Kementerian Haji Saudi Himbau Jemaah Hindari Kerumunan saat Puncak Musim Umrah
13 February 2024 28x Artikel, Blog, Kabar Mekkah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menghimbau umat Islam yang melakukan umrah untuk menghindari kerumunan saat terjadi kepadatan jemaah di Masjidil Haram, kota suci Mekkah.
Dalam keterangan resminya seperti dikutip dari gulfnews Senin (12/02), Kementerian Haji Umrah meminta jemaah umrah untuk menunjukkan altruisme demi menghindari kemacetan dan berdesak-desakan di Masjidil Haram, tempat paling suci umat Islam.
“Altruisme merupakan tanda orang baik di mana pun. Dan di sini (Masjid Agung) yang pahalanya berlipat ganda, mari jadikan itu sebagai moto dan bukti kasih sayang dan kerja sama,” kata kementerian.
Semua jemaah umrah yang mengunjungi Masjidil Haram juga dihimbau untuk mengikuti instruksi petugas keamanan yang ditempatkan di lokasi yang luas tersebut dan memberikan prioritas kepada wanita dan orang tua di sana.
Kementerian menekankan pentingnya para jamaah untuk mematuhi disiplin dan giliran yang ditentukan.
Umat Muslim, yang tidak mampu secara fisik atau finansial membiayai ibadah haji tahunan, pergi ke Arab Saudi untuk melakukan umrah. Jumlah jamaah umrah mencapai rekor 13,5 juta tahun lalu, kata Menteri Haji dan Umrah Saudi Tawfiq Al Rabiah bulan lalu.
Arab Saudi, tempat kelahiran Islam, dalam beberapa bulan terakhir telah meluncurkan sejumlah fasilitas bagi umat Islam yang ingin datang ke negara itu untuk umrah termasuk pemotongan biaya asuransi kesehatan.
Pemegang visa diizinkan memasuki kerajaan melalui semua jalur darat, udara dan laut.
Arab Saudi telah mengizinkan warganya untuk mengajukan permohonan mengundang teman-teman mereka di luar negeri untuk mengunjungi kerajaan dan melakukan umrah. Jamaah haji perempuan tidak lagi diwajibkan didampingi oleh wali laki-laki.
Kerajaan juga mengatakan bahwa ekspatriat yang tinggal di negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk termasuk Oman berhak mengajukan visa turis, apa pun profesinya, dan dapat menunaikan umrah.
Kerajaan telah mendirikan Nusuk, sebuah platform yang memungkinkan umat Islam yang ingin melakukan umrah atau mengunjungi tempat-tempat suci di sana untuk mendapatkan visa dan izin yang diperlukan serta memesan paket terkait secara elektronik.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Hilangnya Hajar Aswad, Salah Satu Peristiwa Kelam
Hajar Aswad atau Batu Hitam adalah salah satu elemen suci dari Ka’bah yang terletak di sudut timur. Umat muslim meyakini batu ini berasal dari surga dan merupakan bagian penting dalam ritual thawaf. Namun, sejarahnya mencatat momen kelam ketika Hajar Aswad pernah hilang atau dicuri oleh kelompok Qarmatians pada tahun 930 Masehi. Qarmatians adalah ... selengkapnya
Tim Pramuka Saudi yang Siap Bantu Navigasi Jemaah
Pemerintah Arab Saudi akan melibatkan kelompok Pramuka untuk membantu jemaah haji selama di Makkah. Tim Pramuka tersebut telah dibekali cara menggunakan teknologi digital dan kode respons cepat di ponsel cerdas mereka untuk lebih membantu jamaah haji dengan panduan, navigasi di tempat, dan perencanaan rute di tempat-tempat suci Kerajaan. Dilansir dari arabne... selengkapnya
Ingin Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji, Kemenag Lobi Saudi Agar Bandara Taif Bisa Digunakan Tahun 2024
Kementerian Agama (Kemenag) akan mengupayakan agar masa tinggal jemaah pada penyelenggaraan haji 1445 H/2023 M bisa dikurangi dari 42 hari menjadi 30-35 hari saja. Meski demikian, Kemenag mengakui hal tersebut tidak mudah, karena terbentur oleh aturan penerbangan di Arab Saudi sebagaimana tertuang dalam Ta’limatul Hajj. “Ketentuan Arab Saudi, neg... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar