Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Lakukan Shalat atau Thawaf Dulu saat Berada di Masjidil Haram?

Mengunjungi Makkah sebagai kota suci umat Islam menjadi impian setiap Muslim. Saat berada di Masjidil Haram, ada yang mengutamakan melakukan shalat, dan ada juga ada yang melakukan thawaf. Lebih utama manakah antara shalat atau thawaf? Dilansir dari laman bincangsyariah, Menurut Syekh Abu Bakar Syatha dalam I‘anatut Thalibin, ulama berbeda pendapat mengenai hal tersebut.

اختلف العلماء في الصلاة والطواف في المسجد الحرام – أيهما أفضل؟ فقال ابن عباس وسعيد بن جبير وعطاء ومجاهد: الصلاة لأهل مكة أفضل، وأما الغرباء، فالطواف لهم أفضل. وقال بعضهم: الطواف أفضل مطلقا.

Ulama berbeda pendapat mengenai keutamaan shalat dan thawaf di masjidil haram. Manakah yang lebih utama di antara keduanya? Ibnu Abbas, Sa‘id bin Jubair, ‘Atha, dan Mujahid berpendapat bahwa shalat bagi penduduk asli Mekah itu lebih utama. Bagi pengembara, thawaf itu lebih utama baginya. Namun, bagi sebagian ulama, thawaf itu lebih utama secara mutlak.

واختلفوا أيضا في أن الطواف بعد صلاة الصبح أفضل، أو الجلوس إلى طلوع الشمس مع الاشتغال بالذكر أفضل؟ فقال كثيرون – منهم الشهاب الرملي – إن الطواف أفضل.

Ulama juga berbeda pendapat manakah yang lebih utama antara thawaf atau duduk berzikir sampai terbit matahari setelah shalat Subuh? Kebanyakan ulama, di antaranya Shihabud Din al-Ramli, berpendapat bahwa thawaf itu lebih utama. 

وقال آخرون إن الجلوس أفضل، واستصوبه ابن حجر مؤيدا له بأنه صح أن: من صلى الصبح، ثم قعد يذكر الله تعالى إلى أن تطلع الشمس، ثم صلى ركعتين، كان له أجر حجة وعمرة تامتين.

Ulama lain berpendapat, duduk berzikir sampai terbit matahari itu justru lebih utama. Ibnu Hajar membenarkan pendapat ini karena berdasarkan hadis, “Orang yang shalat Subuh, kemudian duduk berzikir pada Allah sampai terbit matahari, shalat dua rakaat, baginya itu mendapatkan pahala satu kali haji dan satu kai umrah secara sempurna.”

ولم يرد في الأحاديث الصحيحة في الطواف ما يقارب ذلك، وبأن بعض الأئمة كره الطواف بعد صلاة الصبح، ولم يكره أحد تلك الجلسة، بل أجمعوا على ندبها، وعظيم فضلها. وحمل الأولون القعود في الحديث المذكور: على استمرار الذكر وعدم تركه. قالوا: والطواف: فيه الذكر والطواف، فقد جمع بين الفضليتين.

Tidak terdapat di dalam hadis-hadis sahih mengenai thawaf yang menandingi amalan duduk berzikir. Selain itu, sebagian ulama memakruhkan pelaksanaan thawaf setelah shalat Subuh. Tidak ada satu pun ulama yang memakruhkan duduk berzikir setelah shalat Subuh, bahkan mereka telah sepakat atas kesunahannya dan memiliki ganjaran yang besar. Ulama-ulama klasik terawal itu berpendapat bahwa duduk berzikir yang disunahkan dalam hadis itu bila dilakukan secara terus menerus dan tidak terputus aktivitas lain. Thawaf pun dapat setara dengan duduk berzikir, karena terdapat dua keutamaan, yaitu thawaf dan bacaan zikir thawaf.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Umroh Mudah

Umroh Mudah Terpercaya dan Pasti Berangkat

14 January 2025 158x Artikel, Blog, Info Samira, Tips Umroh

mari kita bahas tentang umroh mudah! Umroh Mudah: Panduan Lengkap untuk Ibadah yang Khusyuk Umroh adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan niat yang tulus dan persiapan yang matang, perjalanan spiritual ini bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Mengapa Umroh Disebut Mudah? Meskipun perjalanan ke Tanah Suci memerlukan persiapan yang cuk... selengkapnya

Fase Pertama Kepulangan, 42.605 Jemaah Tiba di Tanah Air

Fase Pertama Kepulangan, 42.605 Jemaah Tiba di Tanah Air

12 July 2023 115x Info Haji, Info Samira, Tips Umroh

Jakarta (PHU)—Fase kepulangan jemaah haji, hingga tanggal 10 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah gelombang I yang telah tiba di Tanah Air berjumlah 42.605 orang, tergabung dalam 111 kelompok terbang. “Hari ini, 11 Juli  2023 jemaah  gelombang I yang diberangkatkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah berjumlah 7.299 jemaah atau ... selengkapnya

Sempat Jalani Perawatan Medis, Pangeran MBS

Sempat Jalani Perawatan Medis, Pangeran MBS Pastikan Kondisi Raja Salman Kian Membaik

22 May 2024 57x Artikel, Kabar Mekkah

Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed Bin Salman (MBS) memastikan kondisi Raja Salman Bin Abdulaziz sudah semakin membaik. Hal itu disampaikan Pangeran MBS saat memimpin Rapat Mingguan Dewan Menteri di Jeddah, Selasa (21/5/2024) kemarin. Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendoakan serta menyampaik... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.