Jumeirah Group yang didukung Dubai Holding mengumumkan pembukaan hotel pertamanya di Arab Saudi bernama The Jumeirah Jabal Omar Makkah pada Selasa (06/02). Dirancang oleh arsitek Foster + Partners, hotel ini telah mulai beroperasi sebagai bagian dari tahap kedua proyek andalan kota Jabal Omar.
Terletak kawasan di Jabal Omar dan dalam jarak berjalan kaki singkat dari Masjidil Haram Makkah, hotel ini memiliki 1.121 (kunci) kamar, suite, dan hunian yang dirancang secara elegan. Hotel ini dibuka dengan 507 kamar tamu dan suite di dua menara bertingkat tinggi dengan pemandangan kota dan Masjidil Haram Makkah.
Sebanyak 526 kamar dan suite lainnya akan ditambahkan secara bertahap di dua menara kontemporer. Tamu hotel juga memiliki opsi untuk memesan seluruh lantai, yang memiliki 14 kamar dan suite per tingkat.
Hotel ini juga menampung 88 tempat tinggal, yang terletak di podium empat menara Jumeirah Jabal Omar Makkah, kata grup hotel tersebut dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari gulfnews pada Rabu (07/02).
Katerina Giannouka, Chief Executive Officer Jumeirah Group, berkata, “Kami bangga telah membuka hotel Jumeirah pertama di Kerajaan Arab Saudi di lokasi yang signifikan, bekerja sama dengan Jabal Omar Development Company.”
Katerina menambahkan, “Jumeirah Jabal Omar Makkah akan memberikan layanan luar biasa yang dikenal dengan Jumeirah, memungkinkan pengalaman yang lebih baik bagi semua orang yang mengunjungi Makkah.”
Hotel ini juga memiliki delapan restoran, ruang pertemuan, dan ruang acara yang dapat menampung antara 10 dan 70 orang. Grup hotel yang berbasis di Dubai, yang mengelola hotel ikonik Burj Al Arab, telah merencanakan ekspansi ke pasar Saudi sejak tahun 2009. Properti kedua Grup di Arab Saudi, Jumeirah The Red Sea, dijadwalkan pada tahun 2024, perusahaan tersebut mengumumkan terakhir tahun.
Rizwan Shaikh, seorang pengusaha hotel dengan pengalaman perhotelan mewah di India, Singapura dan Arab Saudi, telah ditunjuk sebagai manajer umum Jumeirah Jabal Omar Makkah.
Arab Saudi bersiap untuk melakukan ekspansi signifikan di sektor perhotelan dengan mengembangkan 315.000 kunci hotel baru pada tahun 2030, menurut laporan Mei 2023 tentang masa depan perhotelan di wilayah tersebut yang ditulis oleh Knight Frank.
Menurut perusahaan tersebut, pertumbuhan ini akan membuat persediaan kamar hotel di Arab Saudi membengkak menjadi lebih besar dari 140,000 kamar kunci di Dubai saat ini.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Canggihnya Sistem Pengeras Suara di Masjidil Haram
Sistem pengeras suara di Masjidil Haram merupakan salah satu sound system terbesar dan paling masif di dunia, karena mentransmisikan sekitar 8000 speaker yang tersebar di seluruh Masjidil Haram. Dilansir dari kantor berita Saudi SPA, Sistem Pengeras Suara di Masjidil Haram ini hanya sekadar pekerjaan teknis yang rumit, tetapi juga merupakan bukti k... selengkapnya
Begini Cara Cek Berhak Lunas Bipih bagi Jemaah Haji Khusus
Begini Cara Cek Berhak Lunas Bipih bagi Jemaah Haji Khusus, Kementerian Agama (Kemenag) sudah mulai membuka tahap konfirmasi keberangkatan dan pelunasan biaya jamaah haji khusus 1445 H /2024 M. Konfirmasi pelunasan biaya jamaah haji khusus dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama konfirmasi dan pelunasan biaya haji khusus dimulai Selasa (12/12/2023) sampai 15 D... selengkapnya
Pelunasan Haji Khusus Tahap II Segera Dimulai, Ini Pesan Penting dari Himpuh
Kementerian Agama (Kemenag) akan mulai membuka Pelunasan Haji Khusus Tahap II pada 5-10 April 2023. Berdasarkan data terakhir, hingga penutupan Pelunasan Haji Tahap I, total ada 13.181 jemaah yang telah melunasi, sehingga masih tersisa kuota jemaah sebanyak 3.124. Sesuai Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 130 Tahun 2023 Tentang ... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8553-3176, 0821-2658-676 -
Whatsapp
08212658676 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar