Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Etika yang Benar Ketika Meminum Air Zamzam

Pemerintah Saudi kembali menekankan pentingnya mematuhi rangkaian pedoman dan etika saat minum air Zamzam yang diberkahi di dua masjid paling suci umat Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Kementerian Haji dan Umrah menyarankan para jamaah untuk merasa tenang, tidak terburu-buru dan mencari berkah saat minum Zamzam.

“Zamzam adalah air yang diberkahi yang kita minum dengan tenang,” kata Kementerian Haji Umrah melalui akun media sosial X @MoHU_En.

Saran lainnya termasuk menyebut nama Allah SWT, minum dengan tangan kanan, dan menjaga kebersihan.

Selain itu, para jamaah diimbau untuk menghindari menumpahkan air, atau berwudhu dari keran air menggunakan Zamzam.

“Bersikaplah beradab. Letakkan gelas bekas (untuk dibuang) di tempat yang telah ditentukan, bersikaplah altruistik, dan hindari berdesak-desakan,” tulis Kementerian Haji.

Bagi Umat Muslim Air zamzam diyakini memiliki banyak keberkahan. Hal inilah yang membuat air zamzam diburu banyak umat Muslim ketika menjalankan ibadah umrah atau haji.

Dalam salah satu riwayat air zamzam bahkan disebut bisa menyembuhkan penyakit sebagaimana hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik air di muka bumi ialah air zamzam. Air zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit.” (HR dari Ibnu Abbas).

Kemunculan air zamzam didasarkan pada kisah Nabi Ibrahim yang menerima mandat dari Allah Swt untuk mengasingkan istrinya Siti Hajar dan anaknya Ismail kecil. Ditengah perjalanannya menuju Ka’bah, dengan panas teriknya matahari ditengah padang pasir Siti Hajar dan Ismail kecil kehausan dan kelaparan, bahkan Ismail kecil menangis tak henti-hentinya. Beberapa biji kurma dan air sebagai bekal dari Ibrahim juga telah habis.

Tidak tega melihat Ismail kecil menangis, Siti Hajar berusaha mencari air dengan berlari dari Bukit Safa ke Bukit Marwah terus menerus. Tercatat Siti Hajar berlari sebanyak tujuh kali. Dan inilah yang kemudian menjadi rukun haji saat ini yaitu Sai. Setelah itu, atas izin Allah kaki kecil Nabi Ismail menghentak ke tanah dan muncul lah mata air yang menyegarkan untuk mereka. Dan itu lah air zamzam yang selalu mengalir dan tidak pernah kering.  

Sesuai namanya dalam bahasa arab, air zamzam memiliki makna melimpah atau banyak, maka tidak heran air tersebut sampai saat ini terus melimpah ruah tidak pernah kekeringan. Ketika hendak meminum air zamzam disunnahkan untuk membaca doa, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad dari Jabir RA disebutkan,


مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ


Artinya: “Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya.” (HR Ibnu Majah)

Tags:

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Pesona Sejarah dan Ibadah di Masjid Quba

Pesona Sejarah dan Ibadah di Masjid Quba

28 August 2023 63x Artikel, Blog, Kabar Mekkah, Tips Umroh

Pesona Sejarah dan Ibadah di Masjid Quba, Madinah merupakan kota yang dirindukan banyak insan. Kota ini memiliki berbagai keutamaan dan keistimewaan serta menjadi tujuan singgah peziarah dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Indonesia. Terlebih pada setiap musim haji. Khusus bagi jemaah haji Indonesia, selama di Madinah mereka akan melaksanakan salat be... selengkapnya

zamzam

Etika yang Benar Ketika Meminum Air Zamzam

19 November 2024 81x Artikel, Blog, Info Saudi

Pemerintah Saudi kembali menekankan pentingnya mematuhi rangkaian pedoman dan etika saat minum air Zamzam yang diberkahi di dua masjid paling suci umat Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kementerian Haji dan Umrah menyarankan para jamaah untuk merasa tenang, tidak terburu-buru dan mencari berkah saat minum Zamzam. “Zamzam adalah air yang diberkah... selengkapnya

tertib

Menhaj Saudi Sebut Jemaah Indonesia Paling Tertib dan Taat Aturan

21 January 2025 50x Artikel, Blog, Info Saudi, Tips Umroh

Pemerintah Arab Saudi mengapresiasi Indonesia karena memiliki jemaah haji paling rapi, tertib, dan taat aturan. Kabar ini disampaikan Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi’i, setibanya di Indonesia usai melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi. Menurut Wamenag, apresiasi tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al- Rabiah.... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.