Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Mengenal Mizab Al-Rahman

Jika anda melihat bagian-bagian Ka’bah dengan seksama, anda mungkin akan menyadari ada bagian talang kecil di atas Ka’bah yang menjalur keluar dan berbalut emas. Bagian paling kecil dari Ka’bah tersebut bernama Mizab al-Rahman. 

Mizab al-Rahman terletak di bagian atas Ka’bah tepat pada arah Hijr Isma’il atau disebelah barat daya Ka’bah, tepatnya 60 cm di bawah atap Ka’bah. Mizab ar-Rahman ini berfungsi untuk memperlancar jalannya air saat hujan atau saat pencucian Ka’bah. Talang ini belum ada pada masa Nabi Ibrahim AS dan dibuat oleh suku Quraisy bersamaan dengan dibuatnya atap Ka’bah.

Pada bagian depan Mizab al-Rahman terdapat tulisan Bismillahi ar-Rahman ar-Rahim, sedangkan sisi kirinya tertulis kalimat dalam bahasa Arab yang artinya: “Talang ini diperbaharui oleh pelayan dua Tanah Suci, Fahd bin ‘Abdul Aziz Al-Sa’ud, Raja Saudi Arabia.

Di bagian atasnya ditanam paku-paku kecil agar burung-burung tidak hinggap di atasnya. Talang yang berlapis emas itu mempunyai panjang keseluruhan 2,53 m, bagian yang tertanam di dinding Ka’bah 58 cm, panjang talang 1,95 m, tinggi 23 cm, dan lebarnya 26 cm.

Struktur Mizab Al-Rahmat

Mizab Al-Rahmat terbuat dari emas murni dan memiliki lapisan tebal yang terbuat dari perak murni. Bentuknya persegi panjang, dan di bagian depannya terdapat liontin dari emas murni, yang dapat digerakkan maju dan mundur. Orang-orang menyebutnya ‘Al-Burqa’ atau lidah.

Pada kedua sisi talang air tu dilapisi lembaran kayu jati dengan ketebalan 2 cm dan lembaran emas 99,9 persen. Struktrunya juga  diperkuat dari tembaga yang kuat dan tidak karat setebal 4 mm. Dan tiap-tiap, palang diperkuat lagi dengan pengikat yang memiliki berat 660 gram.

Pada salah satu dari palang ini terdapat rangkaian perak seberat 2,5 kilogram, panjangnya 190 cm. Jumlah semua ikatannya yaitu 90. Secara umum, pancuran tersebut meniru bentuk pancuran Sultan Ahmad, sejarawan pada 1021 H/1612 M, dengan beberapa perbaikan.

Di mulut talang air itu terdapat sebuah penopang bertakhtakan emas yang dari atasnya memancarkan air. Penopang ini dikirim dari Konstantinopel pada 981 H. Konon, ia terbuat dari emas murni.

Paku-paku ditancapkan di bagian atas Mizab al-Rahman untuk menghalau burung agar tidak hinggap di situ. Diketahui bagian ini pertama dibuat oleh kaum Quraisy ketika membangun Ka’bah sebelum bi’tsah (pengangkatan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul).

Sejarah Mizab Al-Rahman

Talang air Ka’bah ini telah melewati beberapa kali perbaikan. Pancuran terakhir dibuat oleh pemerintahan keluarga Saud atas perintah Sultan Utsmani, Abdul Majid ke-1 pada 1273 H/1856 M.

Beberapa sejarawan Arab Saudi mengatakan bahwa pada pembangunan pertamanya, Meezab-e-Rehmat terbuat dari kayu, besi, dan material yang menyerupai perak.

Dahulu, tidak ada bangunan seperti itu setelah suku Quraisy. Atap Kakbah yang suci terbuat dari daun pohon kurma. Kemudian, tepi Kakbah dibangun kembali dengan batu dan ukiran kayu.

Pada tahun 1554, corongnya ditutup dengan topeng perak oleh Salman Qanuni. Lalu pada tahun 1553, Salem Sani, putra Salman Qanuni, membangun Mizab dengan pelapisan emas. Kemudian disekitar tahun 1586 dan 1594, Meezab-e-Rehmat dibangun kembali menggunakan material emas murni oleh Waleed Bin Abdul Malik.

Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW terlihat berdoa dibawah Mizab Al-Rahman. Karenanya umat muslim meyakini bahwa air yang jatuh dari saluran pembuangan tersebut dianggap  sebagai berkah saat melaksanakan haji atau umrah. Umat Muslim meyakini bahwa Allah menerima setiap ‘doa’ yang diucapkan di bawahnya.

sumber : Himpuh

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Keutamaan Puasa Asyura, Pahala Berlipat Ganda di Bulan Muharram

Keutamaan Puasa Asyura, Pahala Berlipat Ganda di Bulan Muharram

8 August 2022 44x Artikel, Info Samira

Keutamaan Puasa Asyura, Pahala Berlipat Ganda di Bulan Muharram, Umat muslim dianjurkan banyak melakukan kebaikan pada bulan Muharram, termasuk melaksanakan ibadah sunnah Puasa Asyura. Bulan Muharram adalah salah satu bulan istimewa setelah Ramadhan. Umat Islam dianjurkan melaksanakan Puasa Sunnah selama tiga hari yaitu tanggal 10 Muharram yang dikenal juga ... selengkapnya

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menghimbau umat Islam

Kementerian Haji Saudi Himbau Jemaah Hindari Kerumunan saat Puncak Musim Umrah

13 February 2024 51x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menghimbau umat Islam yang melakukan umrah untuk menghindari kerumunan saat terjadi kepadatan jemaah di Masjidil Haram, kota suci Mekkah. Dalam keterangan resminya seperti dikutip dari gulfnews Senin (12/02), Kementerian Haji Umrah meminta jemaah umrah untuk menunjukkan altruisme demi menghindari kemacetan dan berdesak-d... selengkapnya

Jemaah Haji Wafat akan Dibadalhajikan

Jemaah Haji Wafat akan Dibadalhajikan, Berikut Kriterianya!

16 May 2024 29x Artikel, Kabar Mekkah

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan program badal haji di setiap operasional penyelenggaraan ibadah haji. Program ini menjadi bagian dari layanan yang disiapkan bagi jemaah yang memenuhi kriteria. Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama Akhmad Fauzin menjelaskan, ada tiga kelompok jemaah yang bisa dibadalhajikan. Pe... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.