Kemenhaj Saudi Terbitkan 4 Panduan
16 October 2024 25x Artikel, Blog, Info Haji, Kabar Mekkah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (Kemenhaj Saudi) telah mengumumkan empat panduan penting bagi jemaah haji tahun 2025, yang menekankan pentingnya mematuhi protokol khusus.
Dilansir dari laman media sosial x Kementerian @MoHU_En pada Minggu (13/10), Kemenhaj menggarisbawahi bahwa tahap awal ritual haji berkisar pada lokasi tertentu, sebagaimana ditetapkan oleh Nabi – saw.
Selain itu, jemaah haji yang akan berangkat haji dan umrah harus bersuci dari tempat-tempat suci tersebut.
Lebih lanjut, Kemenhaj Saudi menjelaskan bahwa setelah mencapai titik-titik yang ditentukan tersebut, jemaah haji memulai perjalanan mereka, mempersiapkan diri untuk ritual yang akan datang.
Kemenhaj juga menekankan praktik penting seperti berwudhu, memakai wewangian, mengenakan pakaian Ihram, memulai Talbiyah, dan menjauhi tindakan terlarang.
Terkait dengan hal ini, Kemenhaj telah mengeluarkan imbauan kesehatan yang ketat untuk haji 2025 pada September lalu, dengan mengutamakan kesejahteraan semua jemaah.
Imbauan tersebut mengamanatkan bahwa hanya orang-orang yang dalam kondisi kesehatan dan fisik yang baik yang boleh ikut serta dalam haji karena kondisi cuaca ekstrem yang diantisipasi selama musim haji.
Komponen utama dari imbauan kesehatan untuk haji 2025 meliputi:
1. Jemaah Dengan Risiko Kesehatan Tinggi Dilarang ikut Melaksanakan Haji
2. Wajib Vaksinasi bagi Jemaah Haji
3. Larangan Kegiatan Politik atau Sektarian saat Berhaji
4. Peraturan baru untuk Kantor Haji Asing
Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kesucian pengalaman haji bagi semua peserta.
Sementara itu, protokol kesehatan dan keamanan yang ketat di Arab Saudi untuk haji 2025 menunjukkan dedikasinya untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan setiap jemaah.
Peraturan ini dirancang untuk menjamin haji yang aman dan harmonis bagi semua peserta.
Selain itu, Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah mengungkapkan bahwa Arab Saudi tengah menjajaki pembuatan sistem transportasi baru untuk meningkatkan perjalanan para peziarah.
Didesain untuk menawarkan pengalaman yang nyaman dan lancar bagi para pengunjung Allah, proyek ini terutama bertujuan untuk meningkatkan mobilitas di sekitar dua Masjid Suci, yang akan memperlancar pelaksanaan ritual keagamaan.
Sumber : Himpuh
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
PBNU Sebut Orang Berhaji dengan Visa Non Haji Berdosa, Ini Lima Alasannya
Sejumlah ulama yang tergabung dalam Pengurus Besar Harian Syuriyah Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan bahwa haji dengan visa non haji atau tidak prosedural itu sah, tetapi cacat dan pelakunya berdosa. Keputusan ini menjadi salah satu hasil musyawarah Pengurus Besar Harian Syuriyah NU yang digelar pada 28 Mei 2024 di Jakarta. “Musyawarah Pengurus Besar Harian ... selengkapnya
6 Fakta Menarik Ka’bah yang Jarang Diketahui
Kabah adalah tempat yang paling suci bagi umat Islam. Bangunan yang terletak di pusat Masjid al-Haram Mekkah, Arab Saudi ini merupakan arah kiblat kaum muslimin di seluruh penjuru dunia untuk beribadah. Ka’bah juga merupakan titik pusat bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia saat mereka melaksanakan ibadah Tawaf. Setiap tahun, jutaan Muslim dari berb... selengkapnya
Dirjen Imigrasi: Menghapus Persyaratan Rekom Kementrian Untuk Pembuatan Paspor
Berdasarkan Surat Edaran Dirjen Imigrasi nomor IM.GR.01.01-0252 tertanggal 28 Agustus 2023 Direktorat Jenderal imigrasi Menghapus persyaratan rekomendasi kementrian/ lembaga terkait untuk WNI yang mengajukan penerbitan paspor untuk tujuan : Magang Haji dan Umroh Calon Pekerja migran Indonesia (CPMI) Sebelum nya juga pernah di sebutkan dalam Pers terbuka untu... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar