Thaif Dinobatkan Sebagai Kota Sehat oleh WHO untuk Kedua Kalinya
11 September 2024 66x Artikel, Blog, Kabar Mekkah
Kota Thaif di Provinsi Makkah Arab Saudi meraih pencapaian bersejarah dengan dinobatkan sebagai Kota Sehat (Healthy City) untuk kedua kalinya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dilansir dari Kantor Berita Saudi, SPA, Pengakuan bergengsi ini datang setelah Thaif berhasil memenuhi dan melampaui 80 standar ketat yang ditetapkan oleh WHO. Tonggak sejarah ini menggarisbawahi komitmen teguh kota tersebut untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan, yang mencerminkan keselarasannya dengan tujuan yang lebih luas dari Saudi Vision 2030.
Sertifikat akreditasi ‘Kota Sehat’ diserahkan kepada Pangeran Saud bin Nahar bin Saud bin Abdulaziz, Gubernur Taif, oleh Menteri Kesehatan Fahad Al-Jalajel.
Selama presentasi, Al-Jalajel menyoroti bahwa akreditasi ulang Taif merupakan bukti dukungan dan dedikasi yang tak tergoyahkan dari gubernur, serta upaya kolaboratif dari berbagai sektor dan masyarakat setempat. Pencapaian ini menandai validasi signifikan dari inisiatif dan kebijakan Taif yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Selain presentasi seremonial, Menteri Al-Jalajel melakukan kunjungan komprehensif ke beberapa fasilitas kesehatan di Taif. Kunjungannya dirancang untuk mengevaluasi kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada penduduk kota. Kunjungan ini tidak hanya memamerkan infrastruktur kesehatan kota yang canggih tetapi juga menekankan komitmen Kementerian untuk memastikan bahwa standar perawatan medis yang tinggi secara konsisten dipenuhi.
Kunjungan Menteri Al-Jalajel dan akreditasi ulang Taif mencerminkan dedikasi kepemimpinan Saudi untuk memajukan layanan kesehatan di seluruh Kerajaan. Komitmen ini selaras dengan tujuan Saudi Vision 2030, yang berupaya meningkatkan kualitas hidup dan hasil kesehatan secara keseluruhan bagi semua warga negara. Akreditasi ulang ini menjadi model bagi kota-kota lain, yang menunjukkan dampak positif dari pendekatan terkoordinasi terhadap kesehatan publik dan kesejahteraan masyarakat.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Aturan Saat Mengambil Gambar di Masjidil Haram
Menjalankan rangkaian ibadah haji dan umrah tentu merupakan salah satu momen yang paling sakral, namun juga membahagiakan bagi kita sebagai umat muslim. Maka tak heran disela-sela pelaksanaanya, kita ingin mengabadikan momen tersebut dalam sebuah gambar foto sebagai bentuk kenang-kenangan berharga untuk disimpan. Meski begitu, patut diketahui ada sejumlah at... selengkapnya
Travel Agent Jual Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenag: Patut Diwaspadai!
Kementerian Agama (Kemenag) masih menetapkan harga Rp26 juta sebagai biaya paket umrah dengan standar layanan paling minimal. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag, Nur Arifin menyebut, apabila ada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menjual harga paket di bawah itu, maka patut untuk diwaspadai. “Sampai saat ini kita masih menetapka... selengkapnya
Menyambut Baik Usulan Penyembelihan Hewan Dam di Tanah Air
Dam adalah denda yang harus dibayar saat seseorang menunaikan ibadah haji karena beberapa sebab. Salah satunya adalah saat jemaah memilih untuk menunaikan ibadah haji Tamattu’ (menjalankan umrah terlebih dahulu, baru kemudian menunaikan ibadah haji). Haji Tamattu’ menjadi pilihan mayoritas jemaah haji Indonesia. Menteri Agama Nasaruddin Umar berbagi kisa... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar