Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Pemerintah Targetkan Bandara IKN Bisa Layani Penerbangan Umrah

Pemerintah berencana mengembangkan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tidak hanya melayani penerbangan domestik, namun juga mancanegara. Bandara tersebut rencananya juga kan dikembangakan untuk dapat melayani penerbangan ibadah haji, umrah dan perjalanan jarak jauh hingga ke Eropa dan Amerika Serikat.

“Kita ada pemikiran dan Pak Presiden (Jokowi) sudah setuju, ini untuk umum yang bisa digunakan untuk umrah, untuk penerbangan yang jarak jauh. Dari IKN sampai ke Eropa, ke Amerika,” kata Budi di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, seperti dikutip Detik, Sabtu (22/9).

Kendati demikian, pihaknya masih akan membahas lebih lanjut terkait dengan rencana memfungsikan Bandara IKN untuk umum. Pasalnya, pemerintahtengah mengkaji opsi pengelolaan bandara dengan menggandeng pihak swasta.

“Kita akan bahas lagi. Karena selain untuk umum yang sifatnya umum biasa, dan umum yang kita kolaborasikan dengan investasi yang baru, itu ada dua tahap,” ujarnya.

Rencananya, pemerintah akan melibatkan perusahaan asing untuk mengembangkan Bandara IKN melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Langkah serupa juga akan dikolaborasikan dengan Bandara Sepinggan di Balikpapan.

“Kami sedang bicara dengan investor dalam dan luar negeri, sebenarnya ini jadi satu kesempatan juga untuk melakukan KPBU,” tuturnya.

Meski demikian, Budi Karya mengatakan rencana Bandara IKN untuk penerbangan internasional itu masuk ke tahap dua pengembangan. Dia mengatakan saat ini pemerintah masih berfokus pada pengembangan tahap satu, yaitu Bandara IKN dapat melayani pendaratan pesawat kepresidenan dan umum untuk kepentingan IKN.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi sendiri diagendakan mendarat perdana di Bandara Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, pada Selasa siang, menggunakan pesawat kepresidenan dari Pontianak, Kalimantan Barat.

“Siang ini rencana Bapak Presiden akan mendarat perdana di Bandara IKN,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana di Jakarta, Selasa.

Yusuf mengatakan Presiden Jokowi menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ85 dari Pontianak menuju Bandara IKN.

Presiden dijadwalkan menuju IKN setelah meresmikan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) milik PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa pagi.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Jemaah Haji Indonesia akan Dilayani Bus Ramah Lansia dan Disabilitas

Jemaah Haji Indonesia akan Dilayani Bus Ramah Lansia dan Disabilitas di Tanah Suci

Untuk keamanan dan kenyamanan jemaah, bus dilengkapi pendingin udara, kulkas, toilet, pemecah kaca, P3K, apar, GPS, USB, ban cadangan, tombol pintu darurat, bagasi bawah dengan kapasitas memadai (untuk bawan 42 jemaah). Bus antar kota akan melayani rute: Bandara Madinah ke Hotel Madinah (dan sebaliknya), Hotel Madinah ke Hotel Makkah (dan sebaliknya), serta ... selengkapnya

Haji Khusus Menggunakan Kuota Haji Negara Republik Indonesia

Haji Khusus Menggunakan Kuota Haji Negara Republik Indonesia

31 December 2019 73x Kabar Mekkah

“Saya ingin mendaftar Haji ONH Plus agar tidak perlu antri. Di mana saya bisa mendaftar Haji ONH plus yang bisa langsung berangkat Haji tahun depan?” Jawab : Yang dulu dikenal sebagai Haji ONH Plus sekarang disebut Haji Khusus. Haji khusus juga menggunakan kuota Haji negara Indonesia. Jadi, meskipun ditangani oleh swasta kuota Haji Khusus juga... selengkapnya

Mau Aman Laksanakan Wukuf di Arafah? Jemaah

Mau Aman Laksanakan Wukuf di Arafah? Jemaah Haji Wajib Kantongi Tiga Dokumen Ini

3 June 2024 75x Artikel, Blog, Info Haji, Kabar Mekkah

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Nasrullah Jasam menegaskan bahwa untuk melakukan wukuf di Arafah jemaah harus mengantongi sejumlah dokumen. “Dokumen utama jemaah haji ada dua, yaitu paspor dan visa haji. Bukan visa selain haji. Ini harus diingat oleh para jemaah yang akan melaksanakan haji,” tutur Ketua PPIH Arab Saudi N... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.