Kapan Musim Terbaik untuk Umroh ?
16 January 2023 33x Artikel, Blog, Kabar Mekkah
Kapan Musim Terbaik untuk Umroh? Arab Saudi memiliki dua musim dengan suhu yang ekstrim, yakni panas dan dingin, beribadah umroh bagi umat Muslim adalah melakukan serangkaian ritual di Mekah, Arab Saudi, yang esensinya menapak tilas perjalanan Nabi Ibrahim AS. Umroh dilakukan di luar musim haji (tanggal 8-13 di bulan Zuhijjah, bulan terakhir kalender Islam).
Calon jemaah yang pertama kali datang dari Indonesia, seringkali mempertanyakan kapan waktu terbaik berdasarkan cuaca atau suhu udara di Arab Saudi. Sebab, kita sering mendengar cuaca ekstrim yang terlalu panas atau dingin di Tanah Suci
Orang Indonesia, sudah terbiasa dengan hanya dua musim di Tanah Air yakni musim panas dan hujan. Demikian juga di Arab Saudi hanya terdapat dua musim, yakni panas dan dingin. Akan tetapi, terdapat perbedaan dari segi kelembapan yang menyebabkan di Arab sangat jarang sekali hujan.
Dua kota yang tentunya disinggahi oleh para peziarah dari Indonesia adalah Mekah dan Madinah. Kedua Kota Suci yang terpisah sekitar 600 km ini memiliki sedikit perbedaan suhu karena letak geografisnya.
Menurut www.climatestotravel.com, suhu udara di Mekah rata-rata lebih tinggi daripada di Madinah. Mekah, tempat Kabah dan Masjidil Haram terletak, berada sejajar dengan tinggi air laut. Bahkan, Kota Mekah selalu panas sepanjang tahun dan dengan kelembapan rendah hal ini menjadikan panas semakin menusuk.

Sumber: Climatestotravel.com
Sementara itu, Madinah terletak 600 meter di atas tinggi air laut sehingga lebih sejuk dibandingkan dengan Mekah. Bahkan, suhu udara Madinah malam hari bisa dibilang dingin hingga rata-rata 18 derajat Celcius pada Januari. Meski hujan terbilang jarang, badai atau kilat dan petir bisa saja muncul, terutama pada Agustus.

Sumber: Climatestotravel.com
Kalau kita lihat berdasarkan kedua tabel tersebut, mungkin suhu terbaik yang bisa kita toleransi adalah di bulan Maret-April. Pada penghujung musim dingin dan menjelang musim panas, di Madinah, suhu minimum sekitar 17 derajat Celcius, seperti ketika kita memakai pendingin ruangan di Indonesia, dan suhu maksimal di Mekah sekitar 35 derajat Celcius, tidak berbeda dari suku Jakarta.
Atau, bisa saja kita memiliki preferensi lain, misal ingin pergi di bulan Desember karena mengambil libur akhir tahun. Kita sudah mempersiapkan kalau harus merasakan suhu yang dingin, dengan membawa jaket atau pakaian yang layak.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Kemenag: Pengguna Visa Non-Haji Akan Terlantar di Arab
Jakarta: Pemerintah meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap ulah oknum yang menjanjikan bisa memberangkatkan haji dengan visa non-haji. Sebab, pengguna visa non-haji yang nekat berangkat dipastikan bakal terlantar di Arab tanpa bisa beribadah di Baitullah Ka’bah. Jubir Kemenag, Anna Hasbie mengatakan, saat ini tawaran atau iming-iming visa non-... selengkapnya
Travel Umroh Terbaik, Aman, dan Terpercaya 100% Pasti Berangkat
Travel Umroh Terbaik, Aman, dan Terpercaya 100% Pasti Berangkat. Cari travel umroh terpercaya sekarang sangat mudah, dengan menggunakan jasa Samira Travel Anda bisa mendapatkan informasi travel umroh yang terpercaya, memilih paket umroh dari travel umroh pilihan Anda. Saat ingin melaksanakan ibadah umroh tentunya hal yang dipastikan adalah dengan travel apa ... selengkapnya
Halaman Haswatain Masjid Nabawi Kembali Dibuka untuk Pengunjung
Halaman Haswatain di dalam Masjidil Haram telah resmi dibuka kembali untuk umum setelah 80 hari renovasi yang bertujuan untuk meningkatkan sistem suara di tempat suci tersebut. Bergabunglah dengan kami untuk merasakan suasana yang lebih baik dan hubungan spiritual yang menanti Anda. Baik Anda mencari momen refleksi atau kesempatan untuk terhubung dengan masy... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8323-4776 -
Whatsapp
085283234776 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com


Belum ada komentar