Tips Menjaga Kebugaran Tubuh bagi Jemaah Lansia
11 December 2024 7x Artikel, Blog, Info Saudi, Tips for travellers, Tips Umroh
Berdasarkan dari Rencana Perjalanan Haji (RPH) dari Kementerian Agama, jemaah haji tahun 2025M/1446H akan mulai diberangkatkan pada 2 Mei 2025. Penyelenggaraan haji tahun depan juga diprediksi masih bakal didominasi oleh jemaah lanjut usia (lansia).
Menurut Dosen Poltekkes Kemenkes Malang, dr. Endang Sari Dewi Hastuti.,MQIH terdapat 3 kelompok kategori lansia pada penyelenggaraan haji. Kategori ini berdasarkan pada kondisi fisik, mental dan sosial lansia, serta tingkat kemandirian dan ketergantungan mereka terhadap lingkungan.
“Lansia dibedakan berdasarkan kondisi fisik, mental maupun sosial dan bagaimana seseorang apakah masih bisa mandiri atau bergantung kepada orang lain. Untuk Lansia Pra-Lanjut Usia (Pra-LU), yaitu lansia yang berusia antara 60-69 tahun. Lansia Lanjut Usia (LU), yaitu lansia yang berusia antara 70-79 tahun, dan untuk Lansia Lanjut Usia Akhir (LUA), yaitu lansia yang berusia 80 tahun ke atas,” kata dia.
Menurut data penyelenggaraan haji ditahun sebelumnya, terdapat beberapa macam penyakit yang sudah dikumpulkan yang diderita oleh calon jamaah haji diantaranya adalah hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, asma, bronkitis, dan penyakit paru.
Untuk itu, jemaah lansia diharapkan mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum berangkat ke tanah suci. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mulai rutin melakukan olehraga fisik
Adapun berikut Tips Mempersiapkan Kebugaran bagi jemaah lansia yang hendak melaksanakan ibadah haji tahun ini:
Anjuran Kesehatan Umum Lansia Pra Keberangkatan
- Ibadah haji membutuhkan fisik yang prima, perlu dipersiapkan dari jauh hari terutama untuk endurance (kebugaran fisik). Dalam pembinaan masa tunggu, kebugaran fisik akan ditingkatkan perlahan.
- Mengendalikan penyakit yang dimiliki dengan kontrol teratur setidaknya 3 tahun sebelum keberangkatan agar tidak jatuh pada kondisi bertambah parah atau masuk pada istitha’ah tidak memenuhi syarat.
- Mengkonsumsi obat-obatan yang diminum selama masa tunggu, pemeriksaan menjelang keberangkatan.
- Mempertimbangkan pendampingan pada jamaah dengan risiko tinggi.
- mempersiapkan kondisi sebelum MCU agar mendapat hasil yang optimal karena penetapan istithaah berdasarkan aplikasi SISKOHATKES dari sekian banyak parameter MCU.
- Menjaga kesehatan fisik dan mental secara bersamaan.
Anjuran Kesehatan Umum Lansia Selama Berhaji:
- Mengkoordinasikan kondisi kesehatan kepada tempat embarkasi, dokter kloter maupun petugas PPIH jujur dengan kondisi kesehatan tidak ada yang ditutupi.
- Memenuhi seluruh persyaratan kesehatan sesuai nota diplomatik.
- Mengkonsultasikan obat-obatan yang didapat di Indonesia kepada tim kesehatan untuk penyesuaian dosis (bila perlu).
- Membawa obat dengan kemasan aslinya dengan jumlah cukup bagi jamaah yang memerlukan obat terus menerus.
Sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Layanan Kartu Kesehatan bagi Jemaah Haji
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kerajaan Arab Saudi hari ini mengumumkan tonggak baru kolaborasi kesehatan digital untuk memperluas inisiatif kartu kesehatan jemaah haji guna mendukung proses istithaah kesehatan sekitar 3 juta jemaah yang melakukan ibadah haji setiap tahun. Dilansir dari laman resmi WHO Selasa (22/10), Kartu kesehatan haji merupaka... selengkapnya
Travel Umroh Terbaik, Aman, dan Terpercaya 100% Pasti Berangkat
Travel Umroh Terbaik, Aman, dan Terpercaya 100% Pasti Berangkat. Cari travel umroh terpercaya sekarang sangat mudah, dengan menggunakan jasa Samira Travel Anda bisa mendapatkan informasi travel umroh yang terpercaya, memilih paket umroh dari travel umroh pilihan Anda. Saat ingin melaksanakan ibadah umroh tentunya hal yang dipastikan adalah dengan travel apa ... selengkapnya
Pelunasan Haji Khusus Tahap II Segera Dimulai, Ini Pesan Penting dari Himpuh
Kementerian Agama (Kemenag) akan mulai membuka Pelunasan Haji Khusus Tahap II pada 5-10 April 2023. Berdasarkan data terakhir, hingga penutupan Pelunasan Haji Tahap I, total ada 13.181 jemaah yang telah melunasi, sehingga masih tersisa kuota jemaah sebanyak 3.124. Sesuai Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 130 Tahun 2023 Tentang ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com

