Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Komitmen Saudi Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Jemaah Indonesia

Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta mengelar perayaan peringatan Hari Nasional ke-94 Kerajaan Arab Saudi di Jakarta pada Selasa (24/09) malam. Dalam kesempatan tersebut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, Republik Demokratik Timor Leste, Faisal Abdullah H. Amodi menyampaikan rasa syukurnya atas hubungan diplomatik yang selalu berjalan baik dengan Pemerintah RI.

Dubes juga menyampaikan kebanggaan dari Kerajaan Arab Saudi dalam melayani tamu-tamu Allah khususnya para jemaah dari Indonesia sekaligus menegaskan komitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada para jemaah.

“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sejak didirikan mendiang Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud, hingga masa pemerintahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud telah berbakti kepada agama Islam dan kaum Muslimin di segala bidang, terutama dalam melayani para tamu Allah dari seluruh dunia termasuk Indonesia,” kata Faisal Abdullah H. Amodi.

Hal itu, katanya, merupakan sebuah kehormatan atas anugerah yang diberikan Allah kepada pemerintah dan rakyat Kerajaan Arab Saudi, di mana selama 2023 lalu telah menerima sebanyak dua juta pengunjung dari Indonesia, termasuk lebih dari 240.000 jamaah haji.

“Kedua negara melakukan koordinasi dan pengaturan pada tataran tingkat tinggi, yaitu melalui kebijakan Inisiatif Jalan Makkah yang sudah diberlakukan di sejumlah bandara di Indonesia guna memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi para jamaah haji ke Baitullah,” katanya.

Dubes menambahkan bahwa Indonesia dan Arab Saudi terus berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi, termasuk terkait pelaksanaan haji dan efisiensi dalam berbagai isu.Tentu semua menyadari status keagamaan, politik, dan budaya yang dimiliki oleh Kerajaan Arab Saudi, bobot ekonomi dan finansial, letak geografisnya yang strategis, dan masa depan cerah menanti. Hal ini  tercermin di kawasan Timur Tengah melalui Visi 2030-nya, yang berlandaskan pada tiga pilar.

Adapun tiga pilar itu termasuk masyarakat yang penuh semangat, Ekonomi yang maju dan bangsa yang ambisius dalam menggapai mimpinya. Kenyataan ini telah menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara G20 pada semua sektor, termasuk sektor pariwisata, yang telah menarik lebih dari 100 juta wisatawan manca negara selama tahun
2023.

“Sejak dimulainya pada tahun 1948, yaitu sekitar 77 tahun yang lalu, hubungan antara Kerajaan Arab Saudi dan Republik Indonesia telah ditandai oleh perkembangan dan pertumbuhan di berbagai bidang, terdapat banyak bukti menonjol tentang dalamnya hubungan ini, kematangan dan pencapaian yang dapat memenuhi kepentingan kedua negara,” imbuh Dubes Alamodi.

Kerajaan Arab Saudi, negeri Dua Kota Suci, memiliki hubungan yang erat, karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah umat Islam terbesar, dan edua negara merupakan anggota aktif pada Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Kelompok G20.

“Kedua negara memiliki hubungan yang menonjol di tingkat Masyarakat (social level). Hubungan kedua negara terus mengalami perkembangan yang luar biasa di semua tingkatan, dimulai dengan kunjungan kenegaraan Pelayan Dua Kota Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, ke Indonesia pada tahun 2017 kemudian diikuti dengan kunjungan Yang Mulia Presiden Indonesia Joko Widodo ke Arab Saudi pada tahun 2019,” tambah Dubes Alamodi.

Tidak lupa juga dengan kunjungan Presiden Jokowi ke Kerajaan Arab Saudi pada Oktober 2023 dengan dua kunjungan resmi untuk menandatangani dokumen Dewan Koordinasi Tertinggi Saudi-Indonesia yang dipimpin oleh para pemimpin kedua negara, dan menyelenggarakan pertemuan puncak bersejarah di Riyadh antara negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan para pemimpin negara-negara ASEAN.

“Upaya kedua negara yang bersaudara ini akan terus berlanjut hingga ke tingkat yang strategis di semua tingkatan dan bidang, yang dapat menguntungkan bagai kepentingan kedua negara, dunia Islam, dan global,” ujar Dubes Alamodi

sumber : Himpuh

Tags: , , ,

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Sapuhi: Kewenangan KSA Ibadah Haji Dibuka di Tengah Pandemi

10 June 2020 88x Artikel

Sapuhi: Kewenangan KSA Ibadah Haji Dibuka di Tengah Pandemi Rabu , 10 Jun 2020, 00:20 WIBReporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Agus Yulianto REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) mengaku, tak mempermasalahkan jika Arab Saudi memiliki rencana membuka penyelenggaraan haji dengan skenario terbatas di tengah pandemi. ... selengkapnya

Wakil Emir wilayah Makkah dan Wakil Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Saud bin Mishaal menegaskan, tidak ada jamaah yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tanpa mendapat izin. Dia menegaskan, peraturan akan ditegakkan secara tegas terhadap siapa pun yang melanggar instruksi tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Emir saat meluncurkan kampanye musim ke-16 bertajuk “Haji adalah ibadah dan perilaku yang beradab,” di markas besar emirat di Jeddah pada hari Senin (13/05). Pangeran Saud meluncurkan kampanye atas nama Pangeran Khalid Al-Faisal, emir Makkah dan penasihat Penjaga Dua Masjid Suci. Kampanye ini diluncurkan dengan slogan “Tidak Ada Haji Tanpa Izin,” di hadapan beberapa pangeran, menteri dan pejabat senior. Dilansir dari saudigazette Selasa (14/05) Selama konferensi pers untuk menandai peluncuran kampanye tersebut, Pangeran Saud mengucapkan terima kasih kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota serta Perdana Menteri Mohammed bin Salman atas perhatian dan perhatian mereka yang besar dalam melayani dan memastikan keselamatan para jamaah. Beliau memuji bimbingan berkelanjutan mereka dalam memanfaatkan semua sumber daya untuk memfasilitasi ritual para peziarah dengan lancar dan aman. Dia juga memuji Menteri Dalam Negeri dan Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif karena mendukung dan mengawasi upaya terkait ritual besar Islam ini. Pangeran Saud mengatakan, peluncuran kampanye dengan slogan tersebut menekankan pencapaian tahun-tahun sebelumnya dalam mencegah pelanggar peraturan, yang mencoba menunaikan ibadah haji tanpa izin. “Hal ini juga berkontribusi dalam mengurangi pelanggaran, mengungkap kampanye penipuan, dan akibatnya mengurangi jumlah jamaah haji ilegal. Hal ini telah memfasilitasi peningkatan pelayanan yang diberikan kepada jamaah dan menciptakan lingkungan spiritual yang kondusif bagi mereka untuk menunaikan rukun Islam yang kelima dengan mudah dan nyaman, ”ujarnya. Pangeran Saud mengimbau seluruh sektor yang terlibat dalam ibadah haji meningkatkan koordinasi dan kesiapan menerima dan melayani jamaah, sejalan dengan arahan dan aspirasi pimpinan. Beliau juga menegaskan kembali pentingnya menerapkan peraturan dan tidak menoleransi pelanggaran untuk memastikan ibadah haji yang aman dan bebas kerumitan. Ia memuji pernyataan Dewan Ulama Senior Saudi yang menegaskan larangan menunaikan ibadah haji tanpa izin. Wakil Emir menegaskan, fatwa ini memperhatikan kesucian tempat dan kesucian ritual. Hal ini bertujuan untuk memungkinkan umat Islam untuk menjalankan rukun Islam yang kelima dalam keamanan, ketenangan, dan kemudahan, sekaligus memungkinkan sektor pemerintah untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada mereka. Dia juga mencatat bahwa masuknya orang yang tidak berwenang ke tempat-tempat suci memiliki dampak negatif dan mengganggu sistem layanan yang diberikan kepada jamaah haji yang sah. “Oleh karena itu, sangat penting untuk menaati pihak yang berwenang dan menghindari melakukan pelanggaran yang dapat merugikan orang lain dengan cara apa pun,” tegasnya. Berbicara pada kesempatan tersebut, Direktur Keamanan Publik Letjen Mohammed Al-Bassami menegaskan kesiapan aparat keamanan haji di semua sektor untuk menghadapi segala ancaman terhadap keamanan atau hukum dan ketertiban pada musim haji 2024. Ia menekankan pencegahan terhadap segala ancaman. tindakan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan jamaah. Al-Bassami menyatakan pelanggar akan ditahan dan dikenakan sanksi sesuai peraturan dan perundang-undangan. Dia menekankan pentingnya upaya bersama untuk menyelesaikan semua pengaturan lapangan, meningkatkan kesiapan, dan melaksanakan rencana pada tingkat yang selaras dengan kemampuan Kerajaan untuk melayani para jamaah. Kepala Keamanan Umum juga berbicara tentang koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah terkait kartu identitas khusus jamaah. “Rencana lapangan telah dikembangkan untuk memeriksa semua fasilitas akomodasi di Makkah dan menghapus pelanggar peraturan haji,” tambahnya.

Wakil Emir Makkah Tegaskan Siapapun yang Berhaji Tanpa Ijin Resmi Akan Dihukum Berat

15 May 2024 96x Blog, Info Haji, Kabar Mekkah

Wakil Emir wilayah Makkah dan Wakil Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Saud bin Mishaal menegaskan, tidak ada jamaah yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tanpa mendapat izin. Dia menegaskan, peraturan akan ditegakkan secara tegas terhadap siapa pun yang melanggar instruksi tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Emir saat meluncurkan kampanye musi... selengkapnya

Highlight Video Keberangkatan Haji Furoda 2024 Samira Travel

15 June 2024 103x Info Samira, Video

Highlight Video Keberangkatan Haji Furoda 2024 Samira Travel Post Views: 1,890 selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.