Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Tips Memaksimalkan Waktu saat Umrah untuk Meraih Pahala Berlipat

Tips Memaksimalkan Waktu saat Umrah untuk Meraih Pahala Berlipat, Bisa berkunjung ke Masjidil Haram merupakan sebuah kesempatan istimewa yang sangat rugi bila tidak dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah.

Bagi Anda yang beruntung mendapat kesempatan itu, maka alangkah baiknya bila memaksimalkan setiap waktu disana untuk meraih pahala berlipat ganda.

Wakil Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) Bidang Luar Negeri, H.Muh.A Wahyudi membagikan tips dan trik Memaksimalkan Waktu saat di Tanah Suci.

Ustad Wahyu, sapaan akrabnya menyarankan agar jemaah memulai aktivitas ibadah sejak pukul 02.00 atau paling lambat 03.00 dini hari Waktu Arab Saudi (WAS).

“Mulailah dengan melaksanakan thawaf sunnah 7 kali. Setelah itu masuk ke Hijr Ismail untuk menunaikan sholat, karena sholat di Hijr Ismail itu sama seperti sholat di dalam Ka’bah,” kata Ustad Wahyu kepada Himpuhnews.

Selepas itu, jemaah bisa menuju ke Rukun Yamani dan menyentuhnya. Kemudian jemaah bisa memanjatkan doa di Multazam atau Pintu Ka’bah.

“Jika bisa mencium Hajar Aswad itu lebih baik lagi. Tapi kalaupun situasinya tidak memungkinkan, maka tidak perlu dipaksakan,” ucap Ustad Wahyu.

Setelah amalan-amalan tersebut dilaksanakan, maka kemungkinan masih tersisa waktu setengah jam sebelum masuk waktu Sholat Subuh.

Di waktu tersebut, jemaah dapat memanfaatkannya untuk menunaikan Sholat Tahajjud, Sholat Hajat, Sholat Tasybih dan sebagainya.

Kemudian setelah masuk adzan subuh, maka tunaikan Sholat Fajar atau Qobliah Subuh.

“Rasulullah Saw bersabda, Sholat Qabliyah Subuh ini nilainya lebih utama dari dunia dan sisinya. Dan ini kalau dilaksanakan di Masjidil Haram nilainya 100 ribu kali lipat dari tempat yang lainnya,” tandas Ustad Wahyu.

“Ini keutamaan luar biasa yang Allah berikan untuk umat Muhammad, yang usianya rata-rata 60 sampai 70 tahun tapi bisa menyamai pahala umat-umat sebelumnya yang hidup ratusan,” sambung Ustad Wahyu.

Selanjutnya, setelah melaksanakan Sholat Subuh, Ustad Wahyu meminta jemaah tidak langsung pulang, namun menunggu hingga syuruq atau awal duha.

“Rasulullah Saw bersabda, barang siapa yang melaksanakan Sholat Subuh di masjid lalu menunggu sampai syuruq, dan kemudian sholat dua rakaat maka mendapatkan pahala haji sempurna, sempurna, sempurna,” pungkas Ustad Wahyu.

“Ketika ini selesai, maka jemaah bisa istirahat di hotel atau jalan-jalan sebentar. Inilah yang mungkin bisa dipraktekkan oleh setiap jemaah ketika berada di Masjidil Haram,” tutup Ustad Wahyu.

Sumber : HIMPUH

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Saudi Perbarui Jadwal Ziarah ke Jannatul Baqi

Saudi Perbarui Jadwal Ziarah ke Jannatul Baqi

19 November 2024 80x Artikel, Blog, Info Saudi

Pemerintah Arab Saudi memperbarui Jam ber ziarah ke Makam Al Baqi di Madinah. Pengunjung kini dapat memasuki lokasi setelah salat Subuh dan Ashar, sehingga mereka yang ingin memberikan penghormatan terakhir memiliki lebih banyak waktu. Jadwal Ziarah: 1. Setelah Salat Subuh2. Setelah Salat Ashar. Penyesuaian ini dilakukan untuk mengelola peningkatan jumlah pe... selengkapnya

Bahas Haji dengan Mashariq , Himpuh Beri Kebebasan Anggota Jalin Kerja Sama

Bahas Haji dengan Mashariq , Himpuh Beri Kebebasan Anggota Jalin Kerja Sama dengan Syarikah Manapun

12 October 2023 49x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) terus melakukan pertemuan dengan sejumlah Syarikah atau perusahaan swasta penyedia layanan haji di Arab Saudi, salah satunya adalah Mashariq. Pertemuan tersebut merupakan upaya Himpuh menggali dan menyediakan informasi seluas-luasnya bagi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Anggota Himpuh, dalam rangka menya... selengkapnya

BPKH Tekor Rp1,02 Triliun untuk Biaya Haji 2024

BPKH Tekor Rp1,02 Triliun untuk Biaya Haji 2024, Kok Bisa?

29 November 2023 63x Artikel, Info Haji, Info Samira

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengeluarkan dana nilai manfaat sebesar Rp8,2 triliun rupiah atau Rp37,3 juta per jemaah untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024. Hal ini diputuskan dalam Rapat Kerja Kementerian Agama dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan dan BPKH di Jakarta pada Senin (27/11). Dengan demikian dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH)... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.