Thaif Dinobatkan Sebagai Kota Sehat oleh WHO untuk Kedua Kalinya
11 September 2024 47x Artikel, Blog, Kabar Mekkah
Kota Thaif di Provinsi Makkah Arab Saudi meraih pencapaian bersejarah dengan dinobatkan sebagai Kota Sehat (Healthy City) untuk kedua kalinya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dilansir dari Kantor Berita Saudi, SPA, Pengakuan bergengsi ini datang setelah Thaif berhasil memenuhi dan melampaui 80 standar ketat yang ditetapkan oleh WHO. Tonggak sejarah ini menggarisbawahi komitmen teguh kota tersebut untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan, yang mencerminkan keselarasannya dengan tujuan yang lebih luas dari Saudi Vision 2030.
Sertifikat akreditasi ‘Kota Sehat’ diserahkan kepada Pangeran Saud bin Nahar bin Saud bin Abdulaziz, Gubernur Taif, oleh Menteri Kesehatan Fahad Al-Jalajel.
Selama presentasi, Al-Jalajel menyoroti bahwa akreditasi ulang Taif merupakan bukti dukungan dan dedikasi yang tak tergoyahkan dari gubernur, serta upaya kolaboratif dari berbagai sektor dan masyarakat setempat. Pencapaian ini menandai validasi signifikan dari inisiatif dan kebijakan Taif yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Selain presentasi seremonial, Menteri Al-Jalajel melakukan kunjungan komprehensif ke beberapa fasilitas kesehatan di Taif. Kunjungannya dirancang untuk mengevaluasi kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada penduduk kota. Kunjungan ini tidak hanya memamerkan infrastruktur kesehatan kota yang canggih tetapi juga menekankan komitmen Kementerian untuk memastikan bahwa standar perawatan medis yang tinggi secara konsisten dipenuhi.
Kunjungan Menteri Al-Jalajel dan akreditasi ulang Taif mencerminkan dedikasi kepemimpinan Saudi untuk memajukan layanan kesehatan di seluruh Kerajaan. Komitmen ini selaras dengan tujuan Saudi Vision 2030, yang berupaya meningkatkan kualitas hidup dan hasil kesehatan secara keseluruhan bagi semua warga negara. Akreditasi ulang ini menjadi model bagi kota-kota lain, yang menunjukkan dampak positif dari pendekatan terkoordinasi terhadap kesehatan publik dan kesejahteraan masyarakat.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
PBNU Sebut Orang Berhaji dengan Visa Non Haji Berdosa, Ini Lima Alasannya
Sejumlah ulama yang tergabung dalam Pengurus Besar Harian Syuriyah Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan bahwa haji dengan visa non haji atau tidak prosedural itu sah, tetapi cacat dan pelakunya berdosa. Keputusan ini menjadi salah satu hasil musyawarah Pengurus Besar Harian Syuriyah NU yang digelar pada 28 Mei 2024 di Jakarta. “Musyawarah Pengurus Besar Harian ... selengkapnya
Wakil Emir Pastikan Seluruh Layanan di Makkah Sudah Siap untuk Sambut Jemaah Haji 2024
Wakil Emir wilayah Makkah Pangeran Saud bin Mishal melakukan tur inspeksi ke situs-situs suci pada hari Kamis (16/05). Dalam Inspeksi tersebut, Pangeran Saud bin Mishal meninjau kemajuan persiapan sejumlah instansi, departemen, dan fasilitas pemerintah dan swasta dalam menerima tamu-tamu Allah pada ibadah haji tahunan yang akan datang. Ditemani sejumlah p... selengkapnya
Dorong Peningkatan Layanan Kepada Jemaah, Saudi Akan Gelar Konferensi dan Pameran Haji Umrah di Jeddah
Kerajaan Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Konferensi dan Pameran Layanan Haji dan Umrah ketiga yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman jemaah haji dan umrah di Dua Masjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dilansir dari Saudi Press Agency (SPA) pada Senin (25/12/2023), Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah di bawah naungan ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar