Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Saudi Luncurkan Aplikasi Visit Madinah

Selain berupaya menghadirkan fasilitas terbaik bagi jemaah yang berziarah ke masjid Nabawi, Arab Saudi juga terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata di Kota Suci Madinah. Pengembangan sektor pariwisata religi tersebut diharapkan mempu memberikan pengalaman ziarah yang tak terlupakan bagi jemaah muslim mancanegara. 

Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah mengatakan pertumbuhan pariwisata di kota tersebut disebabkan oleh berbagai proyek dan inisiatif yang dilakukan di sana serta karena peningkatan layanan akomodasi, perhotelan, transportasi, dan layanan kesehatan. Selain itu, perluasan layanan museum di Madinah, yang terkenal dengan Masjid Nabawi, telah berkontribusi dalam memperkaya pengalaman pengunjung.

Untuk tujuan ini, otoritas tersebut awal tahun ini meluncurkan platform multibahasa yang berfungsi sebagai panduan bagi pengunjung tentang berbagai tempat penting di Madinah bernama Visit Madinah.

Platform Madinah, yang dapat diunggah di smartphone, memandu para peziarah dan pengunjung ke tempat-tempat utama, pasar, kerajinan tradisional, dan hidangan populer di kota tersebut.

Dilansir dari gulfnews, Platform elektronik tersebut dirancang untuk menyediakan panduan yang mudah digunakan dan komprehensif tentang fitur-fitur utama kota dalam enam bahasa. Lebih jauh, platform tersebut menyoroti kalender acara tahunan yang berlangsung di Madinah.

Platform ini bertujuan untuk membangun identitas khas Madinah sebagai tujuan wisata dan budaya dengan memungkinkan pengunjung dan penduduk untuk menjelajahi dan mempelajari tentang landmark bersejarah dan budaya kota, dan menjadikan portal tersebut sebagai panduan digital yang andal bagi pengunjung sepanjang tahun.

Selama setahun terakhir, Sekitar 14,1 juta orang mengunjungi kota Madinah. Otoritas juga mencatat pengeluaran dari pengunjung  mencapai SR49,7 miliar di tengah indikasi peningkatan masa tinggal pengunjung di kota tersebut menjadi rata-rata 10 hari, menurut angka yang dirilis oleh Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah.

Masjid Nabawi menaungi Al Rawda Al Sharifa, tempat makam Nabi Muhammad (saw) berada. Setelah melakukan umrah atau ziarah kecil di Masjidil Haram, situs tersuci umat Islam, di Mekkah, banyak peziarah akan berbondong-bondong ke Madinah untuk salat di Masjid Nabawi dan mengunjungi tempat-tempat Islam lainnya di kota tersebut.

sumber : Himpuh

Tags: ,

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Kuota Haji 2024 Tambahan 20Ribu Untuk Indonesia

Kuota Haji 2024 Tambahan 20Ribu Untuk Indonesia

23 October 2023 73x Artikel, Blog, Info Haji, Info Samira, Tips Umroh

Kuota Haji 2024 Tambahan 20Ribu Untuk Indonesia, Jakarta – Indonesia mendapat tambahan 20.000 kuota haji untuk tahun 2024 dari pertemuan bilateral yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) Arab Saudi Mohammed bin Salman al-Saud. Dalam pertemuan yang berlangsung di sela-sela KTT ASEAN-GCC di Riyadh pada Jumat, Presiden Joko... selengkapnya

Raudhah

Jadwal Kunjungan Resmi Masuk Raudhah Masjid Nabawi

9 December 2024 166x Artikel, Blog, Tips for travellers

Otoritas Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah menetapkan jadwal kunjungan resmi bagi jemaah laki-laki dan perempuan untuk mengunjungi Al Raudhah Al Sharifa, tempat makam Nabi Muhammad (saw) berada di masjid tersuci kedua umat Islam di Madinah. Dilansir dari gulfnews, Waktu harian terpisah ditetapkan bagi jamaah laki-laki dan perempuan, yang dihar... selengkapnya

HIMPUH Ingatkan PPIU Agar SISKOPATUH tidak DiBlokir

HIMPUH Ingatkan PPIU Agar SISKOPATUH tidak DiBlokir

26 September 2024 79x Artikel, Blog, Info Samira, Tips Umroh

Kementerian Agama melakukan pemblokiran akses SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus) bagi sejumlah travel Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang dianggap melanggar regulasi. Pemblokiran ini merupakan bagian dari ikhtiar Kemenag untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap penyelenggaraan umrah demi tercip... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.