Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Lewat Aplikasi Ini, Jemaah Sekarang Bisa Pantau Status Ketersediaan Tempat Ibadah di Masjid Nabawi

Lewat Aplikasi Ini, Jemaah Sekarang Bisa Pantau Status Ketersediaan Tempat Ibadah di Masjid Nabawi,

Sebuah lembaga negara Saudi yang bertanggung jawab atas Masjid Nabawi, situs tersuci kedua umat Islam, telah memperkenalkan sebuah aplikasi yang memandu jamaah ke tempat shalat dengan lancar.

Aplikasi ini bernama ”status of prayer places’ di Masjid Nabawi, layanan ini secara instan memungkinkan pengguna mengetahui tingkat kapasitas hunian di sana sebelum mereka berangkat ke masjid, sehingga menghindari kemacetan.

Menurut Otoritas Umum Perawatan Masjid Nabawi, layanan ini tersedia dalam bahasa Arab, Inggris, dan Urdu.

Ini menggunakan sinyal warna untuk menggambarkan status kapasitas di berbagai tempat salat di masjid yang luas ini, terutama pada jam-jam sibuk. Dimana Warna hijau berarti tempat ‘tersedia’; kuning ‘ramai’; merah muda ‘penuh’; dan abu-abu ‘tidak tersedia’.

Jemaah dapat mengakses layanan ini melalui tautan: https://eserv.wmn.gov.sa/e-services/prayers_map/

Melansir gulfnews pada Minggu (17/03), Layanan ini membantu jamaah mendapatkan kelancaran masuk dan keluar dari masjid, dan mendukung rencana operasional manajemen kerumunan selama bulan suci Ramadhan saat ini.

Bulan puasa, yang dimulai pada hari Senin di Arab Saudi, biasanya menandai musim puncak umrah di Masjidil Haram, situs paling suci umat Islam, di Mekah.

Jemaah padati Masjidil Nabawi saat Ramadhan

Sementara itu, Pada pekan pertama Ramadhan tercatat, lebih dari 5,2 juta jamaah dan pengunjung berbondong-bondong ke Masjid Nabawi di Madinah untuk melaksanakan salat sehari-hari.

Otoritas Umum Urusan Masjid Nabawi memberikan layanan komprehensif untuk melayani dan merawat mereka.

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Otoritas Umum Urusan Masjid Nabawi mengungkapkan layanan ekstensif yang diberikan kepada jamaah dan pengunjung selama minggu pertama Ramadhan tahun 1445 Hijriah.

Otoritas mencatat bahwa lebih dari 414.878 pengunjung mendapat kehormatan untuk menyapa Nabi (SAW) dan kedua sahabatnya pada periode yang sama.

Selain itu, 134.447 pengunjung pria dan 107.697 pengunjung wanita melaksanakan salat di Al Rawdah Al Sharifah.

Prosedur organisasi pihak berwenang memastikan kelancaran pengelolaan massa dan jadwal kunjungan bagi pria dan wanita.

Layanan khusus membantu 10.482 orang lanjut usia dan penyandang disabilitas selama seminggu terakhir. Selain itu, layanan komunikasi dalam berbagai bahasa diberikan kepada 110.412 pengunjung dari berbagai negara.

Layanan pendidikan perpustakaan Masjid dimanfaatkan oleh 12.279 pengunjung, sedangkan pameran dan museum menarik 4.567 pengunjung.

Selain itu, 149.149 bingkisan beragam diberikan kepada pengunjung, bersama dengan 648.411 layanan bimbingan dan konseling yang ditawarkan melalui nomor terpadu dan saluran komunikasi, sebagai bagian dari layanan yang tersedia untuk perawatan jamaah di Masjid Nabawi.

Pelayanan lapangan antara lain memberikan panduan tata ruang kepada 94.814 pengunjung dan memfasilitasi pergerakan antara halaman dan gerbang Masjid Nabawi untuk tambahan 36.172 pengunjung.

Pihak berwenang juga mendistribusikan lebih dari 144.000 botol air Zamzam dan menyediakan 15.243 makanan berbuka puasa bagi mereka yang berpuasa di area tertentu di dalam masjid.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Penyakit yang Tidak Memenuhi Syarat Istitha’ah Haji

Penyakit yang Tidak Memenuhi Syarat Istitha’ah Haji

11 October 2024 125x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira, Kabar Mekkah

Saat menunaikan ibadah haji kemampuan (istithaah) kesehatan fisik jemaah adalah faktor yang amat penting. Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia bahkan telah menjadikan istithaah kesehatan sebagai syarat wajib diperbolehkannya jemaah untuk menunaikan haji. Istitha’ah kesehatan haji adalah kemampuan fisik dan mental seseorang untuk melaksanakan ibadah haji tan... selengkapnya

Al-Sudais

Syekh Al-Sudais Ajak Para Peziarah Ikut Jaga Kesucian Masjid

29 November 2024 181x Artikel, Blog, Info Saudi, Tips Umroh

Imam besar Masjidil Haram Syekh Dr. Abdul Rahman Al-Sudais menghimbau umat muslim yang berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah senantiasa memperhatikan etika dan tatakrama yang berlaku. Syekh Al-Sudais juga mengajak semua jemaah yang berziarah ikut bertanggungjawab dalam menjaga kesucian Masjid Nabawi. Hal ini Ia sampaikan saat mengisi ceramah umum di Mas... selengkapnya

Catat! Tahun Depan Jemaah Haji Wajib Bawa Medical Record Masing-masing

Catat! Tahun Depan Jemaah Haji Wajib Bawa Medical Record Masing-masing

5 September 2023 100x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira, Tips Umroh

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief menyebut bahwa tahun depan setiap jemaah haji wajib membawa medical record (riwayat medis) masing-masing. “Pertemuan saya dengan Wakil Menteri Haji Arab Saudi sebelum saya pulang ke Indonesia, saya diingatkan betul oleh beliau bahwa untuk tahun depan seluruh jemaah haji Indone... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.