Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Etika yang Benar Ketika Meminum Air Zamzam

Pemerintah Saudi kembali menekankan pentingnya mematuhi rangkaian pedoman dan etika saat minum air Zamzam yang diberkahi di dua masjid paling suci umat Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Kementerian Haji dan Umrah menyarankan para jamaah untuk merasa tenang, tidak terburu-buru dan mencari berkah saat minum Zamzam.

“Zamzam adalah air yang diberkahi yang kita minum dengan tenang,” kata Kementerian Haji Umrah melalui akun media sosial X @MoHU_En.

Saran lainnya termasuk menyebut nama Allah SWT, minum dengan tangan kanan, dan menjaga kebersihan.

Selain itu, para jamaah diimbau untuk menghindari menumpahkan air, atau berwudhu dari keran air menggunakan Zamzam.

“Bersikaplah beradab. Letakkan gelas bekas (untuk dibuang) di tempat yang telah ditentukan, bersikaplah altruistik, dan hindari berdesak-desakan,” tulis Kementerian Haji.

Bagi Umat Muslim Air zamzam diyakini memiliki banyak keberkahan. Hal inilah yang membuat air zamzam diburu banyak umat Muslim ketika menjalankan ibadah umrah atau haji.

Dalam salah satu riwayat air zamzam bahkan disebut bisa menyembuhkan penyakit sebagaimana hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik air di muka bumi ialah air zamzam. Air zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit.” (HR dari Ibnu Abbas).

Kemunculan air zamzam didasarkan pada kisah Nabi Ibrahim yang menerima mandat dari Allah Swt untuk mengasingkan istrinya Siti Hajar dan anaknya Ismail kecil. Ditengah perjalanannya menuju Ka’bah, dengan panas teriknya matahari ditengah padang pasir Siti Hajar dan Ismail kecil kehausan dan kelaparan, bahkan Ismail kecil menangis tak henti-hentinya. Beberapa biji kurma dan air sebagai bekal dari Ibrahim juga telah habis.

Tidak tega melihat Ismail kecil menangis, Siti Hajar berusaha mencari air dengan berlari dari Bukit Safa ke Bukit Marwah terus menerus. Tercatat Siti Hajar berlari sebanyak tujuh kali. Dan inilah yang kemudian menjadi rukun haji saat ini yaitu Sai. Setelah itu, atas izin Allah kaki kecil Nabi Ismail menghentak ke tanah dan muncul lah mata air yang menyegarkan untuk mereka. Dan itu lah air zamzam yang selalu mengalir dan tidak pernah kering.  

Sesuai namanya dalam bahasa arab, air zamzam memiliki makna melimpah atau banyak, maka tidak heran air tersebut sampai saat ini terus melimpah ruah tidak pernah kekeringan. Ketika hendak meminum air zamzam disunnahkan untuk membaca doa, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad dari Jabir RA disebutkan,


مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ


Artinya: “Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya.” (HR Ibnu Majah)

Tags:

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Aturan Kesehatan Haji Diperketat

Aturan Kesehatan Haji Diperketat, Calon Jamaah harus Sehat

10 September 2024 112x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah telah memberlakukan sejumlah aturan baru pada penyelenggaraan haji 2025 mendatang. Kebijakan ini dinilai ketat, khususnya mengenai himbauan kesehatan jemaah haji 2025. Dilansir dari Leaders Mina, Kementerian Haji dan Umrah Saudi memberlakukan imbauan kesehatan dengan mengutamakan keselamatan para jemaa... selengkapnya

Saudi Batasi Usia Minimal Jemaah Haji 12 Tahun

Saudi Batasi Usia Minimal Jemaah Haji

16 February 2023 180x Artikel, Info Haji, Info Samira

Saudi Batasi Usia Minimal Jemaah Haji 12 Tahun, Kementerian Haji Arab Saudi menetapkan usia minimum bagi jemaah haji musim 1444 H/2023 M adalah 12 tahun. Selain itu, Saudi juga akan memprioritaskan jemaah yang mendaftar haji pada tahun ini merupakan umat Islam yang belum pernah melakukan haji sebelumnya untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima. Dilansir ... selengkapnya

Sertifikasi Tour Leader Umroh DGi

Sertifikasi Tour Leader Umroh DGi

9 September 2019 118x Artikel

DGi Tour Travel bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pramuwisata Indonesia (LSP Pramindo), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Kementerian Agama menggelar workshop pengembangan skema sertifikasi pemimpin perjalanan wisata (Tour Leader) dan Tour Guide khusus biro travel umrah dan haji. Acara digelar di BALAIRUNG HOTEL Jakarta, Senin (26/8... selengkapnya

Bank Permata Syariah

Bank Permata Syariah

Rekening Bank Permata PT Samira Ali Wisata

No rek : 1810717676 (IDR)

No rek : 1810827676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank BSI

Bank Syariah Indonesia

No rek : 1976076766 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Mandiri

Mandiri

Rekening Mandiri PT Samira Ali Wisata

Mandiri

No rek : 1660031767676 (IDR)

No rek : 1660064767676 (USD)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

Bank Muamalat

Bank Muamalat

Bank Muamalat Samira Travel

No rek : 3290037676 (IDR)

Atas nama: PT Samira Ali Wisata

WARNING

WARNING

WARNING

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.