Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Sertifikasi Tour Leader Umroh DGi

DGi Tour Travel bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pramuwisata Indonesia (LSP Pramindo), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Kementerian Agama menggelar workshop pengembangan skema sertifikasi pemimpin perjalanan wisata (Tour Leader) dan Tour Guide khusus biro travel umrah dan haji. Acara digelar di BALAIRUNG HOTEL Jakarta, Senin (26/8/2019) – Rabu (28/8/2019)

Bertindak sebagai nara sumber adalah :

  1. Direktur PT Anta Travel Bp. Iwan Giwangkara.
  2. Manager Mutu LSP BNSP Bp. Dr. Agus Sutarna, SKp. MNSc.
  3. Direktur LSP BNSP Ibu Sri Suryani, SPD.MM
  4. Founder ITLA, Bp. Rusdiana.

Acara bergengsi ini sedikitnya diikuti oleh 110 orang Tour Leader DGi yang berasal dari Seluruh Indonesia yang sudah berpengalaman menjadi Tour Leader Umroh.

“Saya diundang sebagai asesor. Wajib bagi PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) untuk sertifikasi, registrasi, uji kompetensi dan lisensi. PPIU yang belum memiliki sertifikasi akan dicabut ijinnya. Hal ini sudah diatur dalam PMA No 8 Tahun 2018,” kata Iwan Giwangkara yang merupakan tour leader umroh dan haji dengan jam terbang tinggi berkelas international sekaligus Direktur utama PT Anta Travel.

Sertifikasi tour leader dan tour guide ini sangat penting dilakukan. Mengingat kemampuan SDM yang professional untuk travel-travel di Indonesia masih jauh dari harapan.

“Salah satu upaya DGi Tour & Travel untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan prima kepada jamaah umroh dan dalam rangka tertib undang-undang, maka seluruh Tour Leader (TL) diberikan workshop Sertifikasi Kompetensi Nasional secara bertahap”

Ustadz Fauzi Wahyu Muntoro
Direktur Utama DGi – PT SAMIRA ALI WISATA

Jadi dengan adanya Sertifikasi Tour leader ini in syaa Allah DGi Tour & Travel siap memimpin Travel umroh seluruh Indonesia. Target dari Direktur Utama DGi – PT SAMIRA ALI WISATA, Ustadz Fauzi Wahyu Muntoro (nama beken UZI), di tahun 2022 DGi siap menjadi 5 besar travel umroh di dunia, amiin yaa Rabbal’alamin.

Ibu Dwiyanti, MitraDGi Sidoarjo mengikuti kegiatan Sertifikasi Tour Leader Umroh DGi di Jakarta

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pukul 04.02 Waktu Arab Saudi (WAS). Pesawat yang membawa jemaah UPG-05 awalnya terbang pada sekitar pukul 15.30 WITA. Namun, pesawat ini mendarat kembali di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 17.15 WITA karena kerusakan mesin. Sebelum mendarat, pesawat harus berputar untuk mengurangi bahan bakar. Jemaah lalu kembali ke asrama haji Embarkasi Sudiang dan baru diberangkatkan kembali pada 22.05 WITA dengan pesawat Garuda Indonesia yang semestinya memberangkatkan kloter 6 Embarkasi Makassar (UPG-06). Mendarat di Madinah, sejumlah jemaah tampak mengungkapkan kebahagiaannya dengan melakukan sujud syukur setibanya di Gate Hajj kedatangan Bandara AMAA Madinah. "Alhamdulillah, syukur Alhamdulillah akhirnya tiba di Madinah dengan selamat. Kalau Allah menghendaki, bisa juga sampai sini," kata salah satu jemaah Siti Rasia Leman mengungkapkan rasa syukurnya. Jemaah yang lain, Abdussalam, mengapresiasi layanan jemaah yang sigap merespons adanya kejadian pesawat yang rusak. "Alhamdulillah terlayani dengan baik, petugas baik, makanan berlebih," katanya. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdillah menyatakan rasa syukurnya saat menyambut jemaah haji yang baru saja tiba. "Alhamdulillah kami saksikan pada saat kami menyambut mereka, jemaah dalam kondisi senang dan bersyukur ketibaannya di Madinah. Mereka mewujudkan itu dengan bersujud syukur pada saat dari pintu kedatangan, pada saat itu keluar dari pintu haji ya,” ujar Abdillah. Dikatakan Abdillah, seluruh jemaah sampai dalam keadaan selamat, baik jemaah, petugas kloter, hingga Petugas Haji Daerah. “Alhamdulillah semuanya selamat, ya, sehat, jemaah sehat. Petugas kloter juga menyampaikan, jemaah pada senang ya gembira dengan kedatangan di Madinah ini,” tutupnya.

Jemaah Haji Kloter UPG 5 Makassar yang Pesawatnya Sempat Terbakar Sudah Tiba

17 May 2024 19x Blog, Info Haji, Kabar Mekkah

Rombongan jemaah haji kloter UPG 5 asal embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya tiba di Tanah Suci. Keberangkatan jemaah sempat tertunda karena mesin pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi terbakar setelah lepas landas. Rombongan jemaah haji tersebut tiba di Bandara Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Kamis (16/5/2024), pu... selengkapnya

Denda Buang Sampah Sembarangan di Saudi?

11 August 2025 31x Artikel, Blog, Info Saudi

Jangan asal buang sampah sembarangan kalau sedang berada di Arab Saudi! Pemerintah daerah di berbagai kota dan desa mulai mengaktifkan sistem pemantauan terhadap perilaku pembuangan sampah, termasuk dari dalam kendaraan. Dilansir dari Okaz, otoritas setempat telah memberlakukan denda mulai dari 200 hingga 1.000 riyal bagi pelanggar yang membuang sampah tidak... selengkapnya

Kapan Musim Terbaik untuk Umroh ?

Kapan Musim Terbaik untuk Umroh ?

16 January 2023 38x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Kapan Musim Terbaik untuk Umroh? Arab Saudi memiliki dua musim dengan suhu yang ekstrim, yakni panas dan dingin, beribadah umroh bagi umat Muslim adalah melakukan serangkaian ritual di Mekah, Arab Saudi, yang esensinya menapak tilas perjalanan Nabi Ibrahim AS. Umroh dilakukan di luar musim haji (tanggal 8-13 di bulan Zuhijjah, bulan terakhir kalender Islam).... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.