Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Mina Segera Resmikan 12 Tower Hunian untuk Akomodasi Jemaah Haji

Mina Segera Resmikan 12 Tower Hunian untuk Akomodasi Jemaah Haji, Dua belas menara tempat tinggal di Mina Arab Saudi sedang dibangun dan akan siap untuk musim haji berikutnya, ini menandai langkah besar dalam meningkatkan fasilitas akomodasi bagi jamaah, kata penasihat Komite Nasional Haji dan Umrah, Saad Al Qurashi.

Mina adalah sebuah lembah berjarak enam kilometer sebelah timur Masjidil Haram di Mekah. Di sinilah jamaah haji tidur semalaman pada tanggal 8, 11, 12 (dan bahkan ada yang pada tanggal 13) Dzulhijjah.

Lembah Mina berisi Jamarat, tiga pilar batu yang dilempari peziarah sebagai bagian dari ritual haji.

Dikutip dari gulfnews pada Kamis (21/12), Al Qurashi menegaskan, penyelesaian menara ini akan bertepatan dengan musim haji mendatang, sehingga memastikan menara tersebut beroperasi penuh untuk jamaah.

Ia juga menggarisbawahi bahwa pendaftaran jamaah haji dari luar negeri telah dimulai, dan menambahkan bahwa pendaftaran dini penting karena memungkinkan jamaah untuk mendapatkan akomodasi pilihan mereka, termasuk hotel dan kamp terdekat.

Selain itu, pihak berwenang Saudi di Mekkah sejauh ini telah mengizinkan 166 bangunan untuk menampung jamaah Muslim selama ibadah haji tahun depan.

Perizinan tersebut diberikan oleh komite perumahan haji di kota tersebut yang akan terus menerima permohonan perizinan lebih banyak bangunan serupa hingga bulan depan sebagai bagian dari persiapan awal untuk ibadah haji tahunan.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Haji 2023: Biaya Haji Jemaah 49,8 Juta, Lunas Tunda 2020 Tidak Perlu Nambah

Haji 2023: Biaya Haji Jemaah 49,8 Juta, Lunas Tunda 2020 Tidak Perlu Nambah

16 February 2023 23x Artikel, Info Haji, Info Samira

Jakarta (Kemenag) — Pemerintah dan DPR telah sepakat Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler. Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per Jemaah sebesar Rp4... selengkapnya

Badai Petir

Makkah Diprediksi Akan Ada Badai Petir

16 October 2024 30x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan bahwa akan ada badai petir di beberapa wilayah Arab Saudi hingga Jumat. Dilansir dari saudigazette Senin (14/10), Wilayah Makkah diperkirakan akan mengalami hujan sedang hingga lebat, disertai banjir bandang, hujan es, dan angin kencang. Sementara itu di kawasan Taif, Maysan, Adham... selengkapnya

Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi telah meluncurkan layanan elektronik baru untuk ekspatriat dan para pengunjung termasuk jemaah haji dan umrah sebagai bagian dari transformasi digital kerajaan. Kehilangan atau pencurian paspor dan hilangnya iqama (izin tinggal) dapat dilaporkan ke Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) melalui portal Absher dan Muqeem. Ini adalah satu di antara delapan layanan digital baru yang diluncurkan oleh Jawzat di platform layanan elektronik Kementerian Dalam Negeri Absher dan Muqeem. Upacara peluncuran tersebut diadakan di bawah naungan Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, di kantor pusat Direktorat Jenderal Paspor di Riyadh. Turut hadir dalam upacara tersebut antara lain Direktur Jenderal Paspor Letjen Suleiman Al-Yahya, Direktur Pusat Penerangan Nasional Dr. Esam Alwagait, Wakil Asisten Menteri Dalam Negeri Bidang Teknologi Eng. Thamer Al-Harbi, dan CEO Perusahaan Elm Dr. Abdulrahman Al-Jadhai. Jawazat menyediakan empat layanan di platform Absher, termasuk pelaporan kehilangan atau pencurian paspor; dokumen digital untuk pengunjung; laporan tentang orang asing; dan melaporkan tentang pengunjung. Empat layanan yang baru diluncurkan di portal Muqeem sedang mengubah nama terjemahan; melaporkan hilangnya izin tinggal (iqama); menanyakan dan memverifikasi visa; dan peringatan untuk menyampaikan pemberitahuan kepada pemberi kerja. Dilansir dari Saudi Gazette pada Kamis (08/02), Letjen Al-Yahya menekankan bahwa layanan ini merupakan bagian dari langkah pengembangan transaksi elektronik yang bertujuan untuk menghemat waktu dan tenaga, memperpendek prosedur, meningkatkan kualitas layanan paspor, dan memberikan solusi cerdas dan transformasi digital untuk berkontribusi meningkatkan level dan efisiensi layanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Arab Saudi, negara berpenduduk sekitar 32,2 juta orang, adalah rumah bagi komunitas besar pekerja asing. Jumlah orang asing berjumlah sekitar 13,4 juta atau 41,5 persen dari keseluruhan populasi kerajaan, menurut sensus terbaru. Pemerintah Saudi baru-baru ini memperkenalkan serangkaian fasilitas untuk ekspatriat. Penduduk asing yang berangkat dengan visa keluar/masuk kembali kini dapat kembali ke Arab Saudi hingga hari terakhir masa berlaku visa mereka. Direktorat Jenderal Paspor pada bulan Agustus mengatakan pemegang visa keluar/masuk kembali juga dapat diperpanjang visanya secara elektronik saat mereka berada di luar Arab Saudi setelah membayar biaya terkait melalui Absher atau Muqeem. Pihak berwenang menyatakan bahwa paspor ekspatriat harus masih berlaku setidaknya 90 hari untuk mengeluarkan visa keluar/masuk kembali, dan 60 hari untuk mengeluarkan visa keluar terakhir. Dalam beberapa tahun terakhir, kerajaan ini dengan giat beralih ke digitalisasi, sebuah tren yang dipercepat oleh pembatasan yang dipicu oleh epidemi global COVID-19. Pada tahun 2013, Kementerian Dalam Negeri Saudi meluncurkan aplikasi Absher, yang memberikan warga negara Saudi dan penduduk asing akses ke berbagai layanan pemerintah. Cakupan layanan ini telah diperluas, termasuk melamar pekerjaan dan memperbarui paspor, kartu izin tinggal, dan surat izin mengemudi.

Saudi Kenalkan Layanan Digital Keimigrasian Baru, Kini Tak Lagi Repot Urus Paspor Hilang

13 February 2024 30x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi telah meluncurkan layanan elektronik baru untuk ekspatriat dan para pengunjung termasuk jemaah haji dan umrah sebagai bagian dari transformasi digital kerajaan. Kehilangan atau pencurian paspor dan hilangnya iqama (izin tinggal) dapat dilaporkan ke Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) melalui portal Absher dan Muqeem. In... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.