Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Kemenhaj Saudi Terbitkan 4 Panduan

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (Kemenhaj Saudi) telah mengumumkan empat panduan penting bagi jemaah haji tahun 2025, yang menekankan pentingnya mematuhi protokol khusus.

Dilansir dari laman media sosial x Kementerian @MoHU_En pada Minggu (13/10), Kemenhaj menggarisbawahi bahwa tahap awal ritual haji berkisar pada lokasi tertentu, sebagaimana ditetapkan oleh Nabi – saw.

Selain itu, jemaah haji yang akan berangkat haji dan umrah harus bersuci dari tempat-tempat suci tersebut.

Lebih lanjut, Kemenhaj Saudi menjelaskan bahwa setelah mencapai titik-titik yang ditentukan tersebut, jemaah haji memulai perjalanan mereka, mempersiapkan diri untuk ritual yang akan datang.

Kemenhaj juga menekankan praktik penting seperti berwudhu, memakai wewangian, mengenakan pakaian Ihram, memulai Talbiyah, dan menjauhi tindakan terlarang.

Terkait dengan hal ini, Kemenhaj telah mengeluarkan imbauan kesehatan yang ketat untuk haji 2025 pada September lalu, dengan mengutamakan kesejahteraan semua jemaah.

Imbauan tersebut mengamanatkan bahwa hanya orang-orang yang dalam kondisi kesehatan dan fisik yang baik yang boleh ikut serta dalam haji karena kondisi cuaca ekstrem yang diantisipasi selama musim haji.

Komponen utama dari imbauan kesehatan untuk haji 2025 meliputi:

1. Jemaah Dengan Risiko Kesehatan Tinggi Dilarang ikut Melaksanakan Haji
2. Wajib Vaksinasi bagi Jemaah Haji
3. Larangan Kegiatan Politik atau Sektarian saat Berhaji
4. Peraturan baru untuk Kantor Haji Asing

Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kesucian pengalaman haji bagi semua peserta.

Sementara itu, protokol kesehatan dan keamanan yang ketat di Arab Saudi untuk haji 2025 menunjukkan dedikasinya untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan setiap jemaah.

Peraturan ini dirancang untuk menjamin haji yang aman dan harmonis bagi semua peserta.

Selain itu, Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah mengungkapkan bahwa Arab Saudi tengah menjajaki pembuatan sistem transportasi baru untuk meningkatkan perjalanan para peziarah.

Didesain untuk menawarkan pengalaman yang nyaman dan lancar bagi para pengunjung Allah, proyek ini terutama bertujuan untuk meningkatkan mobilitas di sekitar dua Masjid Suci, yang akan memperlancar pelaksanaan ritual keagamaan.

Sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

7 Gunung Bersejarah yang Mengelilingi Masjidil Haram

13 August 2025 53x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Kota suci Makkah tidak hanya menjadi pusat ibadah umat Islam, tetapi juga dikelilingi bentang alam yang menyimpan jejak sejarah panjang. Di antara elemen alam yang paling menonjol adalah tujuh gunung yang mengelilingi kota ini. Gunung-gunung tersebut bukan sekadar latar panorama, melainkan saksi bisu dari peristiwa-peristiwa monumental yang membentuk perjala... selengkapnya

Istilah-Istilah dalam Rukun dan Wajib Haji

Istilah-Istilah dalam Rukun dan Wajib Haji

16 May 2024 54x Blog, Info Haji

Penyelenggaraan ibadah haji Indonesia sudah dimulai sejak Minggu 12 MEI 2024 lalu. Jamaah haji mulai diberangkatkan secara bertahap dari tanah air menuju tanah suci. Bagi jamaah haji yang telah berada di tanah suci hendaknya memahami rangkaian pelaksanaan ibadah haji ada rukun dan wajib haji akan akan dilakukan jamaah. Yang dimaksud rukun haji ialah sesuatu ... selengkapnya

Samira Travel Berangkatkan 375 Jamaah Umroh dari Bandara Kertajati

Samira Travel Berangkatkan 375 Jamaah Umroh dari Bandara Kertajati

1 December 2022 53x Artikel, Info Samira

Bandara Kertajati di Majalengka kembali melayani dan melepas keberangkatan jemaah umrah. Sebanyak 375 jemaah Samira Travel berangkat dari Bandara Kertajati menuju Madinah (Arab Saudi). CEO dan Founder Samira Travel Fauzi Wahyu Muntoro, mengatakan, sebanyak 375 jamaah umroh berasal dari Jawa Barat, seperti Kawarang, Purwakarta, Bandung dan Jawa Tengah bagian ... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.