Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » 60 Juta Umat Islam Kunjungi Masjid Suci

 Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mencatat lebih dari 60 juta umat Islam mengunjungi dua masjid suci selama bulan Muharram 1447 Hijriah. Lonjakan kunjungan ini didukung jaringan layanan yang luas untuk memfasilitasi ibadah para jemaah dan peziarah.

Di Mekkah, Masjidil Haram menerima 27.531.599 jemaah, termasuk 47.823 orang yang melaksanakan salat di area Hateem, Hijr Ismail. Selama bulan tersebut, tercatat 7.857.270 orang menunaikan ibadah umrah.

Sementara di Madinah, Masjid Nabawi menyambut 21.576.200 jemaah. Dari jumlah tersebut, 1.122.368 orang menunaikan salat di Al Rawdah Al Sharifah, dan 2.110.375 orang berziarah untuk menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW serta dua sahabat beliau.

Dilansir dari kantor berita Saudi SPA, Pihak otoritas menegaskan komitmennya menjaga kenyamanan, kemudahan, dan ketenangan spiritual pengunjung sesuai arahan pimpinan Saudi. Angka tersebut disebut sebagai bukti konsistensi dalam meningkatkan pelayanan, menghilangkan hambatan, dan menyempurnakan fasilitas di kedua masjid suci.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi merilis laporan kedatangan jemaah umrah pada Kamis (8/8/2025). Hasilnya, jumlah jemaah yang masuk menggunakan visa umrah naik 30% dibanding periode yang sama tahun lalu. Penerbitan visa umrah juga meningkat 27%.

Untuk mendukung musim umrah, lebih dari 4.200 kontrak telah diteken antara penyelenggara umrah lokal dan agen internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat kesiapan operasional demi memberikan layanan optimal bagi jemaah.

Musim umrah resmi dimulai pada 14 Dzulhijjah 1446 H, dengan proses penerbitan visa difasilitasi melalui platform Nusuk — gerbang digital terpadu layanan pemerintah bagi jemaah dan pengunjung. Penerbitan izin di platform ini dimulai 15 Dzulhijjah 1446 H, memungkinkan jemaah memesan jadwal dan mengakses berbagai layanan dalam banyak bahasa.

Kementerian menilai tingginya minat jemaah umrah tahun ini tidak lepas dari kesuksesan penyelenggaraan haji 1446 H, yang diikuti peningkatan sistem operasional, infrastruktur teknologi, serta integrasi layanan.

Persiapan musim umrah juga telah dilakukan lebih awal bersama pihak berwenang, untuk memastikan kelancaran prosedur, peningkatan konten digital, dan standar keramahan serta keselamatan yang terus berkembang.

sumber : himpuh

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Masjidil Haram Siapkan Program Eksklusif untuk Jemaah Perempuan

Masjidil Haram Siapkan Program Eksklusif untuk Jemaah Perempuan

3 February 2026 933x Artikel, Blog, Info Saudi, Kabar Mekkah

Arab Saudi menyiapkan sistem layanan khusus bagi jemaah perempuan di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadhan. Melalui skema operasional terintegrasi, otoritas setempat menghadirkan puluhan program yang dirancang untuk memperkaya pengalaman ibadah perempuan di Tanah Suci. Program ini diluncurkan oleh unit urusan perempuan di bawah Presidency of Religio... selengkapnya

Pemerintah Arab Saudi akan melibatkan kelompok Pramuka untuk membantu jemaah haji selama di Makkah. Tim Pramuka tersebut telah dibekali cara menggunakan teknologi digital dan kode respons cepat di ponsel cerdas mereka untuk lebih membantu jamaah haji dengan panduan, navigasi di tempat, dan perencanaan rute di tempat-tempat suci Kerajaan. Dilansir dari arabnews Jumat (17/05) Tim Pramuka terlebih dahulu akan mengikuti kursus selama 10 hari yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan melalui Asosiasi Pramuka Arab Saudi untuk mematangkan kesiapan mereka dalam memberikan pelayanan terbaik pada jemaah. Tiga puluh dua peserta pelatihan dari empat pelopor pramuka saat ini terdaftar untuk menerima pelatihan. Mereka akan dibekali sebuah aplikasi pintar yang menyediakan perencanaan rute, navigasi dan panduan bagi para peziarah di tempat-tempat suci akan digunakan. Menjelaskan manfaat penggunaan teknologi digital dan kode QR selama perjalanan pramuka ke tempat-tempat suci, pemimpin pramuka Abdullah Alharthi mengatakan bahwa pendekatan ini membantu melindungi lingkungan dengan menghilangkan kebutuhan akan peta dan tanda-tanda kertas, dan menghindari kekacauan visual di ruang-ruang suci. Selain itu, sistem digital memastikan enkripsi pesan pramuka. SASA, yang bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk membantu jamaah haji setiap tahun, memainkan peran penting selama musim haji ketika setiap tahun pramuka dari seluruh penjuru Kerajaan berkumpul untuk membantu jamaah selama musim haji. Terlepas dari usia atau jenis kelamin, para relawan ini mencurahkan waktu dan tenaga mereka untuk memungkinkan jamaah menunaikan ibadah haji dengan mudah. Pramuka yang berafiliasi dengan Kementerian Haji dan Umrah terutama fokus membantu jamaah yang tersesat dengan memberikan bimbingan dan arahan, memastikan mereka mencapai kamp yang ditentukan dengan aman. Tahun lalu, menurut SASA, 3.500 pramuka ditempatkan di sekitar tempat suci di Makkah. Para relawan SASA mengatakan kepada Arab News bahwa mereka diklasifikasikan ke dalam dua kelompok umur: kategori pramuka tingkat lanjut dan kategori penjaga hutan. Kategori pramuka tingkat lanjut terdiri dari anggota pramuka berusia antara 15 dan 17 tahun. Kategori penjaga terdiri dari mereka yang berusia 18 hingga 22 tahun, termasuk pemimpin pramuka (150 di antaranya tahun lalu adalah perempuan) dan teman serta pionir SASA.

Tim Pramuka Saudi yang Siap Bantu Navigasi Jemaah

17 May 2024 89x Artikel, Info Samira, Kabar Mekkah

Pemerintah Arab Saudi akan melibatkan kelompok Pramuka untuk membantu jemaah haji selama di Makkah. Tim Pramuka tersebut telah dibekali cara menggunakan teknologi digital dan kode respons cepat di ponsel cerdas mereka untuk lebih membantu jamaah haji dengan panduan, navigasi di tempat, dan perencanaan rute di tempat-tempat suci Kerajaan. Dilansir dari arabne... selengkapnya

Jembatan Baru di Madinah Diresmikan, Akses ke Masjid Nabawi Semakin Lancar

Jembatan Baru di Madinah Diresmikan, Akses ke Masjid Nabawi Semakin Lancar

4 December 2023 152x Artikel, Kabar Mekkah

Jembatan Baru di Madinah Diresmikan, Akses ke Masjid Nabawi Semakin Lancar, Kota Madinah mengumumkan pembukaan jembatan di persimpangan Jalan Pangeran Nayef Bin Abdulaziz dan Jalan Al Salam. Pembukaan tersebut diumumkan setelah selesainya pengerjaan eksisting pada proyek yang memiliki panjang 1.250 meter linier tersebut. Jembatan ini dinilai sebagai salah sa... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.