Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Ingin Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji, Kemenag Lobi Saudi Agar Bandara Taif Bisa Digunakan Tahun 2024

Kementerian Agama (Kemenag) akan mengupayakan agar masa tinggal jemaah pada penyelenggaraan haji 1445 H/2023 M bisa dikurangi dari 42 hari menjadi 30-35 hari saja.

Meski demikian, Kemenag mengakui hal tersebut tidak mudah, karena terbentur oleh aturan penerbangan di Arab Saudi sebagaimana tertuang dalam Ta’limatul Hajj.

“Ketentuan Arab Saudi, negara yang mengirimkan jamaahnya lebih dari 30.000, masa operasional penerbangannya, baik saat kedatangan maupun kepulangan, masing-masing minimal 30 hari. Ini tertuang dalam pasal 16,” tegas Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag, Subhan Cholid, Jumat (8/9/2023).

Dalam Ta’limatul Hajj, kata Subhan, diatur juga masa operasional kedatangan dan kepulangan. Operasional kedatangan jemaah haji di Arab Saudi berlangsung dari 1 Zulkaidah sampai 4 Zulhijjah. Sedangkan operasional kepulangannya, dimulai dari 15 Zulhijjah.

“Jika dihitung dari 1 Zulkaidah, maka operasional kedatangan berlangsung selama 34 hari. Namun, untuk memperpendek masa tinggal, jemaah Indonesia diberangkatkan mulai 4 Zulkaidah sampai 4 Zulhijjah,” papar Subhan.

“Operasional pemulangan, dimulai 15 Zulhijjah. Jemaah kloter pertama yang berangkat pada 4 Zulkaidah, baru bisa pulang pada 15 Zulhijjah. Sehingga masa tinggal minimal adalah 41 hari,” lanjutnya.

Subhan mengatakan, Kemenag pernah menanyakan aturan dalam Ta’limatul Hajj ini ke pihak Arab Saudi. Jawabannya, karena keterbatasan slot penerbangan.

Saat ini, Indonesia mendapatkan rata-rata 17 sampai 18 slot penerbangan per hari. Dengan infrastruktur bandara yang ada saat ini, Saudi belum bisa memberikan tambahan slot penerbangan.

“Upaya ke depan yang yang perlu kita lakukan adalah membahas dengan pemerintah Arab Saudi kemungkinan memperluas bandara. Sehingga slot yang disediakan untuk Indonesia bisa ditambah,” terang Subhan.

Selain perluasan, Subhan berharap Saudi membuka bandara baru. Subhan mengaku sudah mendengar opsi membuka bandara di Thaif. Jarak bandara ini relatif dekat dengan Makkah. Jika bandara baru dibuka, slot penerbangan yang tersedia semakin banyak.

“Kalau kita bisa mendapatkan lebih dari 25 slot per hari, itu akan cukup signifikan, bisa mengurangi masa tinggal,” sebutnya.

“Ini perlu lobi intensif dan terus menerus. Mungkin tidak dalam waktu dekat, tapi saya yakin ke depan bisa diwujudkan,” tandasnya.

Sumber : Himpuh

Tags: ,

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Tips Menjaga Kesehatan Saat Umroh agar Tetap Fit

Tips Menjaga Kesehatan Saat Umroh agar Tetap Fit

26 September 2026 16x Uncategorized

Menjaga kesehatan saat umroh adalah salah satu hal penting agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman selama berada di Tanah Suci. Umroh membutuhkan aktivitas fisik yang cukup banyak, mulai dari berjalan kaki, beribadah, hingga berpindah tempat. Karena itu, menjaga stamina selama perjalanan penting agar tubuh tetap fit dan jamaah dapat lebih fokus be... selengkapnya

penipuan di Tanah Suci

Waspada! Berikut Ini Macam-macam Modus Penipuan di Tanah Suci

Banyak cara ditempuh orang untuk melakukan penipuan. Tak terkecuali, di Tanah Suci saat banyak jamaah calon haji dari berbagai penjuru dunia, berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Biasanya para penipu ini menggunakan banyak modus dan cara untuk mengelebuhi para jemaah dari mancanegara. Untuk itu jemaah haji dan umrah diharapkan agar selalu wasp... selengkapnya

Sukseskan Inisiatif Haji Ramah Lansia 2024

Sukseskan Inisiatif Haji Ramah Lansia 2024, Kemenag Matangkan Sejumlah Persiapan

22 February 2024 123x Artikel, Blog, Info Haji, Tips for travellers

Pada musim haji tahun 1444 H/ 2023 M, Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan Haji Ramah Lansia, sebuah konsep penyelenggaraan haji dengan menghadirkan pelayanan terbaik dan pengabdian kepada tamu tamu Allah di tanah suci. Kemenag lalu menerjemahkan Haji Ramah Lansia ke dalam berbagai aturan, program hingga kegiatan. Beragam aksi nyata dilakukan dalam bentu... selengkapnya

Bank Permata Syariah

Bank Permata Syariah

Rekening Bank Permata PT Samira Ali Wisata

No rek : 1810717676 (IDR)

No rek : 1810827676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank BSI

Bank Syariah Indonesia

No rek : 1976076766 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Mandiri

Mandiri

Rekening Mandiri PT Samira Ali Wisata

Mandiri

No rek : 1660031767676 (IDR)

No rek : 1660064767676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Muamalat

Bank Muamalat

Bank Muamalat Samira Travel

No rek : 3290037676 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

WARNING

WARNING

WARNING

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.