Hotline 0852-8323-4776
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Masjidil Haram Layanani Puasa Ayyamul Bidh

Presidensi Umum untuk Dua Masjid Suci meluncurkan layanan iftar khusus bagi jamaah yang berpuasa Ayyamul Bidh (tanggal 13–15 bulan hijriah) serta setiap Senin dan Kamis.

Dilansir dari theislamicinformation, Layanan ini menggunakan alas makan khusus di area salat yang telah ditentukan. Menu yang disajikan berfokus pada gizi seimbang dengan kalori rendah. Sekitar 30% makanan berasal dari wakaf amal, sementara 20% lainnya disesuaikan bagi jamaah dengan kebutuhan diet tertentu.

Bagi jamaah yang sedang melakukan tawaf dan sa’i, disediakan paket makanan steril yang dibagikan langsung agar ibadah tetap berlangsung tanpa gangguan.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh sendiri memiliki keutamaan yang dianjurkan Rasulullah SAW. Dari Abu Dzar RA, ia berkata, “Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh 13, 14, dan 15.” (HR Ahmad dan At Tirmidzi).

Mengutip buku Panduan Praktis Ibadah Puasa karya Drs. E. Syamsuddin dan Ahmad Syahirul Alim Lc, tanggal-tanggal ini bertepatan dengan bulan purnama, saat lingkar cahaya bulan terlihat sempurna.

Berdasarkan berbagai literatur fikih, di antaranya Minhajul Muslim karya Syaikh Abu Bakar Jabar Al-Jazairi, Kitab Fikih Sehari-hari karya A.R. Shohibul Ulum, dan Syarah Riyadhus Shalihin oleh Imam An-Nawawi, berikut beberapa keutamaannya:

  1. Seperti Puasa Setahun
    Nabi SAW bersabda: “Puasa Ayyamul Bidh itu seperti puasa setahun.” (HR Abu Dawud dan An-Nasa’i). Dalam riwayat lain, “Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari).
  2. Termasuk Wasiat Rasulullah SAW
    Abu Darda RA berkata: “Kekasihku (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam) berwasiat kepadaku dengan tiga perkara… berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, dua rakaat dhuha, dan tidak tidur sampai aku shalat witir.” (HR Bukhari).
  3. Kebiasaan Nabi SAW
    “Rasulullah SAW tidak pernah berbuka pada Ayyamul Bidh, baik beliau berada di rumah maupun sedang bepergian.” (HR An-Nasa’i).
  4. Mengistirahatkan Organ Tubuh
    Berdasarkan buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa susunan Ali Amrin al-Qurawy, puasa memberi waktu bagi organ tubuh untuk beristirahat, termasuk puasa sunnah seperti Ayyamul Bidh.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2024

  • 13 Muharram 1446 H: Jumat, 19 Juli 2024
  • 14 Muharram 1446 H: Sabtu, 20 Juli 2024
  • 15 Muharram 1446 H: Minggu, 21 Juli 2024

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.
Artinya: “Aku niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah ta’âlâ.”

sumber : himpuh

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Layanan Badal Umroh

Layanan Badal Umroh Untuk Jamaah Lansia, Sakit dan Sudah Wafat

28 October 2024 56x Artikel, Blog, Kabar Mekkah

Arab Saudi telah meluncurkan layanan “Badal”, yang memungkinkan orang yang memenuhi syarat untuk melaksanakan umrah atas nama orang lain yang tidak dapat melaksanakan ibadah. Layanan badal umrah dilakukan ketika tidak dapat melaksanakan ibadah umrah sendiri karena sakit, usia lanjut, atau kondisi tertentu yang membuatnya tidak memungkinkan untuk pergi k... selengkapnya

Targetkan 30 Juta Jemaah Haji dan Umrah Per Tahun

Targetkan 30 Juta Jemaah Haji dan Umrah Per Tahun, Arab Saudi Tegaskan Bukan Ambisi

26 October 2023 45x Artikel, Info Haji, Info Samira, Kabar Mekkah

Targetkan 30 Juta Jemaah Haji dan Umrah Per Tahun, Arab Saudi Tegaskan Bukan Ambisi, Disamping itu, Arab Saudi juga menargetkan lebih dari 100 juta wisatawan datang ke wilayah kerajaan. Menteri Perhubungan dan Logistik Arab Saudi, Eng. Saleh Al-Jasser menyatakan bahwa target tersebut merupakan bagian penting dari rencana besar Kerajaan Arab Saudi yang termua... selengkapnya

Syarat Umroh 2023, Pasti Berangkat

Syarat Umroh 2023, Pasti Berangkat

13 April 2023 68x Artikel, Info Samira, Tips Umroh

Syarat Umroh 2023, Pasti Berangkat Ibadah haji/umroh merupakan salah satu ibadah yang ada dalam syariat agama islam. Dalam prakteknya, ibadah haji/umroh membutuhkan perjalanan atau terbang menuju tanah suci Mekkah untuk melakukan tawaf mengitari Ka’bah dan berbagai rangkaian ibadah lainnya. kementerian mengumumkan perluasan kategori jemaah haji domestik ya... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.