Thaif Dinobatkan Sebagai Kota Sehat oleh WHO untuk Kedua Kalinya
11 September 2024 107x Artikel, Blog, Kabar Mekkah
Kota Thaif di Provinsi Makkah Arab Saudi meraih pencapaian bersejarah dengan dinobatkan sebagai Kota Sehat (Healthy City) untuk kedua kalinya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dilansir dari Kantor Berita Saudi, SPA, Pengakuan bergengsi ini datang setelah Thaif berhasil memenuhi dan melampaui 80 standar ketat yang ditetapkan oleh WHO. Tonggak sejarah ini menggarisbawahi komitmen teguh kota tersebut untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan, yang mencerminkan keselarasannya dengan tujuan yang lebih luas dari Saudi Vision 2030.
Sertifikat akreditasi ‘Kota Sehat’ diserahkan kepada Pangeran Saud bin Nahar bin Saud bin Abdulaziz, Gubernur Taif, oleh Menteri Kesehatan Fahad Al-Jalajel.
Selama presentasi, Al-Jalajel menyoroti bahwa akreditasi ulang Taif merupakan bukti dukungan dan dedikasi yang tak tergoyahkan dari gubernur, serta upaya kolaboratif dari berbagai sektor dan masyarakat setempat. Pencapaian ini menandai validasi signifikan dari inisiatif dan kebijakan Taif yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Selain presentasi seremonial, Menteri Al-Jalajel melakukan kunjungan komprehensif ke beberapa fasilitas kesehatan di Taif. Kunjungannya dirancang untuk mengevaluasi kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada penduduk kota. Kunjungan ini tidak hanya memamerkan infrastruktur kesehatan kota yang canggih tetapi juga menekankan komitmen Kementerian untuk memastikan bahwa standar perawatan medis yang tinggi secara konsisten dipenuhi.
Kunjungan Menteri Al-Jalajel dan akreditasi ulang Taif mencerminkan dedikasi kepemimpinan Saudi untuk memajukan layanan kesehatan di seluruh Kerajaan. Komitmen ini selaras dengan tujuan Saudi Vision 2030, yang berupaya meningkatkan kualitas hidup dan hasil kesehatan secara keseluruhan bagi semua warga negara. Akreditasi ulang ini menjadi model bagi kota-kota lain, yang menunjukkan dampak positif dari pendekatan terkoordinasi terhadap kesehatan publik dan kesejahteraan masyarakat.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Haji 2023: Biaya Haji Jemaah 49,8 Juta, Lunas Tunda 2020 Tidak Perlu Nambah
Jakarta (Kemenag) — Pemerintah dan DPR telah sepakat Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler. Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per Jemaah sebesar Rp4... selengkapnya
Sepenggal Tauladan Siti Hajar, Sejarah Air Zam Zam
Sepenggal Tauladan Siti Hajar, Sejarah Air Zam Zam, ibadah haji atau umroh pasti melakukan sa’i. Sa’i adalah berlari-lari kecil di antara kedua bukit, sebanyak tujuh kali (bolak-balik) dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya. Melakukan hat tersebut menjadi salah satu dari rukun haji dan umrah, yakni melaksanakan Sa’i. Ketika melintasi Bathnul... selengkapnya
Kota Jeddah dan Sejarahnya
Kota Jeddah dan Sejarahnya Kota Jeddah (bahasa Arab: جدة, transliterasi: Jiddah atau Jeddah) adalah kota terbesar kedua di Arab Saudi setelah Riyadh, dan merupakan pintu gerbang utama menuju dua kota suci dalam Islam: Makkah dan Madinah. Kota ini terletak di pesisir barat Arab Saudi, di tepi Laut Merah, dan menjadi pusat komersial serta pelabuhan utama... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8553-3176, 0821-2658-676 -
Whatsapp
08212658676 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar