Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Museum Al-Qur’an Pamerkan Mozaik

 Sebuah mozaik Al-Qur’an raksasa menjadi daya tarik utama di Museum Al-Qur’an yang terletak di Distrik Budaya Hira, Makkah. Karya seni ini menampilkan Surah Al-Fatihah dan bagian awal Surah Al-Baqarah seluas 76,67 meter persegi, tersusun dari lebih dari satu juta keping mozaik porselen.

Mozaik ini dibuat berdasarkan manuskrip Al-Qur’an karya kaligrafer ternama Mustafa Dhul-Fiqar tahun 1656, yang kini disimpan di Kompleks Perpustakaan Wakaf Raja Abdulaziz di Madinah.

Sebagai museum pertama di Makkah yang dikhususkan sepenuhnya untuk Al-Qur’an, tempat ini berdiri megah di dekat Gunung Hira yang bersejarah, dan digambarkan sebagai mercusuar kebudayaan dan peradaban oleh Saudi Press Agency.

Museum ini menyimpan koleksi langka manuskrip Al-Qur’an dari berbagai zaman Islam, termasuk gaya kaligrafi yang berkembang sepanjang sejarah. Terdapat pula pameran edukatif, menelusuri perjalanan penulisan dan dokumentasi Al-Qur’an dari masa ke masa, lengkap dengan teknologi interaktif modern.

Museum ini juga telah mencatatkan diri di Guinness World Records sebagai pemilik Al-Qur’an terbesar dan mimbar Al-Qur’an terbesar di dunia.

Dilansir dari Arab News, museum ini menyoroti Al-Qur’an sebagai sumber utama petunjuk dan dirancang untuk memperkaya pengalaman spiritual dan budaya bagi penduduk lokal maupun wisatawan.

Pengunjung dapat menjelajahi dampak mendalam Al-Qur’an terhadap peradaban Islam lewat pameran visual dan teknologi canggih. Museum ini juga menekankan upaya serius dalam melestarikan mushaf-mushaf lama dan warisan Al-Qur’an yang abadi bagi umat Islam di seluruh dunia.

Di antara koleksi utama yang dipamerkan adalah foto manuskrip Al-Qur’an zaman Utsman bin Affan dan prasasti batu kuno berisi ayat-ayat Al-Qur’an. Museum ini juga dibuka untuk umum selama bulan Ramadan, memungkinkan jemaah dan wisatawan untuk datang langsung.

Mengenal Distrik Budaya Hira

Distrik Budaya Hira merupakan destinasi wisata religi dan budaya baru yang terletak di dekat King Faisal Road, menghubungkan Makkah dan Taif. Proyek ini dikelola oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat Suci, bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah Saudi.

Proyek ini menghidupkan kembali semangat sejarah Gunung Nur dan Gua Hira, tempat turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Terdapat pameran visual dan audio yang membawa pengunjung memahami peristiwa spiritual tersebut, termasuk model replika Gua Hira dengan dimensi natural.

Area ini juga ramah untuk pengunjung keluarga, dengan ruang edukatif bagi anak-anak yang bisa belajar sambil bermain. Selain itu, tersedia juga Taman Hira, lengkap dengan kafe, restoran, serta fasilitas komersial dan layanan umum lainnya.

Pameran utamanya, Pameran Wahyu, menampilkan kisah para nabi yang menerima wahyu hingga penutup kenabian. Perjalanan ini dikemas dengan narasi audio-visual yang imersif, memberi pengalaman mendalam kepada pengunjung tentang sejarah kenabian.

Distrik ini mencakup area seluas 67.000 meter persegi, dan dibuka untuk pengunjung setiap hari dari pukul 08.00 hingga 01.00 dini hari.

sumber : himpuh

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Citra Kirana Dan Rezky Adhitya Umroh Bersama Samira Travel

Tips Memilih Agen Travel Umroh Terbaik

7 September 2022 105x Info Samira, Kabar Mekkah

Tips Memilih Agen Travel Umroh Terbaik – Setelah 2 tahun tidak ada pemberangkatan umroh dari Indonesia ke Arab Saudi karena pandemi COVID-19, mulai tahun 2022 ternyata Sahabat sudah bisa pergi ke Tanah Suci menggunakan travel umroh yang telah dipilih. Di Indonesia memang cukup banyak agen travel umroh yang menyediakan layanan umroh ke Tanah Suci, bahka... selengkapnya

Wakil Emir wilayah Makkah dan Wakil Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Saud bin Mishaal menegaskan, tidak ada jamaah yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tanpa mendapat izin. Dia menegaskan, peraturan akan ditegakkan secara tegas terhadap siapa pun yang melanggar instruksi tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Emir saat meluncurkan kampanye musim ke-16 bertajuk “Haji adalah ibadah dan perilaku yang beradab,” di markas besar emirat di Jeddah pada hari Senin (13/05). Pangeran Saud meluncurkan kampanye atas nama Pangeran Khalid Al-Faisal, emir Makkah dan penasihat Penjaga Dua Masjid Suci. Kampanye ini diluncurkan dengan slogan “Tidak Ada Haji Tanpa Izin,” di hadapan beberapa pangeran, menteri dan pejabat senior. Dilansir dari saudigazette Selasa (14/05) Selama konferensi pers untuk menandai peluncuran kampanye tersebut, Pangeran Saud mengucapkan terima kasih kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota serta Perdana Menteri Mohammed bin Salman atas perhatian dan perhatian mereka yang besar dalam melayani dan memastikan keselamatan para jamaah. Beliau memuji bimbingan berkelanjutan mereka dalam memanfaatkan semua sumber daya untuk memfasilitasi ritual para peziarah dengan lancar dan aman. Dia juga memuji Menteri Dalam Negeri dan Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif karena mendukung dan mengawasi upaya terkait ritual besar Islam ini. Pangeran Saud mengatakan, peluncuran kampanye dengan slogan tersebut menekankan pencapaian tahun-tahun sebelumnya dalam mencegah pelanggar peraturan, yang mencoba menunaikan ibadah haji tanpa izin. “Hal ini juga berkontribusi dalam mengurangi pelanggaran, mengungkap kampanye penipuan, dan akibatnya mengurangi jumlah jamaah haji ilegal. Hal ini telah memfasilitasi peningkatan pelayanan yang diberikan kepada jamaah dan menciptakan lingkungan spiritual yang kondusif bagi mereka untuk menunaikan rukun Islam yang kelima dengan mudah dan nyaman, ”ujarnya. Pangeran Saud mengimbau seluruh sektor yang terlibat dalam ibadah haji meningkatkan koordinasi dan kesiapan menerima dan melayani jamaah, sejalan dengan arahan dan aspirasi pimpinan. Beliau juga menegaskan kembali pentingnya menerapkan peraturan dan tidak menoleransi pelanggaran untuk memastikan ibadah haji yang aman dan bebas kerumitan. Ia memuji pernyataan Dewan Ulama Senior Saudi yang menegaskan larangan menunaikan ibadah haji tanpa izin. Wakil Emir menegaskan, fatwa ini memperhatikan kesucian tempat dan kesucian ritual. Hal ini bertujuan untuk memungkinkan umat Islam untuk menjalankan rukun Islam yang kelima dalam keamanan, ketenangan, dan kemudahan, sekaligus memungkinkan sektor pemerintah untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada mereka. Dia juga mencatat bahwa masuknya orang yang tidak berwenang ke tempat-tempat suci memiliki dampak negatif dan mengganggu sistem layanan yang diberikan kepada jamaah haji yang sah. “Oleh karena itu, sangat penting untuk menaati pihak yang berwenang dan menghindari melakukan pelanggaran yang dapat merugikan orang lain dengan cara apa pun,” tegasnya. Berbicara pada kesempatan tersebut, Direktur Keamanan Publik Letjen Mohammed Al-Bassami menegaskan kesiapan aparat keamanan haji di semua sektor untuk menghadapi segala ancaman terhadap keamanan atau hukum dan ketertiban pada musim haji 2024. Ia menekankan pencegahan terhadap segala ancaman. tindakan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan jamaah. Al-Bassami menyatakan pelanggar akan ditahan dan dikenakan sanksi sesuai peraturan dan perundang-undangan. Dia menekankan pentingnya upaya bersama untuk menyelesaikan semua pengaturan lapangan, meningkatkan kesiapan, dan melaksanakan rencana pada tingkat yang selaras dengan kemampuan Kerajaan untuk melayani para jamaah. Kepala Keamanan Umum juga berbicara tentang koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah terkait kartu identitas khusus jamaah. “Rencana lapangan telah dikembangkan untuk memeriksa semua fasilitas akomodasi di Makkah dan menghapus pelanggar peraturan haji,” tambahnya.

Wakil Emir Makkah Tegaskan Siapapun yang Berhaji Tanpa Ijin Resmi Akan Dihukum Berat

15 May 2024 61x Blog, Info Haji, Kabar Mekkah

Wakil Emir wilayah Makkah dan Wakil Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Saud bin Mishaal menegaskan, tidak ada jamaah yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tanpa mendapat izin. Dia menegaskan, peraturan akan ditegakkan secara tegas terhadap siapa pun yang melanggar instruksi tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Emir saat meluncurkan kampanye musi... selengkapnya

Wakil Emir Makkah Inspeksi Kesiapan Kereta Haramain

Wakil Emir Makkah Inspeksi Kesiapan Kereta Haramain Express Jelang Puncak Umrah Ramadhan

6 March 2024 81x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Pangeran Saud bin Mishal, Wakil Emir Wilayah Makkah, mengunjungi stasiun Kereta Kecepatan Tinggi Haramain di Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah Selasa (05/03). Dikutip dari kantor berita Saudi SPA, Kunjungannya bertujuan untuk menilai kesiapan kereta api untuk musim umrah mendatang, khususnya selama bulan Ramadhan, dan untuk meninjau efisiensi op... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.