Lewat Aplikasi Ini, Jemaah Sekarang Bisa Pantau Status Ketersediaan Tempat Ibadah di Masjid Nabawi,
Sebuah lembaga negara Saudi yang bertanggung jawab atas Masjid Nabawi, situs tersuci kedua umat Islam, telah memperkenalkan sebuah aplikasi yang memandu jamaah ke tempat shalat dengan lancar.
Aplikasi ini bernama ”status of prayer places’ di Masjid Nabawi, layanan ini secara instan memungkinkan pengguna mengetahui tingkat kapasitas hunian di sana sebelum mereka berangkat ke masjid, sehingga menghindari kemacetan.
Menurut Otoritas Umum Perawatan Masjid Nabawi, layanan ini tersedia dalam bahasa Arab, Inggris, dan Urdu.
Ini menggunakan sinyal warna untuk menggambarkan status kapasitas di berbagai tempat salat di masjid yang luas ini, terutama pada jam-jam sibuk. Dimana Warna hijau berarti tempat ‘tersedia’; kuning ‘ramai’; merah muda ‘penuh’; dan abu-abu ‘tidak tersedia’.
Jemaah dapat mengakses layanan ini melalui tautan: https://eserv.wmn.gov.sa/e-services/prayers_map/
Melansir gulfnews pada Minggu (17/03), Layanan ini membantu jamaah mendapatkan kelancaran masuk dan keluar dari masjid, dan mendukung rencana operasional manajemen kerumunan selama bulan suci Ramadhan saat ini.
Bulan puasa, yang dimulai pada hari Senin di Arab Saudi, biasanya menandai musim puncak umrah di Masjidil Haram, situs paling suci umat Islam, di Mekah.
Jemaah padati Masjidil Nabawi saat Ramadhan
Sementara itu, Pada pekan pertama Ramadhan tercatat, lebih dari 5,2 juta jamaah dan pengunjung berbondong-bondong ke Masjid Nabawi di Madinah untuk melaksanakan salat sehari-hari.
Otoritas Umum Urusan Masjid Nabawi memberikan layanan komprehensif untuk melayani dan merawat mereka.
Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Otoritas Umum Urusan Masjid Nabawi mengungkapkan layanan ekstensif yang diberikan kepada jamaah dan pengunjung selama minggu pertama Ramadhan tahun 1445 Hijriah.
Otoritas mencatat bahwa lebih dari 414.878 pengunjung mendapat kehormatan untuk menyapa Nabi (SAW) dan kedua sahabatnya pada periode yang sama.
Selain itu, 134.447 pengunjung pria dan 107.697 pengunjung wanita melaksanakan salat di Al Rawdah Al Sharifah.
Prosedur organisasi pihak berwenang memastikan kelancaran pengelolaan massa dan jadwal kunjungan bagi pria dan wanita.
Layanan khusus membantu 10.482 orang lanjut usia dan penyandang disabilitas selama seminggu terakhir. Selain itu, layanan komunikasi dalam berbagai bahasa diberikan kepada 110.412 pengunjung dari berbagai negara.
Layanan pendidikan perpustakaan Masjid dimanfaatkan oleh 12.279 pengunjung, sedangkan pameran dan museum menarik 4.567 pengunjung.
Selain itu, 149.149 bingkisan beragam diberikan kepada pengunjung, bersama dengan 648.411 layanan bimbingan dan konseling yang ditawarkan melalui nomor terpadu dan saluran komunikasi, sebagai bagian dari layanan yang tersedia untuk perawatan jamaah di Masjid Nabawi.
Pelayanan lapangan antara lain memberikan panduan tata ruang kepada 94.814 pengunjung dan memfasilitasi pergerakan antara halaman dan gerbang Masjid Nabawi untuk tambahan 36.172 pengunjung.
Pihak berwenang juga mendistribusikan lebih dari 144.000 botol air Zamzam dan menyediakan 15.243 makanan berbuka puasa bagi mereka yang berpuasa di area tertentu di dalam masjid.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Tips Menunaikan Umrah Bagi Jemaah dengan Risiko Penyakit Jantung
Umrah atau ibadah haji dalam agama Islam merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat beragama islam di seluruh dunia. Namun, individu yang menderita penyakit jantung mungkin memiliki kekhawatiran dalam menjalani ritual-ritual yang memerlukan fisik yang cukup berat selama Umrah maupun ibadah haji. Untuk itu, diperlukan pengetahuan dan panduan bagi umat ... selengkapnya
Menhaj Saudi: Pelaksanaan Ibadah Haji Tahun Ini Sukses
Menteri Haji (Menhaj) Arab Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengungkapkan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini sukses dan berjalan sesuai rencana. Hal itu ia sampaikan seusai pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Sabtu (15/6/2024). Ia menyebut semua sektor memberikan kontribusi bagi kesuksesan haji tahun ini, mulai dari sisi sektor keamanan yang memfasilita... selengkapnya
HIMPUH Dukung Program Pemeriksaan Virus Meningitis
Dasar kebijakan wajib vaksin meningitis bagi jemaah umrah yang dikeluarkan pemerintah Indonesia dinilai belum sepenuhnya didukung oleh basis penelitian ilmiah yang memadai. Anggota Dewan Pakar Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), Muh. A. Wahyudi mengatakan selama ini belum ada penelitian yang spesifik memotret angka statistik jemaah umrah yang ter... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar