Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Tips Memaksimalkan Waktu saat Umrah untuk Meraih Pahala Berlipat

Tips Memaksimalkan Waktu saat Umrah untuk Meraih Pahala Berlipat, Bisa berkunjung ke Masjidil Haram merupakan sebuah kesempatan istimewa yang sangat rugi bila tidak dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah.

Bagi Anda yang beruntung mendapat kesempatan itu, maka alangkah baiknya bila memaksimalkan setiap waktu disana untuk meraih pahala berlipat ganda.

Wakil Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) Bidang Luar Negeri, H.Muh.A Wahyudi membagikan tips dan trik Memaksimalkan Waktu saat di Tanah Suci.

Ustad Wahyu, sapaan akrabnya menyarankan agar jemaah memulai aktivitas ibadah sejak pukul 02.00 atau paling lambat 03.00 dini hari Waktu Arab Saudi (WAS).

“Mulailah dengan melaksanakan thawaf sunnah 7 kali. Setelah itu masuk ke Hijr Ismail untuk menunaikan sholat, karena sholat di Hijr Ismail itu sama seperti sholat di dalam Ka’bah,” kata Ustad Wahyu kepada Himpuhnews.

Selepas itu, jemaah bisa menuju ke Rukun Yamani dan menyentuhnya. Kemudian jemaah bisa memanjatkan doa di Multazam atau Pintu Ka’bah.

“Jika bisa mencium Hajar Aswad itu lebih baik lagi. Tapi kalaupun situasinya tidak memungkinkan, maka tidak perlu dipaksakan,” ucap Ustad Wahyu.

Setelah amalan-amalan tersebut dilaksanakan, maka kemungkinan masih tersisa waktu setengah jam sebelum masuk waktu Sholat Subuh.

Di waktu tersebut, jemaah dapat memanfaatkannya untuk menunaikan Sholat Tahajjud, Sholat Hajat, Sholat Tasybih dan sebagainya.

Kemudian setelah masuk adzan subuh, maka tunaikan Sholat Fajar atau Qobliah Subuh.

“Rasulullah Saw bersabda, Sholat Qabliyah Subuh ini nilainya lebih utama dari dunia dan sisinya. Dan ini kalau dilaksanakan di Masjidil Haram nilainya 100 ribu kali lipat dari tempat yang lainnya,” tandas Ustad Wahyu.

“Ini keutamaan luar biasa yang Allah berikan untuk umat Muhammad, yang usianya rata-rata 60 sampai 70 tahun tapi bisa menyamai pahala umat-umat sebelumnya yang hidup ratusan,” sambung Ustad Wahyu.

Selanjutnya, setelah melaksanakan Sholat Subuh, Ustad Wahyu meminta jemaah tidak langsung pulang, namun menunggu hingga syuruq atau awal duha.

“Rasulullah Saw bersabda, barang siapa yang melaksanakan Sholat Subuh di masjid lalu menunggu sampai syuruq, dan kemudian sholat dua rakaat maka mendapatkan pahala haji sempurna, sempurna, sempurna,” pungkas Ustad Wahyu.

“Ketika ini selesai, maka jemaah bisa istirahat di hotel atau jalan-jalan sebentar. Inilah yang mungkin bisa dipraktekkan oleh setiap jemaah ketika berada di Masjidil Haram,” tutup Ustad Wahyu.

Sumber : HIMPUH

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Khutbah Jumat Masjidil Haram, Syekh Al Sudais Jabarkan 10 Sebab Kemenangan Umat Islam

Khutbah Jumat Masjidil Haram, Syekh Al Sudais Jabarkan 10 Sebab Kemenangan Umat Islam

24 November 2023 128x Artikel, Kabar Mekkah

Khutbah Jumat Masjidil Haram, Syekh Al Sudais Jabarkan 10 Sebab Kemenangan Umat Islam, Pada sesi khutbah jumat yang berlangsung di Masjidil Haram pada Jumat (17/11/2023), Imam dan Khatib Masjidil Haram sekaligus Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Prof. Dr. Syekh Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Muhammad as-Sudais menyampaikan mengenai hal hal... selengkapnya

Doa Undangan ke Baitullah

Doa Agar Allah Undang ke Baitullah

24 June 2022 209x Artikel, Kabar Mekkah, Tips Umroh

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=1Pojeq0EI8A[/embedyt] Post Views: 991 selengkapnya

Proses Pembentukan PPNS Kembali Dilanjutkan, Kemenag: Demi Penegakan Hukum atas Pelanggaran Umrah dan Haji Khusus

Proses Pembentukan PPNS Kembali Dilanjutkan, Kemenag: Demi Penegakan Hukum atas Pelanggaran Umrah dan Haji Khusus

16 August 2023 108x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Kementerian Agama (Kemenag) kembali melanjutkan proses pembentukan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagaimana yang diamanatkan UU Nomor 8 Tahun 2019. Berdasarkan regulasi, PPNS harus sudah terbentuk dua tahun setelah UU Nomor 8 Tahun 2019 disahkan, namun karena pandemi Covid-19, maka prosesnya tertunda. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hi... selengkapnya

Bank Permata Syariah

Bank Permata Syariah

Rekening Bank Permata PT Samira Ali Wisata

No rek : 1810717676 (IDR)

No rek : 1810827676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank BSI

Bank Syariah Indonesia

No rek : 1976076766 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Mandiri

Mandiri

Rekening Mandiri PT Samira Ali Wisata

Mandiri

No rek : 1660031767676 (IDR)

No rek : 1660064767676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Muamalat

Bank Muamalat

Bank Muamalat Samira Travel

No rek : 3290037676 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

WARNING

WARNING

WARNING

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.