Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar acara soft launching aplikasi BPKH Apps, untuk menghadirkan layanan terbaik bagi jemaah haji dengan sistem yang lebih cepat, lebih mudah, dan lebih transparan.
Peluncuran dihadiri oleh Wakil Menteri Agama RI, Romo H. R. Muhammad Syafii, Pj Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, Direksi BPS BPIH, stakeholders perhajian dan mitra strategis lainnya.
Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafii mengatakan bahwa dana haji harus dikelola untuk meningkatan kemaslahatan umat dan pelayanan jemaah haji menjadi prioritas. Untuk itu BPKH harus membangun ekosistem haji.
“BPKH adalah badan nirlaba dan memiliki BPKH Limited untuk membangun pembangunan seperti pembuatan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi,” kata Syafii dikutip Selasa (5/11/2024).
Aplikasi BPKH Apps hadir sebagai wujud komitmen BPKH dalam memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji dalam mempersiapkan ibadahnya dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji melalui pengelolaan dana haji yang transparan dan akuntabel.
Pada soft launching aplikasi BPKH ini, tahap pertama telah berhasil mengintegrasikan tujuh BPS BPIH, yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Danamon Syariah, Bank Syariah Indonesia, Bank BJB Syariah, Bank Nano Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, dan Bank Nagari Syariah.
Fitur-fitur tambahan seperti panduan ibadah haji, informasi promo, event perhajian, serta fitur islami lainnya seperti Al-Qur’an, Jadwal Sholat, Lokasi Masjid, dan Arah Kiblat. Fitur dirancang untuk membantu jemaah dalam mempersiapkan dan menjalankan ibadah haji lebih baik.
BPKH Apps hadir sebagai wujud komitmen BPKH dalam memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji dalam mempersiapkan ibadahnya. Selain itu, BPKH Apps dibuat untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji melalui pengelolaan dana haji yang transparan dan akuntabel.
Dengan adanya BPKH Apps, jemaah bisa mengakses informasi tentang nilai manfaat virtual account milik jemaah haji, melakukan pembayaran setoran awal dan daftar haji dengan lebih mudah, serta mendapat informasi terkini mengenai pengelolaan dana haji yang dilakukan BPKH dengan prinsip syariah, akuntabel, hati-hati, dan profesional.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, menambahkan peluncuran aplikasi BPKH Apps adalah bagian dari komitmen BPKH untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji.
“Kami ingin memastikan setiap proses persiapan dan pengelolaan keuangan haji menjadi lebih mudah diakses, transparan, dan amanah. Melalui aplikasi ini, kami mengajak seluruh pihak terkait untuk terus bersinergi, demi terciptanya ekosistem haji yang modern dan terpercaya,” terang Harry.
Melalui acara tersebut, BPKH juga melakukan performance review dan pemberian apresiasi bagi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) dengan kinerja terbaik dalam bentuk penghargaan umrah.
Pada semester I tahun 2024, setidaknya ada 12 BPS BPIH yang berhasil meraih penghargaan tersebut yang dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Bank Syariah Nasional dan Bank Syariah Daerah. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja unggul yang telah ditunjukkan oleh para bank mitra dalam penyelenggaraan layanan haji.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Mengapa Harus Samira Travel untuk Haji?
Samira Travel telah menjadi pilihan calon jemaah haji karena berbagai alasan. Berikut beberapa faktor yang membuat mereka memilih Samira Travel: Namun, sebelum memutuskan untuk memilih Samira Travel atau biro perjalanan haji lainnya, sebaiknya Anda melakukan beberapa hal berikut: Penting untuk diingat bahwa memilih biro perjalanan haji adalah keputusan yang ... selengkapnya
Tips Menunaikan Umrah Bagi Jemaah dengan Risiko Penyakit Jantung
Umrah atau ibadah haji dalam agama Islam merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat beragama islam di seluruh dunia. Namun, individu yang menderita penyakit jantung mungkin memiliki kekhawatiran dalam menjalani ritual-ritual yang memerlukan fisik yang cukup berat selama Umrah maupun ibadah haji. Untuk itu, diperlukan pengetahuan dan panduan bagi umat ... selengkapnya
Pemilu 2024, Ini Alasan KPU Soal Jemaah Umrah Tak Bisa Mencoblos
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang sedang menjalani ibadah umrah di Arab Saudi pada hari pencoblosan 14 Februari 2024 tidak bisa memberikan suara mereka dalam pemilu. “Kalau ada jamaah umrah kebetulan di sana tanggal 14 Februari, saya pastikan tidak bisa memilih karena pemungutan suara di J... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar