Lakukan Shalat atau Thawaf Dulu saat Berada di Masjidil Haram?
4 October 2024 94x Artikel, Blog, Info Haji, Tips for travellers, Tips Umroh
Mengunjungi Makkah sebagai kota suci umat Islam menjadi impian setiap Muslim. Saat berada di Masjidil Haram, ada yang mengutamakan melakukan shalat, dan ada juga ada yang melakukan thawaf. Lebih utama manakah antara shalat atau thawaf? Dilansir dari laman bincangsyariah, Menurut Syekh Abu Bakar Syatha dalam I‘anatut Thalibin, ulama berbeda pendapat mengenai hal tersebut.
اختلف العلماء في الصلاة والطواف في المسجد الحرام – أيهما أفضل؟ فقال ابن عباس وسعيد بن جبير وعطاء ومجاهد: الصلاة لأهل مكة أفضل، وأما الغرباء، فالطواف لهم أفضل. وقال بعضهم: الطواف أفضل مطلقا.
Ulama berbeda pendapat mengenai keutamaan shalat dan thawaf di masjidil haram. Manakah yang lebih utama di antara keduanya? Ibnu Abbas, Sa‘id bin Jubair, ‘Atha, dan Mujahid berpendapat bahwa shalat bagi penduduk asli Mekah itu lebih utama. Bagi pengembara, thawaf itu lebih utama baginya. Namun, bagi sebagian ulama, thawaf itu lebih utama secara mutlak.
واختلفوا أيضا في أن الطواف بعد صلاة الصبح أفضل، أو الجلوس إلى طلوع الشمس مع الاشتغال بالذكر أفضل؟ فقال كثيرون – منهم الشهاب الرملي – إن الطواف أفضل.
Ulama juga berbeda pendapat manakah yang lebih utama antara thawaf atau duduk berzikir sampai terbit matahari setelah shalat Subuh? Kebanyakan ulama, di antaranya Shihabud Din al-Ramli, berpendapat bahwa thawaf itu lebih utama.
وقال آخرون إن الجلوس أفضل، واستصوبه ابن حجر مؤيدا له بأنه صح أن: من صلى الصبح، ثم قعد يذكر الله تعالى إلى أن تطلع الشمس، ثم صلى ركعتين، كان له أجر حجة وعمرة تامتين.
Ulama lain berpendapat, duduk berzikir sampai terbit matahari itu justru lebih utama. Ibnu Hajar membenarkan pendapat ini karena berdasarkan hadis, “Orang yang shalat Subuh, kemudian duduk berzikir pada Allah sampai terbit matahari, shalat dua rakaat, baginya itu mendapatkan pahala satu kali haji dan satu kai umrah secara sempurna.”
ولم يرد في الأحاديث الصحيحة في الطواف ما يقارب ذلك، وبأن بعض الأئمة كره الطواف بعد صلاة الصبح، ولم يكره أحد تلك الجلسة، بل أجمعوا على ندبها، وعظيم فضلها. وحمل الأولون القعود في الحديث المذكور: على استمرار الذكر وعدم تركه. قالوا: والطواف: فيه الذكر والطواف، فقد جمع بين الفضليتين.
Tidak terdapat di dalam hadis-hadis sahih mengenai thawaf yang menandingi amalan duduk berzikir. Selain itu, sebagian ulama memakruhkan pelaksanaan thawaf setelah shalat Subuh. Tidak ada satu pun ulama yang memakruhkan duduk berzikir setelah shalat Subuh, bahkan mereka telah sepakat atas kesunahannya dan memiliki ganjaran yang besar. Ulama-ulama klasik terawal itu berpendapat bahwa duduk berzikir yang disunahkan dalam hadis itu bila dilakukan secara terus menerus dan tidak terputus aktivitas lain. Thawaf pun dapat setara dengan duduk berzikir, karena terdapat dua keutamaan, yaitu thawaf dan bacaan zikir thawaf.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Cara Arab Saudi Jaga Kualitas Udara dan Lingkungan di Masjdil Haram
Cara Arab Saudi Jaga Kualitas Udara dan Lingkungan di Masjdil Haram, Sebagai tuan rumah yang menjamu tamu-tamu Allah dari seluruh dunia, Arab Saudi selalu berupaya untuk memberikan layanan terbaik yang bisa memberi kenyamanan, kemudahan, keamanan hingga aspek kebersihan udara dan lingkungan di Dua Masjid Suci. Arab Saudi ingin selalu memastikan bahwa dua tem... selengkapnya
Mina Segera Resmikan 12 Tower Hunian untuk Akomodasi Jemaah Haji
Mina Segera Resmikan 12 Tower Hunian untuk Akomodasi Jemaah Haji, Dua belas menara tempat tinggal di Mina Arab Saudi sedang dibangun dan akan siap untuk musim haji berikutnya, ini menandai langkah besar dalam meningkatkan fasilitas akomodasi bagi jamaah, kata penasihat Komite Nasional Haji dan Umrah, Saad Al Qurashi. Mina adalah sebuah lembah berjarak enam k... selengkapnya
Miqat, Titik Awal Bagi Jamaah Haji dan Umrah
Umat Islam yang hendak melaksanakan haji atau umrah diwajibkan berihram dari miqat yang telah ditentukan. Dari tempat inilah, jamaah mengawali perjalanan spiritual di Tanah Suci. Dan Miqat yang ditandai dengan mengenakan kain ihram menjadi tanda bagi jamaah untuk mentaati segala aturan dan hukum dalam berhaji dan berumrah. Miqat secara harfiah berarti batas ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8553-3176, 0821-2658-676 -
Whatsapp
08212658676 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar