Hotline 0852-8553-3176, 0821-2658-676
Informasi lebih lanjut?
Home » Artikel » Pemberangkatan Jemaah Umrah Langsung dari Bandara Banyuwangi

Berbagai persiapan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam rangka mematangkan rencana pemberangkatan jemaah umrah secara langsung dari Bandara Internasional Banyuwangi.

Salah satunya, melalui pelaksanaan rapat koordinasi lanjutan yang menghadirkan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) se-eks Karesidenan Besuki dan Lumajang, pada Kamis (25/1).

Rapat yang berlangsung di ruang Mas Alit, kantor Pemkab Banyuwangi itu pun turut dihadiri juga oleh Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Internasional Banyuwangi Johan Seno Acton, sebagai pihak yang mewakili bandara.

Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Administrasi dan Perekonomian Dwi Yanto.

”Ini rapat kali kedua kami mengundang PPUI dengan kepala Kementerian Agama se-Karesidenan Besuki dan Lumajang,” ungkapnya dilansir Radar Banyuwangi, pada Minggu (28/1).

Dalam rapat itu, peserta menyatakan persetujuannya terkait rencana keberangkatan umrah melalui Bandara Internasional Banyuwangi dengan operator maskapai serta melibatkan PPIU sebagai penyelenggara umrahnya.

”Terkait fasilitas dan maskapai yang akan digunakan adalah Citilink dan Lion Group dengan memanfaatkan maskapai reguler yang telah berjalan. Dari Banyuwangi, nantinya transit di Kuala Lumpur, Malaysia,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penerbangan umrah ini sementara akan menggunakan skema transit terlebih dulu. Tempat transitnya berada di Malaysia. Dari sana, keberangkatan menuju Arab Saudi akan menggunakan pesawat yang lebih besar, yakni maskapai Saudi Airlines.

Dwi Yanto mengatakan bahwa peserta rapat sepakat keberangkatan umrah akan menggunakan operator maskapai serta sebagai penyelenggara adalah PPIU.

Kemudian untuk penerbangan umrah perdananya, masih harus menunggu kesepakatan harga antara pihak ke tiga dengan PPIU.

”Terkait harga sudah ada pembicaraan setengah kamar antara pihak ketiga dengan PPIU,” kata Dwi Yanto.

Terkait waktu pembukaan atau penerbangan perdana umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi, Dwi Yanto mengatakan masih menunggu kesepakatan harga antara pihak ketiga dengan PPIU.

Setelah itu, barulah akan dilalukan penandatanganan kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara manajemen operator maskapai dengan para PPUI.

”Diupayakan minggu depan sudah bisa terlaksanakan penandatanganan MoU. Dengan demikian kepastian keberangkatan umrah dari terminal internasional Bandara Banyuwangi segera terwujud,” tegasnya.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Banyuwangi Zainal Abidin turut berkomentar terkait hal ini.

”Hasilnya tinggal menunggu deal antara manajemen operator maskapai dengan travel umrah atau PPIU karena tinggal kesepakatan harga,” ungkapnya.

”Semoga saja dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa segera terealisasi,” harapnya.

sumber : Himpuh

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Kereta Mewah “Desert Dream” Dibangun pada 2025

Kereta Mewah “Desert Dream” Dibangun pada 2025, Bisa Jadi Alternatif Wisata Baru di Arab Saudi

29 January 2024 64x Artikel, Kabar Mekkah

Saudi Railways (SAR) dan Grup Arsenale Italia, spesialis dalam mengelola perjalanan kereta api mewah, menandatangani perjanjian kerjasama pada hari Kamis (25/1) untuk meluncurkan layanan kereta “Desert Dream.” Menurut rencana, kereta ini terdiri dari 40 kabin mewah dengan investasi lebih dari 200 juta riyal ($53,3 juta). Dalam penandatanganan tersebut, k... selengkapnya

Tahun 2025 Bakal Jadi Ibadah Haji Terakhir

Tahun 2025 Bakal Jadi Ibadah Haji Terakhir yang Berlangsung saat Musim Panas

19 June 2024 90x Artikel, Info Haji, Kabar Mekkah

Cuaca panas yang selama ini selalu dirasakan jemaah haji dari tahun ke tahun nampaknya akan segera berakhir. Pusat Meteorologi Nasional (NMC) Arab Saudi memprediksi tahun 2025 M/1446 H bakal menjadi momen terakhir ibadah haji berlangsung saat musim panas. “Musim haji akan memasuki fase baru perubahan iklim pada tahun 2026,” ujar Hussein Al-Qahtani, J... selengkapnya

perhotelan haji terbaik

Perhotelan Haji Terbaik Selama Musim Haji 2025

19 June 2025 90x Artikel, Blog, Info Haji

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan penghargaan baru bernama Ekram Excellence Award, sebagai bentuk apresiasi terhadap pusat perhotelan haji terbaik selama musim haji 2025. Dilansir dari saudigazette, Penghargaan perdana ini diumumkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Amr Al-Maddah, dan ditujukan kepada pusat-pusat layanan yang beroperasi di b... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.