Masjidil Haram Miliki Sistem Pendingin Terbesar di Dunia
11 December 2024 123x Artikel, Blog, Info Saudi
Cuaca di Arab Saudi dikenal cukup panas, tapi jemaah di Masjidil Haram takkan terlalu merasakan cuaca panas. Ya Arab Saudi memanfaatkan teknologi pendingin yang sangat canggih agar salat di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah suasananya tetap adem.
Saudi memasang fasilitas pendingin termasuk dua stasiun pendingin terbesar di dunia yang dipasang di Masjidil Haram untuk memastikan jemaah melakukan ritual mereka dalam suasana sejuk dan segar di dalam masjid.
Stasiun pendingin udara Masjidil Haram ini menjalani pemurnian sembilan kali sehari dan memanfaatkan sinar ultraviolet untuk sterilisasi sebelum dilepaskan ke dalam masjid, memastikan 100 persen udara bebas kuman.
Dilansir dari kangtor berita saudi SPA, Proses canggih tersebut dikelola oleh Badan Urusan Teknis, Operasional, Pemeliharaan, dan Pengelolaan Fasilitas di bawah Otoritas Umum Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sistem ini tidak hanya mendinginkan tetapi juga memurnikan udara di dalam masjid.
Proses penyaringan udara, yang memastikan kemurnian udara 100 persen, dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: memindahkan udara ke filter menggunakan kipas, menangkap polutan dan partikel, dan kemudian mendorong udara bersih kembali ke luar angkasa.
Dengan konsumsi energi pendingin yang mencapai 155.000 ton, sistem pendingin masjid ini termasuk yang terbesar di dunia. Sistem ini beroperasi melalui dua stasiun utama, Kudi dan Shamiya – stasiun terakhir merupakan stasiun terbesar di dunia, yang memproduksi 120.000 ton alat pendingin dan terletak 900 meter dari Masjidil Haram. Stasiun Ajyad menyumbangkan tambahan 35.000 ton pendingin dari jarak 500 meter.
Air berpendingin antara 4 hingga 5 derajat Celcius dialirkan melalui pipa-pipa dari stasiun-stasiun tersebut menuju Masjidil Haram, mengalami proses pertukaran panas di ruang mekanis sebelum udara segar dan dingin didistribusikan ke seluruh masjid. Badan tersebut telah meningkatkan unit penanganan udara dan penukar panas serta secara teratur mengganti filter pemurnian udara.
Pemurnian udara dilakukan dengan mengalirkan udara alami melalui filter di atap Masjidil Haram, yang menghalangi debu dan partikel kecil, diikuti dengan sterilisasi ultraviolet untuk menghilangkan bakteri dan kuman. Hal ini memastikan udara yang mencapai ruang salat masjid bebas dari kontaminan.
Administrasi Umum Operasi dan Pemeliharaan mengawasi sistem ini, mempekerjakan tim insinyur dan teknisi Saudi yang terampil.
Mereka mengatur suhu, menjaga tingkat kelembapan optimal, dan memastikan efisiensi operasional 24/7. Tim ini menyesuaikan keseimbangan udara berdasarkan jumlah dan kepadatan pengunjung, meningkatkan kenyamanan termal dan efisiensi energi sambil mematuhi standar teknis dan keselamatan yang ketat.
Sumber : berita saudi
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Kapan Musim Terbaik untuk Umroh ?
Kapan Musim Terbaik untuk Umroh? Arab Saudi memiliki dua musim dengan suhu yang ekstrim, yakni panas dan dingin, beribadah umroh bagi umat Muslim adalah melakukan serangkaian ritual di Mekah, Arab Saudi, yang esensinya menapak tilas perjalanan Nabi Ibrahim AS. Umroh dilakukan di luar musim haji (tanggal 8-13 di bulan Zuhijjah, bulan terakhir kalender Islam).... selengkapnya
Pemerintah Targetkan Bandara IKN Bisa Layani Penerbangan Umrah
Pemerintah berencana mengembangkan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tidak hanya melayani penerbangan domestik, namun juga mancanegara. Bandara tersebut rencananya juga kan dikembangakan untuk dapat melayani penerbangan ibadah haji, umrah dan perjalanan jarak jauh hingga ke Eropa dan Amerika Serikat. “Kita ada pemikiran dan Pak Presiden (Jokowi) s... selengkapnya
6 Aturan Masjidil Haram Bisa Berujung Bui
Aturan Masjidil Haram Bisa Berujung Bui, Berkunjung ke Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah dalam rangka menunaikan ibadah haji atau umrah merupakan impian setiap umat Islam di dunia. Namun jemaah perlu memahami bahwa ada beberapa aturan dari pemerintah Arab Saudi yang wajib dipatuhi ketika berada di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Pasaln... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
-
Hotline
0852-8553-3176, 0821-2658-676 -
Whatsapp
08212658676 -
Email
samira.aliwisata76@gmail.com

