
Wacana penggabungan dua lembaga penting dalam penyelenggaraan haji, yakni Badan Penyelenggara Haji (BPH) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), mendapat penolakan tegas dari DPR RI.
Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mengambil opsi peleburan BPKH ke dalam struktur BPH sebagaimana sempat diusulkan dalam revisi UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji dan UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
“Kita meyakini pemisahan ini penting. Karena kalau dia yang pegang uang, lalu dia juga yang belanja itu cukup rawan,” tegas Marwan saat dikonfirmasi, Jumat (6/8).
Menurutnya, memisahkan fungsi pengelolaan keuangan dan pelaksanaan ibadah haji adalah langkah strategis untuk menghindari konflik kepentingan dan menjaga akuntabilitas lembaga.
Saat ini, lanjut Marwan, Komisi VIII DPR masih terus mendalami format ideal dalam pemisahan kedua fungsi tersebut. Prosesnya melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah.
“Nanti kita lihat pendapat masyarakat, dan pemerintah. Tapi untuk sementara ini Komisi VIII menginginkan pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan haji harus dipisah,” jelasnya.
Sebelumnya, wacana peleburan sempat dilontarkan oleh Kepala BP Haji, Muchamad Yusuf Irfan. Dalam usulannya, ia menawarkan dua opsi kelembagaan terkait pengelolaan haji dan keuangannya.
Pertama, peleburan antara BPKH dan BP Haji sebagaimana disebut dalam instruksi Presiden. Dalam skema ini, BP Haji akan menjadi otoritas tunggal dalam seluruh aspek penyelenggaraan haji, termasuk pengelolaan keuangan.
Kedua, BPKH tetap menjadi lembaga terpisah namun berada di bawah koordinasi BP Haji. Opsi ini, menurut Yusuf, ditujukan untuk menyederhanakan sistem birokrasi dalam pengelolaan haji nasional.
Namun demikian, DPR tampaknya masih memegang teguh prinsip pemisahan fungsi, sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjaga integritas pengelolaan dana jemaah.
sumber : himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Arab Saudi Siap Sambut 10 Juta Jemaah Umrah Luar Negari Tahun 1445 H
Arab Saudi sudah siap menyambut 10 juta jemaah umrah dari berbagai belahan dunia pada musim umrah tahun 1445 H. Saat ini, Arab Saudi telah membuka sistem pengajuan visa umrah, dan akan mulai menerima kedatangan jemaah pada 29 Juli 2023 atau bertepatan dengan 1 Muharram 1445 H. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga telah menerbitkan... selengkapnya
BPKH Ajak Masyarakat Daftar Haji Sejak Muda
Dari tahun ke tahun antusias masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji semakin tinggi. Hal ini memicu mengularnya antrean haji reguler yang berkisar sampai sekitar 20 tahun bahkan lebih. Di tengah panjangnya antrean haji itu, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengajak masyarakat untuk daftar haji di usia muda. Supaya kondisi fisiknya tetap prima... selengkapnya
Update Harga Hewan Kurban 2022 Samira Farm
Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada tanggal 9 Juli 2022, yang merupakan momen hewan qurban disembelih. Menjelang Idul Adha 1443 H, terdapat update harga hewan qurban 2022 yang harus diketahui oleh Anda bagi yang ingin berqurban. Dirilisnya daftar harga hewan qurban 2022 ini langsung dari perternakan Samira Farm langsung, pada Sabtu, 4 Juni... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com

