Arab Saudi Bangun Mushala Gantung Tertinggi di Dunia
23 January 2024 57x Artikel, Kabar Mekkah
Arab Saudi mencatatkan rekor dunia baru setelah musala gantung tertinggi yang berada tak jauh dari Masjidil Haram, Makkah resmi dibuka. Tempat ibadah dengan arsitektur megah itu menawarkan pemandangan Ka’bah dan landmark keislaman lainnya.
Dikutip dari Gulf News, Guinnes World Records mengakui musala tersebut sebagai tempat salat gantung tertinggi di dunia dengan ketinggian 483 meter di atas permukaan laut.
“Terletak di dalam jembatan yang menghubungkan dua menara Hotel Address Jabal Omar Mecca, ruang salat bukan hanya sebuah prestasi teknik, tetapi juga bukti kecerdikan arsitektur dan kehebatan kreatif,” tulis Gulf News dikutip pada Selasa 23 Januari 2024.
Musala gantung tertinggi di dunia itu memadukan desain tradisional Arab dengan kemewahan modern. Sejumlah kaligrafi menghiasi interior bangunan tersebut sehingga mampu meningkatkan kesucian ruangan dengan nama Allah dan mencerminkan kekayaan warisan Islam.
Pihak pengelola mengatakan, musala dengan luas 550 meter persegi itu bisa menampung 520 orang. Mereka mengeklaim jemaah yang salat di tempat tersebut akan merasakan pengalaman spiritual yang berbeda.
Diklaim menggunakan teknologi tinggi saat pembuatannya, musala gantung itu memiliki bobot 650 yang menghubungkan menara kembar hotel di lantar 36, 37, dan 38.
“Jembatan baja seberat 650 ton ini awalnya dipasang pada ketinggian 312 meter di atas tanah sebelum diangkat ke posisi final,” tulis Gulf News.
sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Lewat Aplikasi Ini, Jemaah Sekarang Bisa Pantau Status Ketersediaan Tempat Ibadah di Masjid Nabawi
Lewat Aplikasi Ini, Jemaah Sekarang Bisa Pantau Status Ketersediaan Tempat Ibadah di Masjid Nabawi, Sebuah lembaga negara Saudi yang bertanggung jawab atas Masjid Nabawi, situs tersuci kedua umat Islam, telah memperkenalkan sebuah aplikasi yang memandu jamaah ke tempat shalat dengan lancar. Aplikasi ini bernama ”status of prayer places’ di Masjid... selengkapnya
Tahun 2025 Bakal Jadi Ibadah Haji Terakhir yang Berlangsung saat Musim Panas
Cuaca panas yang selama ini selalu dirasakan jemaah haji dari tahun ke tahun nampaknya akan segera berakhir. Pusat Meteorologi Nasional (NMC) Arab Saudi memprediksi tahun 2025 M/1446 H bakal menjadi momen terakhir ibadah haji berlangsung saat musim panas. “Musim haji akan memasuki fase baru perubahan iklim pada tahun 2026,” ujar Hussein Al-Qahtani, J... selengkapnya
Apresiasi Mashariq, Menag Yaqut: Mereka Telah Siapkan Layanan Haji Sesuai Kontrak
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi berbagai fasilitas yang telah disiapkan Syarikah Mashariq untuk melayani jemaah haji Indonesia di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Menurut Menag Yaqut, sejumlah fasilitas mengalami peningkatan signifikan, dan itu telah sesuai dengan kontrak layanan yang disepakati. “Semua kita cek. Ada tambahan ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar