Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Waspada! Berikut Ini Macam-macam Modus Penipuan di Tanah Suci

Banyak cara ditempuh orang untuk melakukan penipuan. Tak terkecuali, di Tanah Suci saat banyak jamaah calon haji dari berbagai penjuru dunia, berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Biasanya para penipu ini menggunakan banyak modus dan cara untuk mengelebuhi para jemaah dari mancanegara. Untuk itu jemaah haji dan umrah diharapkan agar selalu waspada, tidak terpisah dengan rombongan dan jangan gampang mudah terbujuk apapun yang ditawarkan oleh orang asing, karena itu bisa jadi modus penipuan.

Adapun berikut beberapa modus penipuan yang umum terjadi dan dialami oleh jemaah haji dan umrah di tanah suci:

1. Berpura-pura jadi Korban Pencopetan

Salah satu modus yang dilakukan adalah dengan berpura-pura menjadi jamaah haji korban pencopetan, yang kemudian memelas meminta bantuan orang lain. Modus penipuan itu, biasanya mulai marak di Kota Makkah, ketika kota itu pulai padat. Pelaku biasanya mengaku datang dari India atau Pakistan.

Ketika jamaah sedang istirahat atau duduk-duduk menikmati senja di pelataran Masjidil Haram, tiba-tiba akan datang sepasang pria muda dan wanita separuh baya menghampiri dengan wajah yang sangat memelas. Dan biasanya, yang menjadi sasaran mereka adalah jamaah asal Indonesia, karena dikenal tidak tegaan.

Jamaah haji asal Indonesia yang menghadapi orang seperti ini, biasanya menjadi tidak tega. Apalagi, kebanyakan jamaah tak ingin ibadah hajinya ternoda oleh prasangka buruk.

Biasanya, pria yang mengaku dari Pakistan ini, akan meminta derma beberapa puluh riyal. Namun bila diberi 10 riyal saja, maka pasangan pria wanita itu akan langsung ngeloyor pergi sambil tersenyum puas.

Tapi jangan kaget, bila beberapa menit kemudian akan didatangi lagi pasangan asing yang juga bertampang India atau Pakistan. Bisa saja, yang wanitanya saat itu diakui sebagai ibu si pria karena usianya lebih tua. Dan Lucunya, apa yang diucapkan pasangan ini, sama dengan pasangan sebelumnya. Keduanya juga membawa tas yang tampak habis disilet, kemudian mengaku habis kecurian.

Kalau kali ini anda menolak memberi derma, maka jangan kaget kalau kemudian mereka mengumpat dan mengomel tidak karuan.

2. Joki Hajar Aswad

Bagi anda yang baru pertama kali menjalankan ibadah haji maupun umrah, jangan heran dengan para joki yang bertebaran di sekitar Ka’bah. Mereka biasanya menawarkan diri untuk bisa mengawal anda sampai di Hajar Aswad.

“Bu /Pak mau cium Hajar Aswad?”. Itulah pertanyaan yang biasa dikatakan Joki Hajar Aswad saat seseorang yang tampak kebingungan berada di sekitar Ka’bah. Para Joki Aswad ini terdiri dari beberapa orang yang seolah-olah mau membantu jamaah haji yang mau mencium Hajar Aswad. Biasanya pelaku perjokian ini ada timnya. Setiap tim yang berjumlah dua atau tiga orang .

Jemaah yang mendapat penawaran seperti ini sebaiknya ditolak saja dengan tegas. Karena bila jemaah tersebut sepakat, para joki tersebut akan meminta uang yang tidak masuk akal untuk biaya jasa mengantarkan jemaah mencium hajar aswad. Harga yang diminta biasanya berkisar diangka Rp 4 juta atau bahkan lebih.

3. Penyewaan Gunting untuk Tahallul

Di sekitar Masjidil Haram, beberapa penipu menawarkan penyewaan gunting untuk tahallul dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga seharusnya. Mereka memanfaatkan kesempatan ini karena banyak jamaah yang tidak membawa peralatan sendiri dan terpaksa menggunakan layanan mereka dengan harga yang tidak adil.

Biasanya modus ini dilakukan dengan mengincar jemaah yang hendak menyelesaikan proses Sa’i. Jadi jika anda menemui orang yang menawarkan jasa meminjamkan gunting saat melaksanakan Sa’i sebaiknya ditolak saja.

4. Mengaku sebagai Pengungsi

Beberapa penipu memanfaatkan belas kasihan dan rasa empati jamaah terhadap pengungsi yang berkumpul di sekitar Masjid Nabawi. Mereka menggunakan situasi ini untuk meminta sumbangan dengan dalih membantu pengungsi, padahal uang yang mereka kumpulkan mungkin tidak benar-benar digunakan untuk tujuan yang baik.

Biasanya mereka mengaku sebagai para pengungsi dari Palestina, Suriah atau bahkan orang sakit. Para jemaah Indonesia yang terkenal tidak tegaan dihimbau untuk waspada, karena jumlah sumbangan yang diminta biasanya cukup besar.

5. Tukang Foto Keliling di Jabal Rahmah

Di Jabal Rahmah, beberapa tukang foto keliling menawarkan jasa fotografi kepada jamaah dengan harga yang tidak wajar dan bahkan memaksa jamaah untuk menggunakan layanan mereka. Mereka kadang-kadang menggunakan taktik agresif atau memaksa agar jamaah membayar jumlah yang tidak sesuai dengan layanan yang mereka berikan.

Modusnya biasanya mereka menawarkan sorban yang mereka pakai untuk dikenakan oleh jemaah lalu kemudian difoto, ketika hasil fotonya ditunjukan, si Penipu ini akan meminta biaya yang tidak masuk akal. Jemaah mancanegara biasanya banyak yang terkecoh dengan modus ini. Karena berkunjung ke Jabal Rahmah, selain berziarah tentunya jemaah ingin mengabadikan momen kunjungannya dengan mengambil foto maupun video.

sumber : Himpuh

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Mushala Gantung Tertinggi di Dunia

Arab Saudi Bangun Mushala Gantung Tertinggi di Dunia

23 January 2024 56x Artikel, Kabar Mekkah

Arab Saudi mencatatkan rekor dunia baru setelah musala gantung tertinggi yang berada tak jauh dari Masjidil Haram, Makkah resmi dibuka. Tempat ibadah dengan arsitektur megah itu menawarkan pemandangan Ka’bah dan landmark keislaman lainnya. Dikutip dari Gulf News, Guinnes World Records mengakui musala tersebut sebagai tempat salat gantung tertinggi di dunia... selengkapnya

Kapan 1 Muharam 2022 ? dan Ucapan 1 Muharam

Kapan 1 Muharam 2022 ? dan Ucapan 1 Muharam

27 July 2022 50x Artikel, Blog, Info Samira

Kapan 1 Muharam 2022 dan Ucapan 1 Muharam, Momen hari besar agama Islam akan jatuh pada hitungan hari, tepatnya pada 1 Muharam 1444 Hijriah. Menurut sistem penanggalan Masehi, kapan Tahun Baru Islam? Untuk menentukan tanggal Tahun Baru Islam sendiri dibutuhkan konversi dari sistem penanggalan Hijriah ke Masehi. Pasalnya, kalender Hijriah adalah sistem penang... selengkapnya

Kemenag Ingatkan PIHK Tidak Nekat Berangkatkan Jemaah

Kemenag Ingatkan PIHK Tidak Nekat Berangkatkan Jemaah

13 September 2023 25x Artikel, Blog

Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan para Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) untuk tidak nekat memberangkatkan jemaah untuk berhaji dengan visa non-haji. Kasubdit Pengawasan Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Mujib Roni mengaku merima informasi dari pihak Arab Saudi bahwa mereka yang berangkat dengan visa non-haji akan langsung masuk daftar cekal (tarhi... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.