Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Tips Menghindari Kepadatan Saat Melaksanakan Umroh

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membagikan tips untuk menghindari kepadatan dan melaksanakan ibadah umrah dengan nyaman di Masjidil Haram. Kementerian mengimbau jemaah memanfaatkan waktu yang tidak ramai untuk memudahkan ibadah umrah. Pihaknya menyebut jemaah bisa melihat indikator warna yang tertera pada aplikasi Nusuk.

“Aplikasi #Nusuk menggunakan kode warna untuk menunjukkan waktu optimal menunaikan umrah,” kata Kementerian Haji Umrah dalam platform media sosial X seperti dikutip, Senin (30/9/2024).

“Gunakan indikator warna untuk memilih momen yang ideal,” tulisnya.

Nusuk adalah platform resmi dari otoritas Arab Saudi untuk pelayanan ibadah haji dan umrah. Menurut informasi yang tertera pada situsnya, izin umrah, tawaf, hingga masuk Raudhah akan dikeluarkan oleh Nusuk.

Nusuk juga memberikan sejumlah informasi untuk memudahkan jemaah, salah satunya indikator warna yang menunjukkan tingkat kerumunan jemaah di Dua Masjid Suci.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyebut, ada tiga warna pada indikator Nusuk, yaitu hijau menunjukkan kerumunan ringan, kuning menunjukkan kerumunan sedang, dan merah kerumunan berat atau sangat padat. Jemaah bisa memilih waktu dengan tingkat kerumunan ringan atau pada lampu indikator hijau.

Selain menggunakan indikator warna untuk memilih waktu umrah, kementerian menegaskan agar jemaah tiba pada tanggal dan waktu yang telah ditentukan.

Berikut tips dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi secara rinci:

  1. Pilihlah waktu yang tidak terlalu ramai saat mengajukan izin umrah
  2. Pastikan Anda tiba pada tanggal dan waktu yang ditentukan
  3. Gunakan indikator warna untuk memilih momen yang ideal. Hijau menunjukkan kerumunan ringan, kuning sedang, dan merah berat atau sangat padat.

Diketahui, musim umrah 1446 H resmi dibuka setelah berakhirnya musim haji 1445 H yang dihadiri lebih dari 1,8 juta umat Islam. Otoritas Umum Statistik Arab Saudi (GASTAT) melaporkan total jemaah haji 2024 mencapai 1.833.164 orang dengan 1.611.310 berasal dari luar kerajaan dan 221.854 adalah jemaah berasal dari dalam negeri.

Arab Saudi sendiri mencatat rekor kunjungan umrah dari luar Kerajaan pada 2023 mencapai 13,55 juta orang. Jumlah ini meningkat 58 persen dari rekor sebelumnya pada 2019.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Menikmati Indahnya Kota Makkah

Menikmati Indahnya Kota Makkah dan Belajar Astronomi di Museum Menara Zam-zam

16 November 2023 140x Blog, Kabar Mekkah

Menikmati Indahnya Kota Makkah dan Belajar Astronomi di Museum Menara Zam-zam, Sebagai umat muslim, Makkah merupakan kota impian di mana kita bisa menjalani ibadah umrah dan haji. Selain menjadi tempat beribadah yang penuh makna, Makkah juga menawarkan keindahan alam, sejarah yang kaya hingga destinasi wisata yang mempesona. Salah satu destinasi wisata yang ... selengkapnya

Wakil Emir Pastikan Seluruh Layanan di Makkah Sudah Siap

Wakil Emir Pastikan Seluruh Layanan di Makkah Sudah Siap untuk Sambut Jemaah Haji 2024

17 May 2024 77x Artikel, Info Haji, Kabar Mekkah

Wakil Emir wilayah Makkah Pangeran Saud bin Mishal melakukan tur inspeksi ke situs-situs suci pada hari Kamis (16/05). Dalam Inspeksi tersebut, Pangeran Saud bin Mishal meninjau kemajuan persiapan  sejumlah instansi, departemen, dan fasilitas pemerintah dan swasta dalam menerima tamu-tamu Allah pada ibadah haji tahunan yang akan datang. Ditemani sejumlah p... selengkapnya

Palang Merah Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia yang Kena Serangan Jantung

Palang Merah Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia yang Kena Serangan Jantung

17 September 2024 68x Artikel, Blog, Tips Umroh

Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi (SRCA) berhasil menyelamatkan nyawa seorang jemaah umroh asal Indonesia yang mengalami serangan jantung di wilayah suci Al-Masaa, Masjidil Haram. Ia adalah seorang pria paruh baya berusia 50 tahun. Melansir Saudi Gazette, tim darurat SRCA tiba di lokasi dalam waktu empat menit setelah kejadian. Mereka menemukan pria tersebut ... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.