Saudi Railways (SAR) dan Grup Arsenale Italia, spesialis dalam mengelola perjalanan kereta api mewah, menandatangani perjanjian kerjasama pada hari Kamis (25/1) untuk meluncurkan layanan kereta “Desert Dream.” Menurut rencana, kereta ini terdiri dari 40 kabin mewah dengan investasi lebih dari 200 juta riyal ($53,3 juta).
Dalam penandatanganan tersebut, kedua belah pihak CEO Saudi Railways diwakili oleh Dr. Bashar Al-Malik, dan Ketua Dewan Direksi Arsenale, Paolo Barletta, di bawah naungan dan kehadiran Menteri Transportasi dan Logistik dan Ketua Dewan Direksi SAR, Saleh Al-Jasser.
Proyek ini dijadwalkan dibuka untuk pemesanan pada akhir tahun ini dan pengoperasian akan dimulai pada kuartal keempat tahun 2025. Rute perjalanan pertama akan dimulai dari kota Riyadh, melewati Hail dan berakhir di Qurayyat, wilayah Utara Arab Saudi.
Al-Jasser menyampaikan bahwa peluncuran kereta api dengan layanan mewah di Kerajaan ini merupakan yang pertama kalinya di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, yang dapat menambah kualitas layanan dan alternatif pilihan pada moda transportasi di Kerajaan.
Al-Jasser juga menunjukkan bahwa perjanjian ini merupakan salah satu inisiatif dari Strategi Nasional Layanan Transportasi dan Logistik untuk meningkatkan kualitas hidup, yang memperhatikan dukungan pemerintah terhadap sistem transportasi dan logistik.
Sementara itu CEO SAR menyatakan komitmen Kereta Api Saudi sebagai perannya sebagai perintis nasional dalam menerapkan inisiatif kualitatif sebagai strategi perusahaan untuk layanan transportasi dan logistik.
Kereta “Desert Dream” diharapkan akan menjadi tambahan pilihan untuk wisata dan hiburan bagi masyarakat Arab Saudi.
Ketua Dewan Direksi Arsenale Group menyatakan bahwa tahap awal produksi kereta “Desert Dream” akan dimulai di Italia sebagai persiapan untuk memasuki layanan sesuai dengan rencana yang diumumkan.
Patut dicatat bahwa Arsenale adalah perusahaan Italia yang mengkhususkan dalam layanan premium, manajemen hotel dan resor internasional, serta perjalanan mewah, yang mengerjakan proyek berkelanjutan seperti melalui kereta wisata seperti armada 6 kereta yang beroperasi di Itali.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Pentingnya Mengejar Rahmat Allah, ada pada Masjidil Haram
Masjidil Haram adalah satu-satunya masjid di dunia yang terdapat di dalamnya Ka’bah Al Musyarrofah. Setiap muslim menghadapkan wajah dan hatinya ke arah yang sama sedikitnya lima kali dalam sehari, karena merupakan simbol persatuan umat dan merupakan tempat turunnya rahmat Allah setiap saat. Dalam sebuah hadits Ibnu Abbas Radhiallahu Anhu (RA) yang dir... selengkapnya
Jemaah Haji Kloter UPG 5 Makassar yang Pesawatnya Sempat Terbakar Sudah Tiba
Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pu... selengkapnya
Sampaikan Khotbah Arafah, Syekh Maher Al-Muaiqly Doakan Warga Palestina
Syekh Maher Al-Muaiqly menjadi salah satu sosok penting dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445 H/2024 M. Ia terpilih untuk menyampaikan khotbah arafah di Masjid Agung Namira. Materi khotbah yang ia sampaikan mirip dengan khotbah perpisahan Nabi Muhammad SAW yang terkenal ketika beliau menunaikan ibadah haji. Dalam khutbahnya, Syekh Al-Muaiqly mengimbau... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar