi jamaah haji Indonesia adalah Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Khandak dan Jabal Uhud. Biasanya, di tempat-tempat tersebut para jamaah diperkenankan turun bus untuk mengabadikan momen.

Namun, di antara tempat tersebut yang paling ramai dikunjungi jemaah atau pengunjung adalah Masjid Quba.

Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun 1 Hijriyah di Quba. Ia memiliki pesona keindahan dan nilai sejarah yang penting dalam tarikh Islam sehingga menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Masjid tersebut menjadi titik awal sejarah kemasjidan dalam Islam. Ia berada di tepi Kota Madinah di kawasan perkampungan yang dinamai Quba, lebih kurang 5 Km di arah selatan Masjid Nabawi.

Kalau dalam bahasa Aceh berarti saya bawa. Hal ini sesuai dengan sejarah dimana Rasulullah SAW membangunnya setelah tiba dari perjalanan hijrah dari Kota Makkah.

Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa Masjid Quba adalah masjid yang dibangun dengan dasar ketaatan dan ketaqwaan Rasullullah Saw kepada Allah SWT.

”Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya. Di dalam masjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (QS At-Taubah [9]: 108).

Di kampung Quba, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam disambut meriah oleh penduduk Madinah dengan lantunan nasyid thala’al badru’alaina. Beliau singgah di Quba selama empat hari, dan beliau memerintahkan untuk membangun Masjid Quba bahkan ikut terlibat dalam proses pembangunannya.

Setelah berada di Madinah, Nabi Muhammad Saw selalu menyempatkan diri mendatangi Masjid Quba untuk melakukan salat dua rakaat. Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abdullah bin Umar, dia berkata. “Dahulu Nabi Muhammad Saw mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan berjalan kaki atau berkendaraan kemudian melaksanakan salat dua rakaat.”

Hingga hari ini, pesona keindahan Masjid Quba mampu memikat ribuan pengunjung setiap harinya. Selain memiliki nilai sejarah, ia juga memiliki keistimewaan dan keutamaan yang bisa dijadikan amalan untuk menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Bagi jemaah haji Indonesia atau pelancong lainnya yang berkunjung ke sana, biasanya akan melaksanakan salat dua rakaat dan menikmati keindahan bangunan yang penuh sejarah itu. Hal ini dikarenakan masjid ini memiliki keutamaan bagi orang yang salat di dalamnya. Di antaranya salat di dalamnya bernilai seperti pahala umrah. Hal ini sesuai sesuai dengan Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya kemudian mendatangi masjid ini, yakni Masjid Quba kemudian salat di dalamnya, maka pahalanya seperti ia menjalankan umrah,” (Ibnu Majah).

Masjid ini juga menjadi awal sejarah salat jemaah. Rasulullah SAW bersama para sahabat melakukan salat berjemaah untuk pertama kalinya di Masjid tersebut.

Kini tampilannya kian indah, terlebih saat ini Masjid Quba sedang dalam proses perluasan dan renovasi. Kita bisa melihat langsung arsitektur Masjid Quba yang sangat indah. Walau sudah direnovasi beberapa kali, namun masih tetap mempertahankan ciri khas bernuansa tradisional.

Setiap hari, masjid ini ramai dikunjungi oleh pendatang dari berbagai penjuru dunia baik di luar waktu salat maupun saat waktu salat. Di sana juga tersedia air zam zam seperti di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Di sekitar masjid juga terdapat maktabah (perpustakaan) dan sejumlah toko jual souvenir, bahkan harganya lebih terjangkau menurut pengalaman jemaah yang belanja oleh-oleh di sana. Fakta ini, tentu amat disenangi oleh para jemaah. []

 

Tags: ,

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Jabal Abu Qubais Fakta Unik yang Perlu Kita Ketahui !

Jabal Abu Qubais Fakta Unik yang Perlu Kita Ketahui !

13 November 2023 101x Artikel, Info Samira, Tips Umroh

Jabal Abu Qubais atau Jabal Qubais adalah salah satu gunung yang terletak di sebelah timur Makkah. Gunung ini berdekatan dengan Masjidil Haram. Keadaannya saat ini sudah berubah menjadi istana Raja. Mengutip buku Sejarah Terlengkap 25 Nabi oleh Riziem Aizid, Jabal Abu Qubais berhadapan dengan Jabal Quayqian. Di gunung ini pula menjadi lokasi ditemukannya kem... selengkapnya

Hotel Megah di Makkah

Jumeirah Grup Bikin Hotel Megah di Makkah, Bisa Jadi Opsi Penginapan Jemaah Haji Umrah

9 February 2024 68x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Jumeirah Group yang didukung Dubai Holding mengumumkan  pembukaan hotel pertamanya di Arab Saudi bernama The Jumeirah Jabal Omar Makkah pada Selasa (06/02). Dirancang oleh arsitek Foster + Partners, hotel ini telah mulai beroperasi sebagai bagian dari tahap kedua proyek andalan kota Jabal Omar. Terletak kawasan di Jabal Omar dan dalam jarak berjalan kaki si... selengkapnya

Waspada ! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan

Waspada ! Makkah dan Madinah Hadapi Hujan Lebat dan Badai Petir Hingga Sabtu

26 December 2023 76x Artikel, Info Samira, Kabar Mekkah, Tips Umroh

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi meminta masyarakat untuk berhati-hati karena hujan dan badai petir diperkirakan akan melanda sebagian besar wilayah dari Selasa hingga Sabtu, menurut laporan Saudi Press Agency pada Senin (25/12/2023) malam. NCM melaporkan Hujan sedang hingga lebat dan fluktuasi kondisi cuaca akan berlangsung mulai Selasa hingga Sa... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.