Pemeliharaan Selesai, Jemaah Sudah Bisa Sentuh Kabah dan Cium Hajar Aswad
18 December 2023 27x Artikel, Info Samira, Kabar Mekkah
Pemeliharaan Selesai, Jemaah Sudah Bisa Sentuh Kabah dan Cium Hajar Aswad, Upaya pemeliharaan berkala Ka’bah telah selesai. Pagar yang sebelumnya mengelilingi area Ka’bah hingga Hijr Ismail kini dibongkar.
Pembongkaran pagar penutup Ka’bah ini dilakukan usai salat Jumat (15/12/2023), lapor media yang berbasis di Makkah, Inside the Haramain (Haramain Sharifain), melalui media sosial X @insharifain. Dengan dibukanya penutup tersebut jemaah diharapkan sudah bisa untuk menyentuh Ka’bah dan mencium hajar aswad.
“Pemeliharaan berkala Ka’bah telah selesai dan akses untuk publik akan dipulihkan hari ini juga,” tulis Haramain dalam unggahannya seperti dikutip, Minggu (17/12/2023).
Dalam video yang turut dibagikan Inside the Haramain dan akun X @HaramainInfo tampak petugas menggotong pagar penutup Ka’bah keluar dari area yang biasa digunakan untuk tawaf. Jemaah terlihat mengelilingi area Ka’bah di luar pagar pembatas yang sebelumnya terpasang.
NEWS: The periodic maintenance of the Ka’bah has been completed and access to the public will be restored later today pic.twitter.com/9jElthkYNb
— Inside the Haramain (@insharifain) December 15, 2023

Belum ada laporan resmi dari Kerajaan Arab Saudi terkait selesainya pemeliharaan Ka’bah ini.
Diberitakan sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi melakukan pemeliharaan berkala Ka’bah mulai 9 Desember 2023 lalu. Petugas memasang pagar penutup Ka’bah di sekeliling konstruksi yang membuat jemaah tidak bisa menyentuh Ka’bah dan melihat atau mencium Hajar Aswad.
Tampak pagar tinggi berwarna putih dengan lis hijau mengelilingi Ka’bah. Meski demikian, jemaah masih bisa melakukan tawaf dan ibadah lainnya termasuk salat atau berdoa.
Pemeliharaan berkala Ka’bah dilakukan dalam rangka merawat dan memuliakan Ka’bah, menjamin kesuciannya, dan menjaga seluruh elemennya agar kondisinya tetap optimal. Pekerjaan ini berada di bawah pengawasan Departemen Manajemen Proyek Kementerian Keuangan Saudi dan berkoordinasi dengan lembaga pemerintah lainnya, lapor kantor berita Saudi, SPA.
Pemeliharan dilakukan dengan teknik canggih dan bahan berkualitas tinggi untuk merawat Kiswah atau kain hitam yang menutupi Ka’bah Suci. Pekerjaan pemeliharaan berkala Ka’bah juga merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintahan Raja Salman di bawah bimbingan dan tindak lanjut Putra Mahkota dan Perdana Menteri Mohammed Bin Salman untuk merawat Rumah Suci Allah dan senantiasa menjaga, mengagungkan, dan menjaga seluruh elemen Ka’bah agar tetap dalam kondisi terbaiknya.
Adapun peran Kantor Pengelola Proyek Kementerian Keuangan mengawasi tindak lanjut kemajuan pekerjaan dengan partisipasi kelompok elit pekerja yang mengerjakan proyek Penjaga Dua Masjid Suci untuk perluasan Masjidil Haram.
Kantor ini juga memperhatikan detail terkecil alur kerja, karena menggunakan teknologi terbaru sesuai dengan spesifikasi dan standar internasional terbaik dalam penerapan arahan kepemimpinan Saudi yang bijaksana.
Patut dicatat bahwa kantor tersebut sejak didirikan pada tahun 1438 H telah mengawasi proyek Penjaga Dua Masjid Suci untuk memperluas Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Proyek-proyek tersebut juga mencakup perluasan Masjidil Haram secara besar-besaran di Saudi, dan proyek untuk meningkatkan kapasitas Mataf (area mengelilingi), serta perluasan ketiga di Saudi untuk Masjid Nabawi, alun-alunnya, dan komponen-komponen terkait.
Kantor tersebut telah melakukan pengawasan terhadap pekerjaan pemeliharaan berkala unsur-unsur Ka’bah sebelumnya yang dilaksanakan pada bulan Syawal 1440 H dan Dzulhijjah 1442 H.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Skema Murur di Muzdalifah Hukumnya Sah, Jemaah Tidak Terkena DAM
Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menilai skema murur saat di Muzdalifah merupakan bagian dari rukhshah (keringanan) yang bisa dipilih oleh jemaah haji untuk mengurangi potensi resiko. Murur sendiri merupakan mabit (bermalam) yang dilakukan dengan cara melintas di Muzdalifah, setelah menjalani wukuf di Arafah. Jemaah saat melewati kawasan... selengkapnya
Meski Sudah Tidak Wajib, Jemaah Umrah Diminta Tak Sepelekan Vaksin Meningitis
Meski Sudah Tidak Wajib, Jemaah Umrah Diminta Tak Sepelekan Vaksin Meningitis, Ini Resiko Terberatnya, Syarat wajib vaksin meningitis bagi jemaah umrah memang telah dicabut, baik oleh pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia. Meski begitu, jemaah umrah diminta untuk tidak menyepelekan vaksin meningitis, karena resiko terberat yang bisa ditimbulkan a... selengkapnya
Perhotelan Haji Terbaik Selama Musim Haji 2025
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan penghargaan baru bernama Ekram Excellence Award, sebagai bentuk apresiasi terhadap pusat perhotelan haji terbaik selama musim haji 2025. Dilansir dari saudigazette, Penghargaan perdana ini diumumkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Amr Al-Maddah, dan ditujukan kepada pusat-pusat layanan yang beroperasi di b... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar