Sapuhi: Kewenangan KSA Ibadah Haji Dibuka di Tengah Pandemi
10 June 2020 25x Artikel
Sapuhi: Kewenangan KSA Ibadah Haji Dibuka di Tengah Pandemi
Rabu , 10 Jun 2020, 00:20 WIBReporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Agus Yulianto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) mengaku, tak mempermasalahkan jika Arab Saudi memiliki rencana membuka penyelenggaraan haji dengan skenario terbatas di tengah pandemi. Rencana itu disampaikan sumber media asing Reuters.
Ketua Umum Sapuhi Syam Resfiadi mengatakan, diselenggarakan atau tidaknya haji tahun ini, menjadi kebijakan Kerajaan Saudi Arabia (KSA). Negara di luar Saudi wajib menerima apa yang menjadi keputusan Saudi.
“Syah-syah saja untuk Kerajaan Arab Saudi (KSA),” katanya saat dihubungi, Selasa (9/6).
Syam memastikan, pihak asosiasi haji dam umrah termasuk Pemerintah RI tidak bisa intervensi atas kebijakan KSA terkait haji. Sekalipun Makkah Madinah tempat ibadah bersama umat Islam dan haji merupakan syariat umat Islam yang harus dijalankan setiap tahunnya di wilayah KSA.
“Mereka yang punya negara, apapun keputusannya milik mereka,” katanya.
Syam Rersfiadi mengatakan, jika sumber media asing itu benar, bahwa KSA memiliki rencana membuka haji dengan skenario terbatas, maka tetap berbayar meski dibuka hanya untuk penduduk setempat.
“Jika iya tetap berbayar bagi penduduk lokalnya. Karena persiapan kelengkapan Haji Arafah dan Mina memerlukan biaya,” katanya.
Selama ini, kata Syam, penduduk lokal untuk bisa mengikuti rangkai ibadah haji di Arafah dan Mina membayar sekitar 10 ribu Saudi Rial perjamaah. Kata dia jika penduduk lokal saja berbayar maka selain penduduk lokal pasti bayar dengan nilai yang lebih mahal untuk haji.
“Mereka membayar SR 10.000 perorang untuk bisa berhaji dengan fasilitas pelayanan Arafah dan Mina,” katanya.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Saudi Kenalkan Layanan Digital Keimigrasian Baru, Kini Tak Lagi Repot Urus Paspor Hilang
Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi telah meluncurkan layanan elektronik baru untuk ekspatriat dan para pengunjung termasuk jemaah haji dan umrah sebagai bagian dari transformasi digital kerajaan. Kehilangan atau pencurian paspor dan hilangnya iqama (izin tinggal) dapat dilaporkan ke Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) melalui portal Absher dan Muqeem. In... selengkapnya
Mina Segera Resmikan 12 Tower Hunian untuk Akomodasi Jemaah Haji
Mina Segera Resmikan 12 Tower Hunian untuk Akomodasi Jemaah Haji, Dua belas menara tempat tinggal di Mina Arab Saudi sedang dibangun dan akan siap untuk musim haji berikutnya, ini menandai langkah besar dalam meningkatkan fasilitas akomodasi bagi jamaah, kata penasihat Komite Nasional Haji dan Umrah, Saad Al Qurashi. Mina adalah sebuah lembah berjarak enam k... selengkapnya
Saudi Siapkan 21 Ribu Bus untuk Angkut Jemaah Haji 2024
Arab Saudi terus mengebut perisapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445H/2024M. Salah satunya adalah dengan menyiapkan tak kurang dari 21.000 bus untuk layanan transportasi jamaah haji selama musim haji yang akan dimulai pada 9 Mei 2024 mendatang. Juru bicara Sindikat Umum Mobil Saudi Ruba Al Ghusn mengatakan serikat tersebut bertujuan untuk mengangkut se... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar