Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Platform Muqeem Diupdate, Para Pemegang Iqama Harap Cek Kembali Status Visa

Platform Muqeem di bawah Kementerian Dalam Negeri, telah melakukan perubahan terkait pemeriksaan status visa pemegang iqama (izin tinggal). Menurut amandemen baru, status pemegang visa akan “diizinkan masuk” atau “tidak diizinkan masuk.” Layanan pengecekan status visa sebelumnya hanya sebatas mengetahui status visa baik dari segi “valid, bekas, kadaluarsa, atau dibatalkan”.

Portal Muqeem diluncurkan untuk memverifikasi status visa baru, dan layanan tersebut tersedia saat ini tanpa memungut biaya apa pun. Platform ini menyediakan banyak layanan, terutama “verifikasi visa, memperoleh laporan tentang status visa ekspatriat, dan kemungkinan memverifikasi status pengunjung. Ini juga berfungsi sebagai portal untuk mendapatkan izin memasuki Makkah.

Banyak layanan yang berkaitan dengan pekerja dan perusahaan asing diubah menjadi layanan elektronik selama periode terakhir, yang paling menonjol adalah platform Qiwa, yang mengurangi masa percobaan pekerja baru. Platform ini melakukan perubahan pada kolom masa percobaan berupa dokumentasi kontrak kerja secara elektronik sehingga masa percobaan maksimum menjadi 90 hari, bukan 180 hari, dan hal ini sejalan dengan UU Ketenagakerjaan yang mengatur bahwa masa percobaan seorang pekerja tidak boleh lebih dari 90 hari.

Hal ini terjadi setelah pengusaha melakukan kesalahan dalam menetapkan masa percobaan 180 hari saat mendokumentasikan kontrak kerja melalui platform Qiwa, padahal UU Ketenagakerjaan menekankan bahwa jika kedua belah pihak dalam hubungan kontrak ingin memperpanjang masa percobaan menjadi 180 hari, maka hal tersebut harus dilakukan. dilakukan dengan persetujuan tertulis di antara mereka setelah berlakunya kontrak kerja selama masa percobaan semula.

Platform ini mengurangi jangka waktu untuk menerima atau menolak justifikasi penyetoran gaji pekerja ke dalam sistem kepatuhan menjadi hanya tiga hari, setelah jangka waktu yang ditentukan sebelumnya yaitu tujuh hari. Platform tersebut menyatakan bahwa jika pekerja tidak melakukan pembenaran dalam jangka waktu yang ditentukan, pembenaran yang diajukan oleh perwakilan perusahaan akan diproses secara otomatis.

Patut dicatat bahwa Muqeem adalah portal digital perintis, yang diciptakan untuk merevolusi proses dokumentasi bagi ekspatriat di Arab Saudi. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan beragam layanan, Muqeem telah menjadi sumber daya yang sangat berharga bagi pekerja dan organisasi asing. Sejak diluncurkan pada tahun 2007, Muqeem telah mendaftarkan lebih dari 40.000 pengguna di seluruh Kerajaan, menyelesaikan lebih dari 52 juta transaksi elektronik dan mengubah cara mereka berinteraksi dengan lembaga pemerintah.

Selain fitur-fiturnya yang menghemat waktu dan biaya, Muqeem memastikan keakuratan dalam memperoleh dokumentasi informasi dan membuat keputusan berdasarkan informasi mengenai status mereka di Kerajaan. Pengguna dapat mengakses dan meninjau paspor mereka, laporan departemen lalu lintas, layanan interaktif, langganan, transaksi, dan pembayaran. Mereka yang ingin memeriksa keabsahan visa Saudi mereka dapat melakukannya dengan memeriksa melalui Muqeem. Hal ini juga berlaku bagi pemegang visa keluar/masuk kembali yang ingin memeriksa validitas dan rincian visa mereka.

Sumber : Himpuh

Tags:

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Pendaftaran Itikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Sudah Dibuka

Pendaftaran Itikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Sudah Dibuka

20 March 2023 45x Blog, Kabar Mekkah

Pendaftaran Itikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Sudah Dibuka, Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci akan mulai membuka pendaftaran bagi jemaah yang ingin melaksanakan Itikaf di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pada 18 Maret 2023 M atau 25 Sya’ban 1444 H. Pendaftaran program Itikaf sendiri akan ditutup pada tanggal 10 Ramadhan, sekaligus menjad... selengkapnya

Wakil Emir Pastikan Seluruh Layanan di Makkah Sudah Siap

Wakil Emir Pastikan Seluruh Layanan di Makkah Sudah Siap untuk Sambut Jemaah Haji 2024

17 May 2024 37x Artikel, Info Haji, Kabar Mekkah

Wakil Emir wilayah Makkah Pangeran Saud bin Mishal melakukan tur inspeksi ke situs-situs suci pada hari Kamis (16/05). Dalam Inspeksi tersebut, Pangeran Saud bin Mishal meninjau kemajuan persiapan  sejumlah instansi, departemen, dan fasilitas pemerintah dan swasta dalam menerima tamu-tamu Allah pada ibadah haji tahunan yang akan datang. Ditemani sejumlah p... selengkapnya

BSI Luncurkan Tabungan Haji Berhadiah Umrah

19 August 2025 398x Artikel, Blog, Info Haji

 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah untuk mendorong optimalisasi dana murah sekaligus membantu masyarakat mempersiapkan keberangkatan haji sejak dini. Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan potensi pasar Tabungan Haji di Indonesia sangat besar. Setiap tahun, Indonesia mengirim ... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.