Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Skema Murur di Muzdalifah Hukumnya Sah, Jemaah Tidak Terkena DAM

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menilai skema murur saat di Muzdalifah merupakan bagian dari rukhshah (keringanan) yang bisa dipilih oleh jemaah haji untuk mengurangi potensi resiko.

Murur sendiri merupakan mabit (bermalam) yang dilakukan dengan cara melintas di Muzdalifah, setelah menjalani wukuf di Arafah.

Jemaah saat melewati kawasan Muzdalifah tetap berada di atas bus (tidak turun dari kendaraan), lalu bus langsung membawa mereka menuju tenda Mina.

Menurut Muhammadiyah, jemaah haji yang melintasi Muzdalifah setelah tengah malam, meskipun hanya sebentar, telah memenuhi kriteria dan syarat mabit, sehingga mabitnya sah dan tidak terkena dam isa’ah.

Pandangan ini didasarkan pada prinsip taysir atau kemudahan. Dalam kaidah hukum dikatakan: “Jika sesuatu itu dirasakan sulit maka beralih kepada yang mudah”, demikian dikutip dari siaran pers Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

“Jika terjadi udzur syar’i, seperti kemacetan atau kondisi darurat yang menghalangi seseorang untuk melaksanakan mabit, maka murur menjadi rukhshah (keringanan) tanpa membedakan waktu awal atau tengah malam, dan jemaah tidak terkena dam isa’ah. Hal ini berdasarkan kaidah: ‘Apabila hukum asal sulit untuk direalisasikan, maka bisa beralih kepada pengganti’,” jelasnya lagi.

“(Ini) Diperkuat pula dengan kaidah kedaruratan: ‘Keadaan yang perlu penanganan khusus sama dengan kedaruratan’,” tandasnya.

Pemerintah Indonesia sendiri akan menerapkan skema murur ini bagi jemaah risiko tinggi (risti), lansia, disabilitas, jemaah dengan kursi roda, serta para pendampingnya.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Sebanyak 1,576 Jamaah Umroh Samira Travel melakukan ziarah ke Jabal Uhud pada 9 September 2022.

1,576 Jamaah Samira Travel Ziarah Di Jabal Uhud

15 September 2022 34x Artikel

Sebanyak 1,576 Jamaah Umroh Samira Travel melakukan ziarah ke Jabal Uhud pada 9 September 2022. [embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=ZLcqJKDffGA[/embedyt] Post Views: 573 selengkapnya

Ibadah Umroh bersama DGi

Rukun Dan Tata Cara Umroh

18 October 2018 86x Artikel

Sebelum kita berangkat ke tanah suci untuk melakukan ibadah umrah sebaiknya kita ketahui dahulu dan pelajari bagaimana tata cara umroh yang baik sehingga menjadikan ibadah kita bisa diterima oleh Allah s.w.t 1. Jika seseorang akan melaksanakan umrah, dianjurkan untuk mempersiapkan diri sebelum berihram dengan mandi sebagaimana seorang yang mandi junub, ... selengkapnya

7 Hotel Paling Dekat Masjidil Haram

9 August 2025 267x Artikel, Blog, Tips Umroh

Ibadah haji dan umrah bukan hanya soal perjalanan spiritual, tapi juga tentang kenyamanan. Setiap tahunnya, jutaan umat Islam dari berbagai negara datang ke Makkah, dan bagi banyak jemaah, hotel yang dekat Masjidil Haram jadi prioritas utama.Berikut deretan hotel mewah di Makkah yang tak hanya menawarkan fasilitas bintang lima, tapi juga jarak tempuh ke Masj... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.