Pemerintah Arab Saudi telah memberikan warning atau peringatan keras terhadap Indonesia agar memastikan jemaah haji yang diberangkatkan dalam keadaan sehat.
Peringatan itu diberikan setelah angka kematian jemaah haji Indonesia tercatat sangat tinggi, mencapai lebih dari 800 orang.
“Ini menjadi warning dan perhatian dari Kementeria Kesehatan Arab Saudi, sehingga ini juga menjadi konsentrasi kita,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Kunta Nugraha pada Rabu (15/11/2023) dalam Rapat Panja BPIH DPR RI, di Jakarta.
Kunta menjelaskan, bahwa pada peyelenggaraan haji 1445 H/2024 M pemerintah akan menerapkan empat skema pemeriksaan kesehatan, pertama adalah medical checkup (MCU) untuk mengidentifikasi penyakit fisik pada jemaah haji.
Tahap kedua adalah pemeriksaan kognitif untuk mengidentifikasi kemampuan berpikir pada lansia. Tahap ketiga Pemeriksaan kesehatan mental untuk mengidentifikasi demensia, orientasi daya ingat dan konsentrasi. Terakhir pada tahap keempat jemaah haji juga akan melakukan pemeriksaan ADL (Active Daily Living) untuk mengidentifikasi kemampuan melakukan aktifitas harian secara mandiri seperti, pergi ke mesjid, melakukan wudhu, mandi itu bisa dilakukan mandiri tanpa perlu bantuan orang lain.
“Empat tahap ini akan kita lakukan dan membutuhkan kurang lebih dua bulan untuk prosesnya. Dan ini juga sudah kita lakukan secara bertahap sejak sekarang. Kalau sudah ada calon jemaah haji dikirim dari Kemenag ke kami kami langsung lakukan pemeriksaan tadi,” papar Kunta.
“Itu strategi besar untuk jadi kunci utama didalam perbaikan kesiapan kesehatan haji 2024. Karena konsen kami ada di kesehatan dan ini juga konsen menteri kesehatan Arab Saudi dan mereka juga menyatakan bahwa kematian jemaah haji indonesia ini sudah tinggi sekali. Jadi ini menjadi warning dan perhatian dari pemerintah Arab Saudi,” pungkas dia.
Sumber : HIMPUH
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Beroperasi 18 Jam Sehari, Saudi Resmikan Layanan Transportasi Bus Umum di Taif
Gubernur Taif, Pangeran Saud bin Nahar meresmikan proyek layanan transportasi bus umum di wilayah Kegubernuran Taif. Proyek transportasi bus umum yang menghubungkan sembilan jalur utama menuju beberapa landmark penting di Taif ini ditargetkan dapat melayani lebih dari dua juta penumpang setiap tahun. SAPTCO sebagai perusahaan pengelola proyek tersebut menyed... selengkapnya
WHO Peringatkan Potensi Penularan MERS-CoV
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan untuk meningkatkan kewaspadaan potensi penularan penyakit MERS-CoV di Arab Saudi. Notifikasi ini disampaikan WHO menjelang musim haji 2024. WHO menyampaikan Kementerian Kesehatan Arab Saudi (KSA) melaporkan adanya tiga kasus baru MERS-CoV di periode 10-17 April 2024. Satu di antara tiga pasien meninggal d... selengkapnya
Apresiasi Mashariq, Menag Yaqut: Mereka Telah Siapkan Layanan Haji Sesuai Kontrak
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi berbagai fasilitas yang telah disiapkan Syarikah Mashariq untuk melayani jemaah haji Indonesia di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Menurut Menag Yaqut, sejumlah fasilitas mengalami peningkatan signifikan, dan itu telah sesuai dengan kontrak layanan yang disepakati. “Semua kita cek. Ada tambahan ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar