Aturan Saat Mengambil Gambar di Masjidil Haram
12 September 2024 143x Artikel, Blog, Kabar Mekkah, Tips Umroh
Menjalankan rangkaian ibadah haji dan umrah tentu merupakan salah satu momen yang paling sakral, namun juga membahagiakan bagi kita sebagai umat muslim. Maka tak heran disela-sela pelaksanaanya, kita ingin mengabadikan momen tersebut dalam sebuah gambar foto sebagai bentuk kenang-kenangan berharga untuk disimpan.
Meski begitu, patut diketahui ada sejumlah aturan yang harus diperhatikan saat kita hendak mengambil gambar, khususnya di Masjidil Haram tempat berlangsungnya ritual ibadah haji dan umrah.
Dilansir dari gulfnews Kamis (12/09), Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah telah merilis aturan berswafoto bagi jemaah haji umrah. Kementerian Haji menghimbau jemaah yang mengambil foto di area Masjidil Haram agar menghormati ibadah jemaah dan pengunjung lainnya. Pihaknya juga minta agar mengambil foto di luar jalur utama agar tidak mengganggu lalu lintas jemaah.
Menetapkan pedoman untuk tindakan tersebut, Kementerian tersebut menghimbau para jamaah, “Berhati-hatilah untuk tidak mengambil foto orang yang sedang salat dan jamaah haji tanpa izin mereka.”
Para jemaah juga disarankan untuk tidak berdiri terlalu lama saat mengambil foto dan dengan demikian menghambat arus jamaah.
Adapun berikut aturan lengkapnya:
- Hormati jemaah dan pengunjung lainnya yang tengah beribadah
- Ambil gambar dari sudut yang jauh dari jalur utama
- Jaga ketenangan dan hormati situs suci ini saat mengabadikan momen
Musim umrah saat ini, yang dapat dilakukan sepanjang tahun, dimulai pada akhir Juni setelah berakhirnya ibadah haji tahunan yang dihadiri oleh sekitar 1,8 juta Muslim dari seluruh dunia.
Menurut data Saudi, sekitar 13,5 juta orang menunaikan umrah tahun lalu. Kerajaan tersebut berencana menyambut 15 juta Muslim untuk menunaikan umrah tahun depan.
Arab Saudi, tempat kelahiran Islam, dalam beberapa bulan terakhir telah memperkenalkan sejumlah fasilitas bagi Muslim yang ingin datang ke negara tersebut untuk umrah.
Pihak berwenang telah memperpanjang visa umrah dari 30 hari menjadi 90 hari dan mengizinkan pemegangnya untuk memasuki kerajaan melalui semua jalur darat, udara, dan laut serta berangkat dari bandara mana pun. Jemaah wanita tidak lagi diharuskan didampingi oleh wali laki-laki.
Umat Muslim yang memegang berbagai jenis visa masuk seperti visa pribadi, visa kunjungan, dan visa wisata diizinkan untuk melaksanakan umrah dan mengunjungi Al Rawda Al Sharifa, tempat makam Nabi Muhammad (saw) berada di Masjid Nabawi di Madinah setelah memesan janji temu elektronik.
Warga negara Saudi juga dapat mengajukan permohonan untuk mengundang teman-teman mereka di luar negeri untuk mengunjungi kerajaan dan melakukan umrah.
Sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Saudi Hadirkan Pelayanan Khusus Lansia
Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah menyediakan berbagai layanan terpadu untuk menjamin lingkungan yang aman, nyaman, dan mudah diakses bagi para lansia, sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah dengan lebih mudah. Dilansir dari kantor berita Saudi SPA Sabtu (05/10) Layanan ini merupakan bagian dari komitmen otoritas untuk memb... selengkapnya
Badal Umroh: Pengertian, Syarat, dan Siapa yang Bisa Dibadalkan
Badal umroh adalah pelaksanaan ibadah umroh oleh seseorang atas nama orang lain yang telah meninggal dunia atau tidak mampu menjalankannya secara permanen karena kondisi fisik tertentu. Pelaksanaannya memiliki syarat yang perlu dipahami agar sesuai dengan ketentuan syariat. Lalu, siapa saja yang bisa dibadalkan dan apa syaratnya? Simak penjelasannya bersama ... selengkapnya
Saudi Terbitkan Fatwa Haram Haji Tanpa Visa Resmi, Ibadah Tidak Sah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bertemu Menteri Agama RI di Four Seasons Jakarta, Selasa Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah mengatakan jemaah yang berhaji harus menggunakan visa haji resmi yang dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi. Hal tersebut juga sudah difatwakan oleh ulama di sana. “Kami ingin menyampaikan kepada s... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8553-3176, 0821-2658-676 -
Whatsapp
08212658676 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com







Belum ada komentar