Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Polisi Makkah Tangkap 3 Penipu Penyebar Iklan Haji Palsu di Media Sosial

Polisi wilayah Makkah menangkap tiga orang karena menerbitkan iklan kampanye haji palsu dan menyesatkan di platform media sosial karena menipu calon jamaah haji.

Dilansir dari saudigazette Senin (13/05), Para penipu mengklaim dalam iklan tersebut bahwa mereka akan menyediakan akomodasi bagi jamaah haji dan mengatur transportasi di Tempat Suci Mina, Muzdalifah dan Arafat. Polisi Makkah mengatakan bahwa tindakan hukum telah diambil terhadap mereka dan merujuk mereka ke Jaksa Penuntut Umum.

Direktorat Keamanan Publik meminta warga Saudi dan ekspatriat untuk tidak menanggapi iklan palsu di situs media sosial tentang klaim memfasilitasi pelaksanaan haji atas nama orang lain, menjual gelang elektronik haji, menyediakan hewan kurban untuk tamu Allah dan mendistribusikan daging mereka. memastikan sarana transportasi, dan iklan-iklan menyesatkan lainnya untuk tujuan penipuan dan penipuan melalui orang dan lembaga fiktif.

Direktorat akan memberikan sanksi ketat terhadap siapa pun yang terlibat dalam kegiatan penipuan ini. Mereka juga menegaskan bahwa Proyek Pemanfaatan Hady dan Adahi adalah satu-satunya entitas resmi yang berwenang untuk menjual dan mempromosikan obligasi Adahi.

Obligasi tersebut dapat dibeli dengan aman melalui situs web resmi proyek di adahi.org, Platform Nasional Ehsan untuk Pekerjaan Amal, atau dengan menghubungi nomor terpadu 920020193.

Keamanan Publik telah mengimbau seluruh individu untuk mematuhi peraturan dan pedoman resmi haji. Jika menemukan pelanggaran atau aktivitas yang mencurigakan, masyarakat bisa menghubungi (911) di Makkah, Riyadh, dan Wilayah Timur, atau (999) di semua wilayah lain di seluruh Kerajaan.

Melalui pernyataan resmi dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan bahwa setiap orang yang ingin menunaikan ibadah haji harus memperoleh visa haji yang sah dari otoritas Saudi yang berkoordinasi dengan kantor haji di negara asal calon jemaah. Calon jemaah juga dapat memperolehnya melalui platform “Nusuk Haji” untuk negara-negara yang tidak memiliki kantor tersebut.

“Kementerian Saudi memantau dengan cermat iklan dan kampanye dari akun media sosial palsu yang menjanjikan perjalanan haji murah,” tulis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Thaif

Kota Thaif, Surga Kecil di Tengah Gurun Saudi

6 December 2024 175x Uncategorized

Arab Saudi mempunyai salah satu tempat yang menakjubkan ialah Thaif dengan hamparan bunga-bunga mawar yang harum serta bermekaran saat musim semi tiba. Sebuah kota sejuk yang berada di wilayah Barat Arab Saudi, tepatnya berada di lembah pegunungan Asir dan pegunungan Al Hada sekitar 67 kilometer dari Kota Makkah. Kota Thaif menjadi ekosistem bagi ribuan kebu... selengkapnya

Palang Merah Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia yang Kena Serangan Jantung

Palang Merah Saudi Selamatkan Jemaah Indonesia yang Kena Serangan Jantung

17 September 2024 86x Artikel, Blog, Tips Umroh

Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi (SRCA) berhasil menyelamatkan nyawa seorang jemaah umroh asal Indonesia yang mengalami serangan jantung di wilayah suci Al-Masaa, Masjidil Haram. Ia adalah seorang pria paruh baya berusia 50 tahun. Melansir Saudi Gazette, tim darurat SRCA tiba di lokasi dalam waktu empat menit setelah kejadian. Mereka menemukan pria tersebut ... selengkapnya

Tips Menghindari Kepadatan Saat Melaksanakan Umroh

Tips Menghindari Kepadatan Saat Melaksanakan Umroh

2 October 2024 119x Artikel, Blog, Tips for travellers, Tips Umroh

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membagikan tips untuk menghindari kepadatan dan melaksanakan ibadah umrah dengan nyaman di Masjidil Haram. Kementerian mengimbau jemaah memanfaatkan waktu yang tidak ramai untuk memudahkan ibadah umrah. Pihaknya menyebut jemaah bisa melihat indikator warna yang tertera pada aplikasi Nusuk. “Aplikasi #Nusuk mengguna... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.