60 Juta Umat Islam Kunjungi Masjid Suci
12 August 2025 56x Artikel, Blog, Kabar Mekkah
Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mencatat lebih dari 60 juta umat Islam mengunjungi dua masjid suci selama bulan Muharram 1447 Hijriah. Lonjakan kunjungan ini didukung jaringan layanan yang luas untuk memfasilitasi ibadah para jemaah dan peziarah.
Di Mekkah, Masjidil Haram menerima 27.531.599 jemaah, termasuk 47.823 orang yang melaksanakan salat di area Hateem, Hijr Ismail. Selama bulan tersebut, tercatat 7.857.270 orang menunaikan ibadah umrah.
Sementara di Madinah, Masjid Nabawi menyambut 21.576.200 jemaah. Dari jumlah tersebut, 1.122.368 orang menunaikan salat di Al Rawdah Al Sharifah, dan 2.110.375 orang berziarah untuk menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW serta dua sahabat beliau.
Dilansir dari kantor berita Saudi SPA, Pihak otoritas menegaskan komitmennya menjaga kenyamanan, kemudahan, dan ketenangan spiritual pengunjung sesuai arahan pimpinan Saudi. Angka tersebut disebut sebagai bukti konsistensi dalam meningkatkan pelayanan, menghilangkan hambatan, dan menyempurnakan fasilitas di kedua masjid suci.
Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi merilis laporan kedatangan jemaah umrah pada Kamis (8/8/2025). Hasilnya, jumlah jemaah yang masuk menggunakan visa umrah naik 30% dibanding periode yang sama tahun lalu. Penerbitan visa umrah juga meningkat 27%.
Untuk mendukung musim umrah, lebih dari 4.200 kontrak telah diteken antara penyelenggara umrah lokal dan agen internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat kesiapan operasional demi memberikan layanan optimal bagi jemaah.
Musim umrah resmi dimulai pada 14 Dzulhijjah 1446 H, dengan proses penerbitan visa difasilitasi melalui platform Nusuk — gerbang digital terpadu layanan pemerintah bagi jemaah dan pengunjung. Penerbitan izin di platform ini dimulai 15 Dzulhijjah 1446 H, memungkinkan jemaah memesan jadwal dan mengakses berbagai layanan dalam banyak bahasa.
Kementerian menilai tingginya minat jemaah umrah tahun ini tidak lepas dari kesuksesan penyelenggaraan haji 1446 H, yang diikuti peningkatan sistem operasional, infrastruktur teknologi, serta integrasi layanan.
Persiapan musim umrah juga telah dilakukan lebih awal bersama pihak berwenang, untuk memastikan kelancaran prosedur, peningkatan konten digital, dan standar keramahan serta keselamatan yang terus berkembang.
sumber : himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Bahas Haji dengan Mashariq , Himpuh Beri Kebebasan Anggota Jalin Kerja Sama dengan Syarikah Manapun
Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) terus melakukan pertemuan dengan sejumlah Syarikah atau perusahaan swasta penyedia layanan haji di Arab Saudi, salah satunya adalah Mashariq. Pertemuan tersebut merupakan upaya Himpuh menggali dan menyediakan informasi seluas-luasnya bagi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Anggota Himpuh, dalam rangka menya... selengkapnya
Kemenag Sempurnakan Regulasi Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji
Kementerian Agama tengah menyusun Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Sertifikasi Pembimbing Manasik. Penyusunan KMA ini merupakan penyempurnaan Pedoman sertifikasi pembimbing manasik haji yang ditetapkan berdasarkan Kepdirjen Nomor : D/223/2015 dan Kepdirjen Nomor :D/127/2016. KMA ini dibahas bersama oleh para Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah ... selengkapnya
Samira Travel Berangkatkan 375 Jamaah Umroh dari Bandara Kertajati
Bandara Kertajati di Majalengka kembali melayani dan melepas keberangkatan jemaah umrah. Sebanyak 375 jemaah Samira Travel berangkat dari Bandara Kertajati menuju Madinah (Arab Saudi). CEO dan Founder Samira Travel Fauzi Wahyu Muntoro, mengatakan, sebanyak 375 jamaah umroh berasal dari Jawa Barat, seperti Kawarang, Purwakarta, Bandung dan Jawa Tengah bagian ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com

