Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) menutup kemungkinan penggunaan teknologi modifikasi awan dari Provinsi Thaif ke Kota Suci Makkah untuk mengurangi suhu panas pada musim haji tahun ini.
Juru Bicara Pusat NCM, Hussein Al-Qahtani menyebut bahwa teknologi itu baru bisa dimanfaatkan untuk ibadah haji di masa depan jika disetujui oleh otoritas terkait.
“Idenya sendiri belum terkristalisasi karena masih dalam tahap awal. Ide tersebut perlu kajian mendalam oleh para ahli sebelum diimplementasikan untuk ibadah haji tahunan di masa depan,” ujarnya.
Menurut Al-Qahtani teknologi modifikasi awan ini dapat membantu memastikan tingkat kesejukan yang luar biasa di atmosfer Mina, Arafah dan Muzdalifah selama musim haji, ujarnya.
Perlu dicatat bahwa penyemaian awan adalah teknik modifikasi cuaca yang meningkatkan kemampuan awan untuk menghasilkan hujan atau salju dengan memasukkan inti es kecil ke dalam jenis awan subbeku tertentu.
Saudi Regional Cloud Seeding Program telah melaksanakan sebanyak 451 penerbangan untuk cloud seeding dan penelitian dengan total 1.424 jam terbang selama tahun 2023.
Jumlah tersebut meliputi 415 penerbangan untuk cloud seeding dengan waktu terbang 1.312:45 dan 36 penerbangan untuk penelitian dengan durasi jam terbang 111:29.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Hukum Pembiayaan Dana Umroh – Ust Erwandi
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=KiddTQqCPBk[/embedyt] selengkapnya
Thaif Dinobatkan Sebagai Kota Sehat oleh WHO untuk Kedua Kalinya
Kota Thaif di Provinsi Makkah Arab Saudi meraih pencapaian bersejarah dengan dinobatkan sebagai Kota Sehat (Healthy City) untuk kedua kalinya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dilansir dari Kantor Berita Saudi, SPA, Pengakuan bergengsi ini datang setelah Thaif berhasil memenuhi dan melampaui 80 standar ketat yang ditetapkan oleh WHO. Tonggak sejarah in... selengkapnya
Kemenag-Panja BPIH sepakati Biaya Haji Tahun 2024 Rp93,4 Juta, Jemaah Haji Bayar Rp56 Juta
Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1445 H/2024 M menyepakati biaya haji 2024 Rp 93,4 juta per jemaah. Dari komposisi Rp93,4 juta tersebut, disepakati biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2024 yang harus dibayarkan jemaah haji adalah sebesarRp 56.046.172 atau sebesar 60 persen dari jumlah BPIH. Hal tersebut diputuskan dalam r... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar