Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Kemenag: Pengguna Visa Non-Haji Akan Terlantar di Arab

Jakarta: Pemerintah meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap ulah oknum yang menjanjikan bisa memberangkatkan haji dengan visa non-haji. Sebab, pengguna visa non-haji yang nekat berangkat dipastikan bakal terlantar di Arab tanpa bisa beribadah di Baitullah Ka’bah.

Jubir Kemenag, Anna Hasbie mengatakan, saat ini tawaran atau iming-iming visa non-haji mulai marak ditemukan di sosial medsos. Mereka mengaku bisa memberangkatkan jamah calon haji dengan menggunakan visa non-haji.

“Cukup banyak tawaran yang memberikan, semacam panduan visa non-haji. Padahal ini bisa menimbulkan masalah,” kata Anna saat berbincang dengan Pro3 RRI, Senin (6/5/2024).

Ia menekankan, bahwa untuk tahun 2024 ini Pemerintah Arab Saudi akan lebih memperketat penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci Mekah. Karena itu, masyarakat yang berencana melaksanakan haji berpikir ulang bila tak mengantongi visa haji resmi.

“Karena banyak masyarakat yang menganggap remeh dan merasa pemerintah Arab baik-baik saja dengan visa non-haji. ‘Ah, bisa kok pakai visa non-haji berangkat’, ya, betul mereka bisa sampai di Arab, tapi tidak akan bisa masuk ke Makkah dan Madinah,” ujar Anna.

Ia memastikan, dokumen jemaah calon haji yang bisa melaksanakan ibadah haji hanya mereka yang mengantongi visa haji resmi. Yaitu, visa haji reguler yang diberangkatkan Kemenag dan visa haji khusus furodah atau undangan pemerintah Arab Saudi.

“Jadi visa yang diterima itu hanya dua visa haji itu, kami hanya menyampaikan kebijakan yang disampaikan Menteri Haji Arab Saudi sendiri. Bahwa selama musim haji mulai tanggal 23 Mei sampai awal Juli, yang diterima hanya visa haji itu,” katanya.

Sedangkan visa non-haji, baik visa umroh, visa ziarah, visa turis, maupun visa kerja dipastikan tidak bisa. Mereka nantinya tidak akan dibolehkan masuk wilayah Mekah dan Madinah.

“Jadi, mulai tanggal 23 Mei itu visa non-haji tidak bisa masuk, mereka akan dilempar keluar atau ditolak masuk. Nanti mereka harus menunggu lama di Jedah, bisa 1-2 bulan sampai musim haji berakhir,” ucap Anna.

“Artinya, betul mereka tetap bisa berangkat ke Arab Saudi. Tapi tidak bisa melakukan ibadah haji, masyarakat harus paham ini,” ucapnya.

Lebih jauh, Anna menegaskan, ada perbedaan yang jelas antara visa haji dengan visa ke Arab Saudi. “Ya, (visa non-haji) boleh misalnya mau ke Riyadh, Jedah, Toif bisa, tapi tidak akan bisa masuk Mekah,” katanya.

Karena itu, Anna meminta masyarakat untuk tidak tertipu dengan penawaran yang menjanjikan bisa pakai visa non-haji. “Tahun lalu banyak yang menjadi korban. Mereka terkatung-katung di Jedah karena tidak bisa masuk Mekah-Madinah,”

sumber : rri.co.id

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Cara Arab Saudi Jaga Kualitas Udara dan Lingkungan

Cara Arab Saudi Jaga Kualitas Udara dan Lingkungan di Masjdil Haram

22 December 2023 133x Artikel, Info Haji, Kabar Mekkah

Cara Arab Saudi Jaga Kualitas Udara dan Lingkungan di Masjdil Haram, Sebagai tuan rumah yang menjamu tamu-tamu Allah dari seluruh dunia, Arab Saudi selalu berupaya untuk memberikan layanan terbaik yang bisa memberi kenyamanan, kemudahan, keamanan hingga aspek kebersihan udara dan lingkungan di Dua Masjid Suci. Arab Saudi ingin selalu memastikan bahwa dua tem... selengkapnya

call center

Masjidil Haram Luncurkan Nomor Call Center Gratis

Ketua Urusan Agama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah mengumumkan layanan khusus untuk membantu jamaah dengan call center pertanyaan keagamaan mereka. Dilansir dari laman the islamic information, Para jamaah dan pengunjung kini dapat mencari panduan tentang pelaksanaan ritual dan ibadah sesuai dengan ajaran Islam melalui dua nomor GRATIS dan bebas pul... selengkapnya

visa umroh samira

Syarat Visa Umroh Terbaru 2026: Dokumen dan Ketentuannya

Syarat visa Umroh terbaru 2026 menjadi informasi penting bagi calon jamaah yang ingin beribadah ke Tanah Suci. Selain paspor, jamaah perlu menyiapkan beberapa dokumen dan memenuhi ketentuan yang berlaku dari Pemerintah Arab Saudi. Agar proses perjalanan lebih lancar, pastikan seluruh persyaratan sudah dipersiapkan sebelum keberangkatan. Apa Itu Visa Umroh? V... selengkapnya

Bank Permata Syariah

Bank Permata Syariah

Rekening Bank Permata PT Samira Ali Wisata

No rek : 1810717676 (IDR)

No rek : 1810827676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank BSI

Bank Syariah Indonesia

No rek : 1976076766 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Mandiri

Mandiri

Rekening Mandiri PT Samira Ali Wisata

Mandiri

No rek : 1660031767676 (IDR)

No rek : 1660064767676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Muamalat

Bank Muamalat

Bank Muamalat Samira Travel

No rek : 3290037676 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

WARNING

WARNING

WARNING

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.